<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantongi Identitas Pelaku Bentrok di Sorong, Polisi: Belum Dilakukan Penangkapan</title><description>Saat ini, kata Ramadhan, Polisi masih melakukan identifikasi dan pendalaman terhadap para pelaku bentrok tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/26/337/2538151/kantongi-identitas-pelaku-bentrok-di-sorong-polisi-belum-dilakukan-penangkapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/26/337/2538151/kantongi-identitas-pelaku-bentrok-di-sorong-polisi-belum-dilakukan-penangkapan"/><item><title>Kantongi Identitas Pelaku Bentrok di Sorong, Polisi: Belum Dilakukan Penangkapan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/26/337/2538151/kantongi-identitas-pelaku-bentrok-di-sorong-polisi-belum-dilakukan-penangkapan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/26/337/2538151/kantongi-identitas-pelaku-bentrok-di-sorong-polisi-belum-dilakukan-penangkapan</guid><pubDate>Rabu 26 Januari 2022 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/26/337/2538151/kantongi-identitas-pelaku-bentrok-di-sorong-polisi-belum-dilakukan-penangkapan-Q6xf4gvUqx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/26/337/2538151/kantongi-identitas-pelaku-bentrok-di-sorong-polisi-belum-dilakukan-penangkapan-Q6xf4gvUqx.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menyatakan telah mengidentifikasi para pelaku penyebab bentrok di Sorong, Papua Barat. Meski begitu, aparat masih belum melakukan penangkapan.
&quot;Saat ini pelaku, pelaku ini pelaku dalam kasus tersebut ya, sudah teridentifikasi namun belum dilakukan penangkapan,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jakarta, Rabu (26/1/2022).
Saat ini, kata Ramadhan, Polisi masih melakukan identifikasi dan pendalaman terhadap para pelaku bentrok tersebut.
Ramadhan memastikan bahwa kondisi kota Sorong telah aman terkendali. Dia mengatakan jajaran Brimob dan personel polisi Polda Papua Barat mengamankan situasi di sana.

BACA JUGA:Kasus Edy Mulyadi Naik Jadi Penyidikan, Bareskrim Telah Periksa 20 Saksi


Sebelumnya, Bentrok terjadi di Sorong, Papua Barat pada Senin (24/1/2022). Akibat bentrok tersebut sebanyak 18 orang meninggal dunia.

BACA JUGA:Kesepakatan FIR dengan Singapura, KSP: Ini Capaian Monumental


Bentrok terjebut terjadi sekira pukul 23.44 Waktu Indonesia Timur (WIT). Dalam bentrok itu terjadi aksi serang antara dua kelompok warga yang menggunakan parang, panah dan molotov.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNS8xLzE0NDI5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menyatakan telah mengidentifikasi para pelaku penyebab bentrok di Sorong, Papua Barat. Meski begitu, aparat masih belum melakukan penangkapan.
&quot;Saat ini pelaku, pelaku ini pelaku dalam kasus tersebut ya, sudah teridentifikasi namun belum dilakukan penangkapan,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jakarta, Rabu (26/1/2022).
Saat ini, kata Ramadhan, Polisi masih melakukan identifikasi dan pendalaman terhadap para pelaku bentrok tersebut.
Ramadhan memastikan bahwa kondisi kota Sorong telah aman terkendali. Dia mengatakan jajaran Brimob dan personel polisi Polda Papua Barat mengamankan situasi di sana.

BACA JUGA:Kasus Edy Mulyadi Naik Jadi Penyidikan, Bareskrim Telah Periksa 20 Saksi


Sebelumnya, Bentrok terjadi di Sorong, Papua Barat pada Senin (24/1/2022). Akibat bentrok tersebut sebanyak 18 orang meninggal dunia.

BACA JUGA:Kesepakatan FIR dengan Singapura, KSP: Ini Capaian Monumental


Bentrok terjebut terjadi sekira pukul 23.44 Waktu Indonesia Timur (WIT). Dalam bentrok itu terjadi aksi serang antara dua kelompok warga yang menggunakan parang, panah dan molotov.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yNS8xLzE0NDI5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
