<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Pandemi Berkepanjangan Timbulkan Luka yang Dalam   </title><description>Di tengah upaya pemulihan ekonomi saat ini, dunia dan Indonesia diguncang varian Omicron.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/20/337/2535027/presiden-jokowi-pandemi-berkepanjangan-timbulkan-luka-yang-dalam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/20/337/2535027/presiden-jokowi-pandemi-berkepanjangan-timbulkan-luka-yang-dalam"/><item><title>Presiden Jokowi: Pandemi Berkepanjangan Timbulkan Luka yang Dalam   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/20/337/2535027/presiden-jokowi-pandemi-berkepanjangan-timbulkan-luka-yang-dalam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/20/337/2535027/presiden-jokowi-pandemi-berkepanjangan-timbulkan-luka-yang-dalam</guid><pubDate>Kamis 20 Januari 2022 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/20/337/2535027/presiden-jokowi-pandemi-berkepanjangan-timbulkan-luka-yang-dalam-pWatDBzktk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/20/337/2535027/presiden-jokowi-pandemi-berkepanjangan-timbulkan-luka-yang-dalam-pWatDBzktk.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pandemi yang berkepanjangan telah menimbulkan luka yang dalam pada sektor tertentu. Di tengah upaya pemulihan ekonomi saat ini, dunia dan Indonesia diguncang varian Omicron.&amp;nbsp;

Meski agenda besar bangsa saat ini pemulihan ekonomi, Jokowi mengingatkan agar tetap waspada terhadap perkembangan Omicron yang kini mulai melonjak di Indonesia.&amp;nbsp;

&quot;Meskipun kinerja ekonomi sektor riil terus membaik, tetapi kita harus tetap waspada terhadap perkembangan pandemi Covid-19 utamanya varian Omicron dan juga dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian,&quot; ujarnya dalam pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2022 di Istana Bogor, Kamis (20/1/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Omicron Melonjak, Presiden Jokowi: Kurangi Kegiatan di Pusat Keramaian
Selain menyebabkan persoalan kesehatan, pandemi juga menghadirkan krisis ekonomi. Setidaknya itu bisa ditandai dengan terjadinya kelangkaan energi, kontainer, pangan, kenaikan harga produsen hingga kelangkaan pangan.&amp;nbsp;

&quot;Saya kira persoalan-persoalan itu harus terus kita ikuti karena dampaknya pasti ada terhadap negara kita,&quot; jelas Jokowi.&amp;nbsp;

Atas sekelumit permasalahan itu, Jokowi menilai pandemi Covid yang berkepanjangan telah menyebabkan luka yang begitu dalam. &quot;Pandemi yang berkepanjangan betul-betul telah menimbulkan luka yang dalam bagi sektor-sektor tertentu,&quot; ucapnya.&quot;Dan di saat yang sama telah terjadi global supply chain disruption yang memicu peningkatan harga komoditas dunia dan menimbulkan inflasi global yang semakin tidak menentu,&quot; sambung Jokowi.&amp;nbsp;

Kepala Negara ingin strategi pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid yang belum berlalu dilakukan secara detail dan penuh kehati-hatian. &quot;Agar tidak mengganggu upaya-upaya pemulihan yang sedang kita lakukan, &quot; tutupnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pandemi yang berkepanjangan telah menimbulkan luka yang dalam pada sektor tertentu. Di tengah upaya pemulihan ekonomi saat ini, dunia dan Indonesia diguncang varian Omicron.&amp;nbsp;

Meski agenda besar bangsa saat ini pemulihan ekonomi, Jokowi mengingatkan agar tetap waspada terhadap perkembangan Omicron yang kini mulai melonjak di Indonesia.&amp;nbsp;

&quot;Meskipun kinerja ekonomi sektor riil terus membaik, tetapi kita harus tetap waspada terhadap perkembangan pandemi Covid-19 utamanya varian Omicron dan juga dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian,&quot; ujarnya dalam pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2022 di Istana Bogor, Kamis (20/1/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Omicron Melonjak, Presiden Jokowi: Kurangi Kegiatan di Pusat Keramaian
Selain menyebabkan persoalan kesehatan, pandemi juga menghadirkan krisis ekonomi. Setidaknya itu bisa ditandai dengan terjadinya kelangkaan energi, kontainer, pangan, kenaikan harga produsen hingga kelangkaan pangan.&amp;nbsp;

&quot;Saya kira persoalan-persoalan itu harus terus kita ikuti karena dampaknya pasti ada terhadap negara kita,&quot; jelas Jokowi.&amp;nbsp;

Atas sekelumit permasalahan itu, Jokowi menilai pandemi Covid yang berkepanjangan telah menyebabkan luka yang begitu dalam. &quot;Pandemi yang berkepanjangan betul-betul telah menimbulkan luka yang dalam bagi sektor-sektor tertentu,&quot; ucapnya.&quot;Dan di saat yang sama telah terjadi global supply chain disruption yang memicu peningkatan harga komoditas dunia dan menimbulkan inflasi global yang semakin tidak menentu,&quot; sambung Jokowi.&amp;nbsp;

Kepala Negara ingin strategi pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid yang belum berlalu dilakukan secara detail dan penuh kehati-hatian. &quot;Agar tidak mengganggu upaya-upaya pemulihan yang sedang kita lakukan, &quot; tutupnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
