<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bupati Langkat Terjerat OTT KPK, Gubernur Edy: Kita Tunggu Kepastiannya</title><description>KPK mengamankan sejumlah orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534746/bupati-langkat-terjerat-ott-kpk-gubernur-edy-kita-tunggu-kepastiannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534746/bupati-langkat-terjerat-ott-kpk-gubernur-edy-kita-tunggu-kepastiannya"/><item><title>Bupati Langkat Terjerat OTT KPK, Gubernur Edy: Kita Tunggu Kepastiannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534746/bupati-langkat-terjerat-ott-kpk-gubernur-edy-kita-tunggu-kepastiannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534746/bupati-langkat-terjerat-ott-kpk-gubernur-edy-kita-tunggu-kepastiannya</guid><pubDate>Rabu 19 Januari 2022 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>M Andi Yusri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/19/337/2534746/bupati-langkat-terjerat-ott-kpk-gubernur-edy-kita-tunggu-kepastiannya-B5aLbczgDK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/19/337/2534746/bupati-langkat-terjerat-ott-kpk-gubernur-edy-kita-tunggu-kepastiannya-B5aLbczgDK.jpg</image><title>Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (Foto: MPI)</title></images><description>MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).
Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin disebut menjadi salah satu diantara orang yang ditangkap dalam operasi tersebut.
Menanggapi informasi itu, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyebut dirinya sudah menerima informasi mengenai hal tersebut. Akan tetapi mengenai persoalan hukum yang melatarbelakangi OTT tersebut belum diketahuinya.
&quot;Saya sudah dapat informasi, tapi saya belum tau apa persoalannya. Untuk itu, semua harus bisa jangan dulu kita menghukum kalau belum pasti, kita tunggu dulu apa kepastiannya,&quot; kata Edy Rahmayadi kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).
Edy Rahmayadi mengatakan dirinya akan mengambil sikap melakukan pembelaan terhadap seluruh bawahannya jika tidak melakukan kesalahan. Sebaliknya, dia akan turut meminta pertanggungjawaban anak buahnya jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.&quot;Yang pasti saya akan bela anak-anak saya kalau itu memang anak saya  melakukan yang benar. Silahkan pertanggungjawabkan semua yang menjadi  tanggungjawabnya. Saya akan monitor, setelah saya tau pasti saya akan  infokan,&quot; sebutnya.
Edy mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat menahan diri untuk  tidak berprasangka buruk terhadap operasi tersebut. Menurutnya, biarlah  aparat penegak hukum melaksanakan tugasnya mengawal proses hukum.
&quot;Biar dipertanggungjawabkan dulu, saya akan doakan. Karena hal ini sudah berkali saya sampaikan,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).
Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin disebut menjadi salah satu diantara orang yang ditangkap dalam operasi tersebut.
Menanggapi informasi itu, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyebut dirinya sudah menerima informasi mengenai hal tersebut. Akan tetapi mengenai persoalan hukum yang melatarbelakangi OTT tersebut belum diketahuinya.
&quot;Saya sudah dapat informasi, tapi saya belum tau apa persoalannya. Untuk itu, semua harus bisa jangan dulu kita menghukum kalau belum pasti, kita tunggu dulu apa kepastiannya,&quot; kata Edy Rahmayadi kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).
Edy Rahmayadi mengatakan dirinya akan mengambil sikap melakukan pembelaan terhadap seluruh bawahannya jika tidak melakukan kesalahan. Sebaliknya, dia akan turut meminta pertanggungjawaban anak buahnya jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.&quot;Yang pasti saya akan bela anak-anak saya kalau itu memang anak saya  melakukan yang benar. Silahkan pertanggungjawabkan semua yang menjadi  tanggungjawabnya. Saya akan monitor, setelah saya tau pasti saya akan  infokan,&quot; sebutnya.
Edy mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat menahan diri untuk  tidak berprasangka buruk terhadap operasi tersebut. Menurutnya, biarlah  aparat penegak hukum melaksanakan tugasnya mengawal proses hukum.
&quot;Biar dipertanggungjawabkan dulu, saya akan doakan. Karena hal ini sudah berkali saya sampaikan,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
