<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Ungkap Ada Pesawat Datang dari Luar Negeri 44 Persen Penumpangnya Terpapar Omicron</title><description>Luhut memperingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri jika tidak terlalu penting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534775/luhut-ungkap-ada-pesawat-datang-dari-luar-negeri-44-persen-penumpangnya-terpapar-omicron</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534775/luhut-ungkap-ada-pesawat-datang-dari-luar-negeri-44-persen-penumpangnya-terpapar-omicron"/><item><title>Luhut Ungkap Ada Pesawat Datang dari Luar Negeri 44 Persen Penumpangnya Terpapar Omicron</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534775/luhut-ungkap-ada-pesawat-datang-dari-luar-negeri-44-persen-penumpangnya-terpapar-omicron</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/19/337/2534775/luhut-ungkap-ada-pesawat-datang-dari-luar-negeri-44-persen-penumpangnya-terpapar-omicron</guid><pubDate>Rabu 19 Januari 2022 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/19/337/2534775/luhut-ungkap-ada-pesawat-datang-dari-luar-negeri-44-persen-penumpangnya-terpapar-omicron-kIkKIrrMGk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/19/337/2534775/luhut-ungkap-ada-pesawat-datang-dari-luar-negeri-44-persen-penumpangnya-terpapar-omicron-kIkKIrrMGk.jpg</image><title>Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAMBI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri jika tidak terlalu penting.
&quot;Upayakan jangan ke luar negeri jika tidak penting sekali, karena sampai hari ini penularan kasus Covid-19 varian Omicron terbanyak itu berasal dari luar negeri,&quot; kata Luhut Binsar Pandjaitan di Jambi, Rabu (19/1/2022).
Luhut menjelaskan sampai dengan minggu ke tiga bulan Januari 2022 sudah ada 1.000 lebih kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Dan sebagian besar penularan kasus Covid-19 varian Omicron tersebut berasal dari luar negeri.
Imbauan untuk tidak ke luar negeri tersebut disampaikan Luhut karena kasus Covid-19 varian Omicron di luar negeri saat ini sedang meningkat. Selama dua sampai tiga pekan ke depan diharapkan masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan perjalananan ke luar negeri.
Baca juga:&amp;nbsp;Cegah Omicron, CDC Keluarkan Panduan Masker Terbaru
Dia pun mengungkapkan bahwa ada satu pesawat kedatangan dari luar negeri yang 44% penumpangnya terpapar Omicron.
&quot;Hari ini saya dapat laporan bahwa satu kloter pesawat kedatangan dari luar negeri 44 persen penumpangnya tertular Covid-19 varian Omicron, maka dari itu patuhi aturan dari pemerintah dan jangan dulu ke luar negeri,&quot; kata Luhut.
Baca juga:&amp;nbsp;Hoaks! Omicron Diklaim Sebagai Akhir ZamanOmicron di Indonesia sudah ada sejak tanggal 8 November, dan puncaknya di perkirakan pada minggu ke dua dan ke tiga bulan Februari.
Maka dari itu masyarakat juga diimbau untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Dengan menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan di air mengalir menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas akan dapat terhindar dari penularan Covid-19.
&quot;Omicron adalah kasus bersama, penularannya tidak memandang jabatan, pangkat dan sebagainya, maka dari itu mari bersama-sama menjaga dan patuhi aturan agar terhindar dari penularan,&quot; kata Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca juga:&amp;nbsp;Luhut Kesal: Tahu Cuma Sepotong, Komentar Sampai Langit ke Tujuh</description><content:encoded>JAMBI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memperingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri jika tidak terlalu penting.
&quot;Upayakan jangan ke luar negeri jika tidak penting sekali, karena sampai hari ini penularan kasus Covid-19 varian Omicron terbanyak itu berasal dari luar negeri,&quot; kata Luhut Binsar Pandjaitan di Jambi, Rabu (19/1/2022).
Luhut menjelaskan sampai dengan minggu ke tiga bulan Januari 2022 sudah ada 1.000 lebih kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Dan sebagian besar penularan kasus Covid-19 varian Omicron tersebut berasal dari luar negeri.
Imbauan untuk tidak ke luar negeri tersebut disampaikan Luhut karena kasus Covid-19 varian Omicron di luar negeri saat ini sedang meningkat. Selama dua sampai tiga pekan ke depan diharapkan masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan perjalananan ke luar negeri.
Baca juga:&amp;nbsp;Cegah Omicron, CDC Keluarkan Panduan Masker Terbaru
Dia pun mengungkapkan bahwa ada satu pesawat kedatangan dari luar negeri yang 44% penumpangnya terpapar Omicron.
&quot;Hari ini saya dapat laporan bahwa satu kloter pesawat kedatangan dari luar negeri 44 persen penumpangnya tertular Covid-19 varian Omicron, maka dari itu patuhi aturan dari pemerintah dan jangan dulu ke luar negeri,&quot; kata Luhut.
Baca juga:&amp;nbsp;Hoaks! Omicron Diklaim Sebagai Akhir ZamanOmicron di Indonesia sudah ada sejak tanggal 8 November, dan puncaknya di perkirakan pada minggu ke dua dan ke tiga bulan Februari.
Maka dari itu masyarakat juga diimbau untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Dengan menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan di air mengalir menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas akan dapat terhindar dari penularan Covid-19.
&quot;Omicron adalah kasus bersama, penularannya tidak memandang jabatan, pangkat dan sebagainya, maka dari itu mari bersama-sama menjaga dan patuhi aturan agar terhindar dari penularan,&quot; kata Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca juga:&amp;nbsp;Luhut Kesal: Tahu Cuma Sepotong, Komentar Sampai Langit ke Tujuh</content:encoded></item></channel></rss>
