<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Jabodetabek Waspada Peningkatan Curah Hujan selama 3 Hari ke Depan</title><description>Sebagian besar wilayah Jabodetabek termasuk wilayah yang diprediksikan mengalami puncak musim hujan pada periode Januari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/18/338/2534224/bmkg-jabodetabek-waspada-peningkatan-curah-hujan-selama-3-hari-ke-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/18/338/2534224/bmkg-jabodetabek-waspada-peningkatan-curah-hujan-selama-3-hari-ke-depan"/><item><title>BMKG: Jabodetabek Waspada Peningkatan Curah Hujan selama 3 Hari ke Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/18/338/2534224/bmkg-jabodetabek-waspada-peningkatan-curah-hujan-selama-3-hari-ke-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/18/338/2534224/bmkg-jabodetabek-waspada-peningkatan-curah-hujan-selama-3-hari-ke-depan</guid><pubDate>Selasa 18 Januari 2022 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/18/338/2534224/bmkg-jabodetabek-waspada-peningkatan-curah-hujan-selama-3-hari-ke-depan-jcIvewPWOl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BMKG (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/18/338/2534224/bmkg-jabodetabek-waspada-peningkatan-curah-hujan-selama-3-hari-ke-depan-jcIvewPWOl.jpg</image><title>BMKG (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia yang saat ini mengindikasikan adanya potensi peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk wilayah Jabodetabek.&amp;nbsp;
Sebagian besar wilayah Jabodetabek termasuk wilayah yang diprediksikan mengalami puncak musim hujan pada periode Januari ini.
Sementara itu, hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas Monsun Asia yang terlihat dari angin baratan yang cukup kuat di Indonesia bagian selatan. Munculnya pola tekanan rendah di Laut Arafuru bagian timur sehingga membentuk pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah selatan Indonesia turut mengintensifkan pembentukan awan hujan di wilayah Jabodetabek, yang juga didukung oleh labilitas udara dalam skala lokal.
&amp;nbsp;&quot;Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas lebat dan sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di wilayah Jabodetabek selama tiga hari ke depan,&quot; ujar Deputi Bidang Meteorologi Guswanto, Selasa (18/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Cuaca Ektrem Intai Hampir Seluruh Wilayah Indonesia, Cek Lokasinya
Adapun lokasi yang berpotensi mengalami hujan tersebut di antaranya pada 19 Januari 2022 yakni di Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
Baca juga:&amp;nbsp;Beredar Hoaks Gempa dan Tsunami di Jabar, Ini Tanggapan BMKGLalu pada 20 Januari 2022 di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
Kemudian pada 21 Januari 2022 di Kepulauan Seribu dan Bogor.
&quot;BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode 3 hari ke depan yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia</description><content:encoded>JAKARTA - BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia yang saat ini mengindikasikan adanya potensi peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk wilayah Jabodetabek.&amp;nbsp;
Sebagian besar wilayah Jabodetabek termasuk wilayah yang diprediksikan mengalami puncak musim hujan pada periode Januari ini.
Sementara itu, hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas Monsun Asia yang terlihat dari angin baratan yang cukup kuat di Indonesia bagian selatan. Munculnya pola tekanan rendah di Laut Arafuru bagian timur sehingga membentuk pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah selatan Indonesia turut mengintensifkan pembentukan awan hujan di wilayah Jabodetabek, yang juga didukung oleh labilitas udara dalam skala lokal.
&amp;nbsp;&quot;Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas lebat dan sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi di wilayah Jabodetabek selama tiga hari ke depan,&quot; ujar Deputi Bidang Meteorologi Guswanto, Selasa (18/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Cuaca Ektrem Intai Hampir Seluruh Wilayah Indonesia, Cek Lokasinya
Adapun lokasi yang berpotensi mengalami hujan tersebut di antaranya pada 19 Januari 2022 yakni di Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
Baca juga:&amp;nbsp;Beredar Hoaks Gempa dan Tsunami di Jabar, Ini Tanggapan BMKGLalu pada 20 Januari 2022 di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
Kemudian pada 21 Januari 2022 di Kepulauan Seribu dan Bogor.
&quot;BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode 3 hari ke depan yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia</content:encoded></item></channel></rss>
