<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Raja Brawijaya V Minum Ginseng dan Ramuan dari China untuk Dapatkan Keturunan</title><description>Raja Majapahit terakhir, Prabu Brawijaya V meminum ginseng dan ramuan dari China untuk memperoleh keturunan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/24/337/2536494/kisah-raja-brawijaya-v-minum-ginseng-dan-ramuan-dari-china-untuk-dapatkan-keturunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/24/337/2536494/kisah-raja-brawijaya-v-minum-ginseng-dan-ramuan-dari-china-untuk-dapatkan-keturunan"/><item><title>Kisah Raja Brawijaya V Minum Ginseng dan Ramuan dari China untuk Dapatkan Keturunan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/24/337/2536494/kisah-raja-brawijaya-v-minum-ginseng-dan-ramuan-dari-china-untuk-dapatkan-keturunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/24/337/2536494/kisah-raja-brawijaya-v-minum-ginseng-dan-ramuan-dari-china-untuk-dapatkan-keturunan</guid><pubDate>Senin 24 Januari 2022 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Alvin Agung Sanjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/23/337/2536494/kisah-raja-brawijaya-v-minum-ginseng-dan-ramuan-dari-china-untuk-dapatkan-keturunan-ppoKZpprCy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raja terakhir Kerajaan Majapahit Prabu Brawijaya V meminum ginseng dan ramuan dari China untuk mendapatkan keturunan. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/23/337/2536494/kisah-raja-brawijaya-v-minum-ginseng-dan-ramuan-dari-china-untuk-dapatkan-keturunan-ppoKZpprCy.jpg</image><title>Raja terakhir Kerajaan Majapahit Prabu Brawijaya V meminum ginseng dan ramuan dari China untuk mendapatkan keturunan. (Ist)</title></images><description>GELARAN pernikahan Raja Majapahit yang terakhir yaitu Bhre Kertabhumi atau populer dengan nama Prabu Brawijaya V dengan istrinya yang berasal dari China yaitu Dewi Kian ternyata meninggalkan polemik.

Dewi Kian menagih janji kepada Sang Prabu yang sebelumnya diberitahu oleh Prabu Brawijaya V tentang rencana menjadikan Dewi Kian sebagai permaisuri.

&quot;Bukankah Kanda Prabu hendak menjadikan saya sebagai prameswari Kanda Prabu? Janji Kanda Prabu itu bukan angin surga, kan?&quot; kata Dewi Kian.

Prabu Brawijaya V terlihat menahan napas. Tak lama kemudian ia mengambil napas panjang pertanda sedang memikirkan sesuatu yang berat.

Dewi Kian segera menyambung ucapannya, &quot;Apakah Kanda Prabu merasa keberatan menjadikan saya sebagai permaisuri? Apakah Kanda Prabu merasa takut kepada Ratu Dewi Dwarawati yang saat ini masih satu-satunya permaisuri Kanda?&quot;

&quot;Dewi, bukankah kita masih belum lama melangsungkan pernikahan? Sebaiknya kita nikmati saja awal perkawinan kita ini,&quot; jawab Prabu Brawijaya V seperti telah lupa terhadap janjinya.

Prabu Brawijaya V tampaknya memang tak begitu mempedulikan terhadap janjinya kepada Dewi Kian. Ia yang sebenarnya boleh dibilang tidak muda lagi itu benar-benar kerasan tinggal bersama Dewi Kian.

Baca Juga : Kisah Dewi Andongsari Bunuh Diri karena Rasa Bersalah kepada Gajah Mada

Karena sadar dirinya tak muda lagi, ia tak henti-hentinya minum ginseng dan ramu-ramuan dari akar-akaran yang disediakan pelayan istana untuk menunjang kesegaran staminanya.

Hasilnya memang di luar dugaan. Sebulan kemudian, Dewi Kian tak mendapatkan 'tamu'-nya lagi pertanda bahwa ia sedang hamil.

&quot;Sudah sebulan ini saya tidak datang bulan. Berarti saya sudah hamil, Kanda Prabu Ya, saya sudah mengandung calon anak Kanda Prabu,&quot; ujar Dewi Kian seperti kegeringan.

Prabu Brawijaya V kemudian mendekati istrinya, lalu tangannya meraba-raba perutnya. Sambil mengelus-elus pelan, Sang Baginda berkata, &quot;Ya...semoga engkau laki-laki, putraku&quot;.

Sumber: Buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit
</description><content:encoded>GELARAN pernikahan Raja Majapahit yang terakhir yaitu Bhre Kertabhumi atau populer dengan nama Prabu Brawijaya V dengan istrinya yang berasal dari China yaitu Dewi Kian ternyata meninggalkan polemik.

Dewi Kian menagih janji kepada Sang Prabu yang sebelumnya diberitahu oleh Prabu Brawijaya V tentang rencana menjadikan Dewi Kian sebagai permaisuri.

&quot;Bukankah Kanda Prabu hendak menjadikan saya sebagai prameswari Kanda Prabu? Janji Kanda Prabu itu bukan angin surga, kan?&quot; kata Dewi Kian.

Prabu Brawijaya V terlihat menahan napas. Tak lama kemudian ia mengambil napas panjang pertanda sedang memikirkan sesuatu yang berat.

Dewi Kian segera menyambung ucapannya, &quot;Apakah Kanda Prabu merasa keberatan menjadikan saya sebagai permaisuri? Apakah Kanda Prabu merasa takut kepada Ratu Dewi Dwarawati yang saat ini masih satu-satunya permaisuri Kanda?&quot;

&quot;Dewi, bukankah kita masih belum lama melangsungkan pernikahan? Sebaiknya kita nikmati saja awal perkawinan kita ini,&quot; jawab Prabu Brawijaya V seperti telah lupa terhadap janjinya.

Prabu Brawijaya V tampaknya memang tak begitu mempedulikan terhadap janjinya kepada Dewi Kian. Ia yang sebenarnya boleh dibilang tidak muda lagi itu benar-benar kerasan tinggal bersama Dewi Kian.

Baca Juga : Kisah Dewi Andongsari Bunuh Diri karena Rasa Bersalah kepada Gajah Mada

Karena sadar dirinya tak muda lagi, ia tak henti-hentinya minum ginseng dan ramu-ramuan dari akar-akaran yang disediakan pelayan istana untuk menunjang kesegaran staminanya.

Hasilnya memang di luar dugaan. Sebulan kemudian, Dewi Kian tak mendapatkan 'tamu'-nya lagi pertanda bahwa ia sedang hamil.

&quot;Sudah sebulan ini saya tidak datang bulan. Berarti saya sudah hamil, Kanda Prabu Ya, saya sudah mengandung calon anak Kanda Prabu,&quot; ujar Dewi Kian seperti kegeringan.

Prabu Brawijaya V kemudian mendekati istrinya, lalu tangannya meraba-raba perutnya. Sambil mengelus-elus pelan, Sang Baginda berkata, &quot;Ya...semoga engkau laki-laki, putraku&quot;.

Sumber: Buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit
</content:encoded></item></channel></rss>
