<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Terus Amati Omicron Jenis Baru yang Terdeteksi di 40 Negara</title><description>Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengklasifikasikan BA.2 sebagai &amp;ldquo;varian yang sedang diselidiki.&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/26/18/2538004/ilmuwan-terus-amati-omicron-jenis-baru-yang-terdeteksi-di-40-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/26/18/2538004/ilmuwan-terus-amati-omicron-jenis-baru-yang-terdeteksi-di-40-negara"/><item><title>Ilmuwan Terus Amati Omicron Jenis Baru yang Terdeteksi di 40 Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/26/18/2538004/ilmuwan-terus-amati-omicron-jenis-baru-yang-terdeteksi-di-40-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/26/18/2538004/ilmuwan-terus-amati-omicron-jenis-baru-yang-terdeteksi-di-40-negara</guid><pubDate>Rabu 26 Januari 2022 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/26/18/2538004/ilmuwan-terus-amati-varian-omicron-versi-baru-yang-terdeteksi-di-40-negara-ulR8TfHKex.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partikel virus Covid-19 (Foto: NIAID)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/26/18/2538004/ilmuwan-terus-amati-varian-omicron-versi-baru-yang-terdeteksi-di-40-negara-ulR8TfHKex.jpg</image><title>Partikel virus Covid-19 (Foto: NIAID)</title></images><description>INGGRIS - Para ilmuwan di seluruh dunia terus mengamati versi baru varian omicron&amp;nbsp; yang kini telah terdeteksi di lebih dari 40 negara.
Varian baru yang telah disebut BA.2, telah terdeteksi di Inggris, Denmark, India, Norwegia, Singapura, Swedia dan Amerika Serikat (AS) pada Januari lalu.Beberapa pejabat kesehatan di Denmark mengatakan versi BA.2 tersebut menggantikan versi asli omicron yang disebut BA.1. Versi baru omicron itu terjadi pada hampir setengah dari semua infeksi baru di negara Skandinavia tersebut.
Adapun  Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengklasifikasikan BA.2 sebagai &amp;ldquo;varian yang sedang diselidiki.&quot;
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Omicron Versi Terbaru Ditemukan, Ini Faktanya!
Database online Outbreak.info mengatakan BA.2 telah terdeteksi di 49 negara, menurut informasi pengujian genomik yang dikumpulkan dalam sebuah database pusat yang disebut Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data, atau GISAID.
Baca juga:&amp;nbsp;Pfizer Luncurkan Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus untuk Omicron 
Para peneliti telah menjuluki BA.2 sebagai &quot;omicron yang diam-diam&quot; karena sifat genetiknya membuatnya lebih sulit untuk diidentifikasi melalui tes PCR. Namun sejauh ini, tidak ada cukup data untuk menentukan apakah versi baru omicron itu lebih menular dan lebih ganas dari pada induknya yang sangat menular.</description><content:encoded>INGGRIS - Para ilmuwan di seluruh dunia terus mengamati versi baru varian omicron&amp;nbsp; yang kini telah terdeteksi di lebih dari 40 negara.
Varian baru yang telah disebut BA.2, telah terdeteksi di Inggris, Denmark, India, Norwegia, Singapura, Swedia dan Amerika Serikat (AS) pada Januari lalu.Beberapa pejabat kesehatan di Denmark mengatakan versi BA.2 tersebut menggantikan versi asli omicron yang disebut BA.1. Versi baru omicron itu terjadi pada hampir setengah dari semua infeksi baru di negara Skandinavia tersebut.
Adapun  Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengklasifikasikan BA.2 sebagai &amp;ldquo;varian yang sedang diselidiki.&quot;
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Omicron Versi Terbaru Ditemukan, Ini Faktanya!
Database online Outbreak.info mengatakan BA.2 telah terdeteksi di 49 negara, menurut informasi pengujian genomik yang dikumpulkan dalam sebuah database pusat yang disebut Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data, atau GISAID.
Baca juga:&amp;nbsp;Pfizer Luncurkan Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus untuk Omicron 
Para peneliti telah menjuluki BA.2 sebagai &quot;omicron yang diam-diam&quot; karena sifat genetiknya membuatnya lebih sulit untuk diidentifikasi melalui tes PCR. Namun sejauh ini, tidak ada cukup data untuk menentukan apakah versi baru omicron itu lebih menular dan lebih ganas dari pada induknya yang sangat menular.</content:encoded></item></channel></rss>
