<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Dikeroyok hingga Tewas, Semua Pelaku Sudah Ditangkap Polisi</title><description>Diduga ada tujuh orang yang pelaku pengeroyokan yang sudah ditangkap dan satu orang lainnya hanya mengantar ke tempat kejadian perkara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/21/337/2535424/pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-semua-pelaku-sudah-ditangkap-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/21/337/2535424/pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-semua-pelaku-sudah-ditangkap-polisi"/><item><title>Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Dikeroyok hingga Tewas, Semua Pelaku Sudah Ditangkap Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/21/337/2535424/pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-semua-pelaku-sudah-ditangkap-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/21/337/2535424/pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-semua-pelaku-sudah-ditangkap-polisi</guid><pubDate>Jum'at 21 Januari 2022 05:32 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/20/337/2535424/pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-semua-pelaku-sudah-ditangkap-polisi-Io9nlcUOHh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/20/337/2535424/pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-semua-pelaku-sudah-ditangkap-polisi-Io9nlcUOHh.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Semua pelaku pengeroyokan anggota TNI AD bernama Pratu Sahdi (22) akirnya tertangkap. Diduga ada tujuh orang yang pelaku pengeroyokan yang sudah ditangkap dan satu orang lainnya hanya mengantar ke tempat kejadian perkara.
Dirkrimun Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan ada tiga orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu bernama Sapri, Ardi dan Baharudin yang merupakan aktor utama pengeroyokan.
&quot;Pelaku yang menusuk dan pengeroyokan sudah ditangkap. Mereka ditangkap di Muara Baru Rabu kemarin,&quot; ujar Tubagus dihubungi Kamis (20/1/2022).
Meski demikian satu orang dari tiga DPO disebut tidak terlibat dalam pengeroyokan Pratu Sahdi hingga tewas. Kata Tubagus, dia hanya membantu mengantarkan pelaku ke tempat pengeroyokan.



Aksi tindak pidana pengeroyokan itu sendiri terjadi di kawasan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022) dini hari.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah menangkap empat orang pelaku pengeroyokan anggota TNI Pratu Sahdi (22) hingga tewas. Dari empat pelaku yang ditangkap tiga diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan satu orang masih dilakukan pendalaman serta tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran petugas.&quot;Ditkrimum, Polres Jakarta Utara dan Polsek Penjaringan membuat tim  bekerja secara bersama-sama dari Direktorat dari Polres dan juga dari  polsek melakukan dengan hasil pada hari Selasa kita sudah mengamankan  empat oran,&quot; jelas Ditkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade  Hidayat dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.
Menurut Tubagus, motif para tersangka melakukan tindak pidana  pengeroyokan tersebut karena kesalahpahaman. Dalam peristiwa ini ada  tiga orang yang menjadi korban. Satu diantaranya meninggal dunia seorang  anggota TNI. Lalu dua warga sipil mengalami luka parah dan masih dalam  perawatan di salah satu rumah sakit.
&quot;Korban dari prajurit TNI selanjutnya dibawa ke rumah sakit dan  meninggal dunia. Sementara dua orang lainnya yang anggota masyarakat  sipil saat ini masih dilakukan pengobatan masih dirawat di rumah sakit  dengan karakteristik luka berat,&quot; tutur Tubagus.
Lanjut Tubagus, diduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI itu  berjumlah delapan orang. Empat pelaku telah ditangkap di waktu yang  berbeda. Kemudian tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran atau masuk  dalam daftar DPO. Namun demikian, ketiga DPO itu sudah ditetapkan  sebagai tersangka.
&quot;Kemudian masih ada yang belum tertangkap kepadanya sudah ditetapkan  sebagai tersangka statusnya adalah masuk dalam daftar pencarian orang,&quot;  ungkap Tubagus.
Dari penangkapan para tersangka, kata Tubagus, pihak kepolisian telah  mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu pasang sepatu boot,  satu buah kaos warna hitam dan celana pendek motif kotak-kotak.  Kemudian satu setel pakaian yang dipakai saat kejadian, satu setel  pakaian yang digunakan oleh korban saat kejadian.
Atas perbuatannya para pelaku disangkakan dengan pasal 80 ayat 1 UU  No 35 tahun 2014 sub pasal 170 KUHPidana dan 351 KUHP tentang  penganiayaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Semua pelaku pengeroyokan anggota TNI AD bernama Pratu Sahdi (22) akirnya tertangkap. Diduga ada tujuh orang yang pelaku pengeroyokan yang sudah ditangkap dan satu orang lainnya hanya mengantar ke tempat kejadian perkara.
Dirkrimun Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan ada tiga orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu bernama Sapri, Ardi dan Baharudin yang merupakan aktor utama pengeroyokan.
&quot;Pelaku yang menusuk dan pengeroyokan sudah ditangkap. Mereka ditangkap di Muara Baru Rabu kemarin,&quot; ujar Tubagus dihubungi Kamis (20/1/2022).
Meski demikian satu orang dari tiga DPO disebut tidak terlibat dalam pengeroyokan Pratu Sahdi hingga tewas. Kata Tubagus, dia hanya membantu mengantarkan pelaku ke tempat pengeroyokan.



Aksi tindak pidana pengeroyokan itu sendiri terjadi di kawasan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022) dini hari.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah menangkap empat orang pelaku pengeroyokan anggota TNI Pratu Sahdi (22) hingga tewas. Dari empat pelaku yang ditangkap tiga diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan satu orang masih dilakukan pendalaman serta tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran petugas.&quot;Ditkrimum, Polres Jakarta Utara dan Polsek Penjaringan membuat tim  bekerja secara bersama-sama dari Direktorat dari Polres dan juga dari  polsek melakukan dengan hasil pada hari Selasa kita sudah mengamankan  empat oran,&quot; jelas Ditkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade  Hidayat dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.
Menurut Tubagus, motif para tersangka melakukan tindak pidana  pengeroyokan tersebut karena kesalahpahaman. Dalam peristiwa ini ada  tiga orang yang menjadi korban. Satu diantaranya meninggal dunia seorang  anggota TNI. Lalu dua warga sipil mengalami luka parah dan masih dalam  perawatan di salah satu rumah sakit.
&quot;Korban dari prajurit TNI selanjutnya dibawa ke rumah sakit dan  meninggal dunia. Sementara dua orang lainnya yang anggota masyarakat  sipil saat ini masih dilakukan pengobatan masih dirawat di rumah sakit  dengan karakteristik luka berat,&quot; tutur Tubagus.
Lanjut Tubagus, diduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI itu  berjumlah delapan orang. Empat pelaku telah ditangkap di waktu yang  berbeda. Kemudian tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran atau masuk  dalam daftar DPO. Namun demikian, ketiga DPO itu sudah ditetapkan  sebagai tersangka.
&quot;Kemudian masih ada yang belum tertangkap kepadanya sudah ditetapkan  sebagai tersangka statusnya adalah masuk dalam daftar pencarian orang,&quot;  ungkap Tubagus.
Dari penangkapan para tersangka, kata Tubagus, pihak kepolisian telah  mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu pasang sepatu boot,  satu buah kaos warna hitam dan celana pendek motif kotak-kotak.  Kemudian satu setel pakaian yang dipakai saat kejadian, satu setel  pakaian yang digunakan oleh korban saat kejadian.
Atas perbuatannya para pelaku disangkakan dengan pasal 80 ayat 1 UU  No 35 tahun 2014 sub pasal 170 KUHPidana dan 351 KUHP tentang  penganiayaan.</content:encoded></item></channel></rss>
