<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelat 'RF' Dianggap Dapat Prioritas, Kakorlantas Polri: Tak Ada Itu</title><description>Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meluruskan polemik pelat RF.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/28/337/2539001/pelat-rf-dianggap-dapat-prioritas-kakorlantas-polri-tak-ada-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/28/337/2539001/pelat-rf-dianggap-dapat-prioritas-kakorlantas-polri-tak-ada-itu"/><item><title>Pelat 'RF' Dianggap Dapat Prioritas, Kakorlantas Polri: Tak Ada Itu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/28/337/2539001/pelat-rf-dianggap-dapat-prioritas-kakorlantas-polri-tak-ada-itu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/28/337/2539001/pelat-rf-dianggap-dapat-prioritas-kakorlantas-polri-tak-ada-itu</guid><pubDate>Jum'at 28 Januari 2022 00:02 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/27/337/2539001/pelat-rf-dianggap-dapat-prioritas-kakorlantas-polri-tak-ada-itu-lFLkYBCYoK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakorlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi. (Foto: Bagja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/27/337/2539001/pelat-rf-dianggap-dapat-prioritas-kakorlantas-polri-tak-ada-itu-lFLkYBCYoK.jpg</image><title>Kakorlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi. (Foto: Bagja)</title></images><description>JAKARTA - Kakorlantas Polri&amp;nbsp;Irjen Pol Firman Shantyabudi meluruskan polemik pelat RF yang disebut-sebut mendapat keistimewaan di jalan. Ia menjelaskan, mulanya pelat RF itu merupakan pelat merah.

&quot;RF ini pelat rahasia atau khusus kita lihat kalau pelat merah. Itu dia menjadi sasaran kalau lebaran ya,&quot; kata Firman di iNews Tower, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, keputusan untuk memberikan pelat RFada di Kapolri. Sehingga Korlantas tidak dapat memberikan pelat tersebut kepada sembarang warga.
Baca juga:&amp;nbsp;Polri Rekrut 1.291 Bintara Berbasis TI Hadapi Revolusi Industri 4.0
&quot;Saya menyakini, harusnya yang berhak menjawab ini Kapolri, panglima tertingginya, untuk merekomendasikan siapa yang perlu diberikan&amp;nbsp;pelat sudah ada eselon 1,2, 3. Nah nanti di sana ada Baintelkam dan Propam sehingga kami tidak boleh mengeluarkan rekomendasi tanpa dari Beliau-Beliau ini,&quot; tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga membantah apabila menggunakan pelat RF akan mendapatkan keistimewaan.&quot;Sepanjang yang kita tahu, pelat merah menjadi sasaran yang kedua RF disebutkan mendapatkan prioritas. Gak ada itu (prioritas),&quot; tegasnya.

&quot;Jadi kalau ada pelat RF ditambah sirine dan lampu biru kata kompolnas kan jangan dikasih.&amp;nbsp;Jadi dibutuhkan kedewasaan kesadaran saat menggunakan jalan. Saya juga ingatkan staf saya kalau tidak perlu-perlu atau tidak pergi ke TKP ya matiin aja jangan twing-twing eh gak tahunya pergi makan doang. Masyarakat bisa marah. Gak ada namanya pelat RF yang itu dapat prioritas. Mereka itu kan cuma pengen lancar di jalan,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kakorlantas Polri&amp;nbsp;Irjen Pol Firman Shantyabudi meluruskan polemik pelat RF yang disebut-sebut mendapat keistimewaan di jalan. Ia menjelaskan, mulanya pelat RF itu merupakan pelat merah.

&quot;RF ini pelat rahasia atau khusus kita lihat kalau pelat merah. Itu dia menjadi sasaran kalau lebaran ya,&quot; kata Firman di iNews Tower, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, keputusan untuk memberikan pelat RFada di Kapolri. Sehingga Korlantas tidak dapat memberikan pelat tersebut kepada sembarang warga.
Baca juga:&amp;nbsp;Polri Rekrut 1.291 Bintara Berbasis TI Hadapi Revolusi Industri 4.0
&quot;Saya menyakini, harusnya yang berhak menjawab ini Kapolri, panglima tertingginya, untuk merekomendasikan siapa yang perlu diberikan&amp;nbsp;pelat sudah ada eselon 1,2, 3. Nah nanti di sana ada Baintelkam dan Propam sehingga kami tidak boleh mengeluarkan rekomendasi tanpa dari Beliau-Beliau ini,&quot; tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga membantah apabila menggunakan pelat RF akan mendapatkan keistimewaan.&quot;Sepanjang yang kita tahu, pelat merah menjadi sasaran yang kedua RF disebutkan mendapatkan prioritas. Gak ada itu (prioritas),&quot; tegasnya.

&quot;Jadi kalau ada pelat RF ditambah sirine dan lampu biru kata kompolnas kan jangan dikasih.&amp;nbsp;Jadi dibutuhkan kedewasaan kesadaran saat menggunakan jalan. Saya juga ingatkan staf saya kalau tidak perlu-perlu atau tidak pergi ke TKP ya matiin aja jangan twing-twing eh gak tahunya pergi makan doang. Masyarakat bisa marah. Gak ada namanya pelat RF yang itu dapat prioritas. Mereka itu kan cuma pengen lancar di jalan,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
