<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Covid-19 Omicron Capai 2.525, Wagub DKI: Transmisi Lokal Perlu Jadi Perhatian   </title><description>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta juga mengalami kenaikan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/29/338/2539668/kasus-covid-19-omicron-capai-2-525-wagub-dki-transmisi-lokal-perlu-jadi-perhatian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/29/338/2539668/kasus-covid-19-omicron-capai-2-525-wagub-dki-transmisi-lokal-perlu-jadi-perhatian"/><item><title> Kasus Covid-19 Omicron Capai 2.525, Wagub DKI: Transmisi Lokal Perlu Jadi Perhatian   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/29/338/2539668/kasus-covid-19-omicron-capai-2-525-wagub-dki-transmisi-lokal-perlu-jadi-perhatian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/29/338/2539668/kasus-covid-19-omicron-capai-2-525-wagub-dki-transmisi-lokal-perlu-jadi-perhatian</guid><pubDate>Sabtu 29 Januari 2022 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/29/338/2539668/kasus-covid-19-omicron-capai-2-525-wagub-dki-transmisi-lokal-perlu-jadi-perhatian-VqQFEfdOPD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/29/338/2539668/kasus-covid-19-omicron-capai-2-525-wagub-dki-transmisi-lokal-perlu-jadi-perhatian-VqQFEfdOPD.jpg</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (foto: MNC Portal)</title></images><description>
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

&quot;Omicron itu 2.525 orang, ini perhatian lagi kasus impornya 1.373, sama juga 54,4 persen. Kasus transmisi lokalnya itu 1.152 sama dengan 45,6 persen,&quot; kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (28/1/2022) malam.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Kemenkes: Tetap Waspada tapi Tak Perlu Panik
Ariza menekankan, kasus varian Omicron transmisi lokal menjadi perhatian. Oleh karena itu masyarakat harus lebih hati-hati terhadap penyebaran transmisi lokal.

&quot;Penekanan saya mohon diperhatikan ada peningkatan signifikan kasus transmisi lokal. Tadi jauh jaraknya kan impor sama lokal. Berarti sekarang diantara kita nih saling menularkan bukan cuman orang datang dari luar negeri. Jadi harus lebih hati-hati. Tempat terbaik tetap di rumah laksanakan protokol kesehatan,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Sebut Tidak Akan Berlakukan PPKM Darurat
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yOC8xLzE0NDQ0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Ariza menyebut bed occupancy rate (BOR) di Jakarta terus mengalami kenaikan saat ini mencapai 54%.

&quot;Update Covid-19 Jakarta, BOR-nya 54 persen, naik nih dari 45 ke 54 persen perhatian nih. ICUnya naik jadi 18 persen,&quot; ucapnya.

Ariza mengatakan meski tidak ada gejala atau OTG. Ia meminta seluruh masyarakat tidak menganggap enteng kenaikan kasus Covid-19 di Jakarta.

&quot;Sekalipun ini tidak, umumnya tidak ada gejala. Tapi tetap jangan dianggap enteng,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

&quot;Omicron itu 2.525 orang, ini perhatian lagi kasus impornya 1.373, sama juga 54,4 persen. Kasus transmisi lokalnya itu 1.152 sama dengan 45,6 persen,&quot; kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (28/1/2022) malam.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Kemenkes: Tetap Waspada tapi Tak Perlu Panik
Ariza menekankan, kasus varian Omicron transmisi lokal menjadi perhatian. Oleh karena itu masyarakat harus lebih hati-hati terhadap penyebaran transmisi lokal.

&quot;Penekanan saya mohon diperhatikan ada peningkatan signifikan kasus transmisi lokal. Tadi jauh jaraknya kan impor sama lokal. Berarti sekarang diantara kita nih saling menularkan bukan cuman orang datang dari luar negeri. Jadi harus lebih hati-hati. Tempat terbaik tetap di rumah laksanakan protokol kesehatan,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Sebut Tidak Akan Berlakukan PPKM Darurat
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMS8yOC8xLzE0NDQ0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Ariza menyebut bed occupancy rate (BOR) di Jakarta terus mengalami kenaikan saat ini mencapai 54%.

&quot;Update Covid-19 Jakarta, BOR-nya 54 persen, naik nih dari 45 ke 54 persen perhatian nih. ICUnya naik jadi 18 persen,&quot; ucapnya.

Ariza mengatakan meski tidak ada gejala atau OTG. Ia meminta seluruh masyarakat tidak menganggap enteng kenaikan kasus Covid-19 di Jakarta.

&quot;Sekalipun ini tidak, umumnya tidak ada gejala. Tapi tetap jangan dianggap enteng,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
