<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BRIN: Waspada Dampak Potensi Badai Salju di Hong Kong terhadap Indonesia</title><description>Edvin Aldrian mewaspadai kemungkinan terjadinya badai salju di Hong Kong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/22/337/2536203/brin-waspada-dampak-potensi-badai-salju-di-hong-kong-terhadap-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/22/337/2536203/brin-waspada-dampak-potensi-badai-salju-di-hong-kong-terhadap-indonesia"/><item><title>BRIN: Waspada Dampak Potensi Badai Salju di Hong Kong terhadap Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/22/337/2536203/brin-waspada-dampak-potensi-badai-salju-di-hong-kong-terhadap-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/22/337/2536203/brin-waspada-dampak-potensi-badai-salju-di-hong-kong-terhadap-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 22 Januari 2022 16:05 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/22/337/2536203/brin-waspada-dampak-potensi-badai-salju-di-hong-kong-terhadap-indonesia-LpAhL5TkAN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang pria berjalan saat badai salju di Belanda (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/22/337/2536203/brin-waspada-dampak-potensi-badai-salju-di-hong-kong-terhadap-indonesia-LpAhL5TkAN.jpg</image><title>Seorang pria berjalan saat badai salju di Belanda (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Profesor Riset bidang Meteorologi dan Klimatologi pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Edvin Aldrian mewaspadai kemungkinan terjadinya badai salju di Hong Kong. Sebab, badai salju di Hong Kong bisa berdampak pada Indonesia.
Demikian diungkapkan Edvin Aldrian saat menghadiri diskusi Polemik Trijaya dengan tema 'Waspada Gempa Megathrust dan Bencana Hidrometeorologi' yang ditayangkan di akun YouTube MNC Trijaya, Sabtu (22/1/2022).
&quot;Kita mewaspadai terjadinya badai salju di Hong Kong. Kenapa badai salju di Hong Kong diwaspadai? Karena itu ada runtutannya karena kalau terjadi badai salju di Hong Kong, sebenarnya terjadi semacam hentakan dingin,&quot; kata Edvin.
&quot;Hentakan dingin itu turun dari Siberia terus akan menimbulkan badai salju di Hong Kong, biasanya waktunya bersamaan dengan waktu-waktu tahun baru China, akan terus ke selatan lagi, akan ke Johor, Riau juga,&quot; imbuhnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Badai Salju Terjang Amerika, 3 Maskapai Besar Ini Pusing Kena Imbasnya
Edvin memprediksi Indonesia tidak akan mengalami banjir besar pada 2022 bila badai salju di Hong Kong tidak berdampak. Terutama, untuk daerah Jakarta dan Jawa Barat. &quot;Insya Allah tidak akan ada banjir besar terutama di Jakarta dan Jawa Barat,&quot; terangnya.
Baca juga:&amp;nbsp;China Catat Hujan Salju Paling Ekstrim dalam 116 TahunIa hanya mewaspadai potensi badai salju di Hong Kong. Badai salju di Hong Kong, kata Edvin, berpotensi terjadi pada 10 hingga 15 Januari 2022. Di mana, pada tanggal tersebut bertepatan dengan adanya peringatan tahun baru Cina.
&quot;Yang ditakuti saja, apakah di Hong Kong besok, dua minggu lagi, sekitar tanggal 10 sampai 15 itu terjadi badai salju atau tidak, kalau terjadi kita harus waspada, biasanya melihat indeks dari lahan dingin setiap hari harus kita perhatikan,&quot; pungkasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Belanda Dilanda Badai Salju Besar Pertama dalam Satu Dekade, Transportasi Terganggu</description><content:encoded>JAKARTA - Profesor Riset bidang Meteorologi dan Klimatologi pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Edvin Aldrian mewaspadai kemungkinan terjadinya badai salju di Hong Kong. Sebab, badai salju di Hong Kong bisa berdampak pada Indonesia.
Demikian diungkapkan Edvin Aldrian saat menghadiri diskusi Polemik Trijaya dengan tema 'Waspada Gempa Megathrust dan Bencana Hidrometeorologi' yang ditayangkan di akun YouTube MNC Trijaya, Sabtu (22/1/2022).
&quot;Kita mewaspadai terjadinya badai salju di Hong Kong. Kenapa badai salju di Hong Kong diwaspadai? Karena itu ada runtutannya karena kalau terjadi badai salju di Hong Kong, sebenarnya terjadi semacam hentakan dingin,&quot; kata Edvin.
&quot;Hentakan dingin itu turun dari Siberia terus akan menimbulkan badai salju di Hong Kong, biasanya waktunya bersamaan dengan waktu-waktu tahun baru China, akan terus ke selatan lagi, akan ke Johor, Riau juga,&quot; imbuhnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Badai Salju Terjang Amerika, 3 Maskapai Besar Ini Pusing Kena Imbasnya
Edvin memprediksi Indonesia tidak akan mengalami banjir besar pada 2022 bila badai salju di Hong Kong tidak berdampak. Terutama, untuk daerah Jakarta dan Jawa Barat. &quot;Insya Allah tidak akan ada banjir besar terutama di Jakarta dan Jawa Barat,&quot; terangnya.
Baca juga:&amp;nbsp;China Catat Hujan Salju Paling Ekstrim dalam 116 TahunIa hanya mewaspadai potensi badai salju di Hong Kong. Badai salju di Hong Kong, kata Edvin, berpotensi terjadi pada 10 hingga 15 Januari 2022. Di mana, pada tanggal tersebut bertepatan dengan adanya peringatan tahun baru Cina.
&quot;Yang ditakuti saja, apakah di Hong Kong besok, dua minggu lagi, sekitar tanggal 10 sampai 15 itu terjadi badai salju atau tidak, kalau terjadi kita harus waspada, biasanya melihat indeks dari lahan dingin setiap hari harus kita perhatikan,&quot; pungkasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Belanda Dilanda Badai Salju Besar Pertama dalam Satu Dekade, Transportasi Terganggu</content:encoded></item></channel></rss>
