<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Puluhan Rumah di Tambora Akibat Korsleting Listrik, Ada Korban Luka dan Sesak Napas </title><description>Dalam peristiwa itu, dilaporkan dua orang mengalami luka-luka dan sesak napas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537739/kebakaran-puluhan-rumah-di-tambora-akibat-korsleting-listrik-ada-korban-luka-dan-sesak-napas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537739/kebakaran-puluhan-rumah-di-tambora-akibat-korsleting-listrik-ada-korban-luka-dan-sesak-napas"/><item><title>Kebakaran Puluhan Rumah di Tambora Akibat Korsleting Listrik, Ada Korban Luka dan Sesak Napas </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537739/kebakaran-puluhan-rumah-di-tambora-akibat-korsleting-listrik-ada-korban-luka-dan-sesak-napas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/25/338/2537739/kebakaran-puluhan-rumah-di-tambora-akibat-korsleting-listrik-ada-korban-luka-dan-sesak-napas</guid><pubDate>Selasa 25 Januari 2022 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/25/338/2537739/kebakara-puluhan-rumah-di-tambora-akibat-korsleting-listrik-ada-korban-luka-dan-sesak-napas-ASdmVx7gzk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di Tambora. (Foto: Dimas Choirul)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/25/338/2537739/kebakara-puluhan-rumah-di-tambora-akibat-korsleting-listrik-ada-korban-luka-dan-sesak-napas-ASdmVx7gzk.jpg</image><title>Kebakaran di Tambora. (Foto: Dimas Choirul)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 26 rumah semi permanen di Jalan Tanah Sereal Raya, RT10 RW10 atau titik kenal di dekat Pasar Inpers, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/1/2022) terbakar. Dalam peristiwa itu, dilaporkan dua orang mengalami luka-luka dan sesak napas.
Adapun identitas korban tersebut yakni J (28) mengalami luka dibagian telapak kaki kanannya akibat terkena beling. Kemudian R (27) mengalami sesak napas akibat gumpalam asap yang menyerangnya.
&quot;Korban ditangani petugas Palang Merah Indonesia (PMI) di lokasi kejadian,&quot; kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaram dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan dalam keterangannya, Selasa.
Baca juga:&amp;nbsp;26 Rumah di Tanah Seral Tambora Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar&amp;nbsp;
Sjukri mengatakan, dugaan penyebab awal terjadinya kebakaran karena korsleting listrik dari salah satu rumah. Guna menjinakkan si Jago merah, pihaknya kemudia mengerahkan sebanyak 20 unit mobil damkar yang diisi oleh 100 personel ke lokasi kejadian.Sebelumnya, informasi awal terjadinya kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan data yang diberikan Sjukri, terdapat sebanyak 69 KK yang terdiri 276 jiwa mengalami dampak kebakaran. Meski begitu, hingga kini pihaknya masih berjibaku memadamkan api.
&quot;Situasi masih kuning, tinggal pendinginan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 26 rumah semi permanen di Jalan Tanah Sereal Raya, RT10 RW10 atau titik kenal di dekat Pasar Inpers, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/1/2022) terbakar. Dalam peristiwa itu, dilaporkan dua orang mengalami luka-luka dan sesak napas.
Adapun identitas korban tersebut yakni J (28) mengalami luka dibagian telapak kaki kanannya akibat terkena beling. Kemudian R (27) mengalami sesak napas akibat gumpalam asap yang menyerangnya.
&quot;Korban ditangani petugas Palang Merah Indonesia (PMI) di lokasi kejadian,&quot; kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaram dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan dalam keterangannya, Selasa.
Baca juga:&amp;nbsp;26 Rumah di Tanah Seral Tambora Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar&amp;nbsp;
Sjukri mengatakan, dugaan penyebab awal terjadinya kebakaran karena korsleting listrik dari salah satu rumah. Guna menjinakkan si Jago merah, pihaknya kemudia mengerahkan sebanyak 20 unit mobil damkar yang diisi oleh 100 personel ke lokasi kejadian.Sebelumnya, informasi awal terjadinya kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan data yang diberikan Sjukri, terdapat sebanyak 69 KK yang terdiri 276 jiwa mengalami dampak kebakaran. Meski begitu, hingga kini pihaknya masih berjibaku memadamkan api.
&quot;Situasi masih kuning, tinggal pendinginan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
