<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran 26 Rumah di Tambora, 19 Unit Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi   </title><description>Belum diketahui penyebab amukan si jago merah di lokasi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537706/kebakaran-26-rumah-di-tambora-19-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537706/kebakaran-26-rumah-di-tambora-19-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi"/><item><title>Kebakaran 26 Rumah di Tambora, 19 Unit Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537706/kebakaran-26-rumah-di-tambora-19-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537706/kebakaran-26-rumah-di-tambora-19-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</guid><pubDate>Selasa 25 Januari 2022 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/25/338/2537706/kebakaran-26-rumah-di-tambora-19-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi-QZ9l4TkwGg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di Tambora. (Foto: Dimas Choirul)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/25/338/2537706/kebakaran-26-rumah-di-tambora-19-unit-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi-QZ9l4TkwGg.jpg</image><title>Kebakaran di Tambora. (Foto: Dimas Choirul)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 26 rumah semi permanen di Jalan Tanah Sereal Raya, RT10 RW10 atau titik kenal di dekat Pasar Inpers, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/1/2022) mengalami kebakaran. Belum diketahui penyebab amukan si jago merah di lokasi tersebut.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaram dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan, informasi awal terjadinya kebakaran dilaporkan sekitar pukul 17.00 WIB.&amp;nbsp;
Sebanyak 19 unit damkar yang tediri dari 95 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Video Atap Mal Alam Sutera di Tangerang Kepulkan Asap, Ini Kata Polisi
&quot;Waktu lokalisir dimulai pukul 17.34 WIB,&quot; kata dia saat dikonfirmasi, Selasa.
Berdasarkan data yang diberikan Sjukri, terdapat sebanyak 69 KK yang terdiri 276 jiwa terdampak kebakaran. Meski demikian, ia memastikan, sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa atau luka-luka.
&quot;Alhamdulillah tidak ada,&quot; kata dia.Sjukri belum dapat memastikan terkait penyebab terjadinya kebakaran. Kekinian, petugas masih berjibaku melakukan pendinginan.&amp;nbsp;
&quot;Situasi masih pendinginan, penyebab masih diselidiki,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 26 rumah semi permanen di Jalan Tanah Sereal Raya, RT10 RW10 atau titik kenal di dekat Pasar Inpers, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/1/2022) mengalami kebakaran. Belum diketahui penyebab amukan si jago merah di lokasi tersebut.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaram dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan, informasi awal terjadinya kebakaran dilaporkan sekitar pukul 17.00 WIB.&amp;nbsp;
Sebanyak 19 unit damkar yang tediri dari 95 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Video Atap Mal Alam Sutera di Tangerang Kepulkan Asap, Ini Kata Polisi
&quot;Waktu lokalisir dimulai pukul 17.34 WIB,&quot; kata dia saat dikonfirmasi, Selasa.
Berdasarkan data yang diberikan Sjukri, terdapat sebanyak 69 KK yang terdiri 276 jiwa terdampak kebakaran. Meski demikian, ia memastikan, sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa atau luka-luka.
&quot;Alhamdulillah tidak ada,&quot; kata dia.Sjukri belum dapat memastikan terkait penyebab terjadinya kebakaran. Kekinian, petugas masih berjibaku melakukan pendinginan.&amp;nbsp;
&quot;Situasi masih pendinginan, penyebab masih diselidiki,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
