<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melonjak Lagi, Kasus Baru Covid-19 di Tangerang Capai 688</title><description>Kasus baru Covid-19 di Kota Tangerang, Banten kembali melonjak di bulan Januari 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/30/338/2540080/melonjak-lagi-kasus-baru-covid-19-di-tangerang-capai-688</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/30/338/2540080/melonjak-lagi-kasus-baru-covid-19-di-tangerang-capai-688"/><item><title>Melonjak Lagi, Kasus Baru Covid-19 di Tangerang Capai 688</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/30/338/2540080/melonjak-lagi-kasus-baru-covid-19-di-tangerang-capai-688</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/30/338/2540080/melonjak-lagi-kasus-baru-covid-19-di-tangerang-capai-688</guid><pubDate>Minggu 30 Januari 2022 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/30/338/2540080/melonjak-lagi-kasus-baru-covid-19-di-tangerang-capai-688-lizlvrsHZJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga sedang melakukan tes Covid-19 (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/30/338/2540080/melonjak-lagi-kasus-baru-covid-19-di-tangerang-capai-688-lizlvrsHZJ.jpg</image><title>Warga sedang melakukan tes Covid-19 (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Kasus baru Covid-19 di Kota Tangerang, Banten kembali melonjak di bulan Januari 2022. Tercatat adanya tambahan 688 kasus baru penularan Covid-19 pada Sabtu 29 Januari 2022.

&quot;Kemarin tertinggi itu, kasus baru mencapai 688 pada hari Sabtu,&quot; tutur Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Minggu (30/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Rusun Daan Mogot Disiapkan untuk Isolasi
Seluruh pasien baru Covid-19 itu memiliki KTP Kota Tangerang, dan dilaporkan oleh rumah sakit baik di dalam kota ataupun di luar kota. Hal itu disebabkan meskipun dirawat di luar Kota Tangerang namun memiliki KTP Kota Tangerang, maka akan masuk data penambahan kasus ke wilayah tersebut.

&quot;Kasus baru dari berbagai lab di luar kota Tangerang pada penduduk dengan KTP Kota Tangerang pasti masuk ke kita. Walaupun diperiksa di lab Jakarta misalnya,&quot; kata dr Dini.

Dinas Kesehatan juga memastikan bila tingkat keterisian pasien di rumah sakit rujukan masih dibawah 30 persen. Meski demikian, dr Dini mengimbau masyarakat tetap berhati-hati agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 lagi.

&quot;Sampai kemarin 28,24 persen, karena memang sebagian besar isolasi mandiri. Tapi tetap kami pantau,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Perangi Corona, 560.227 Warga Jakarta Telah Divaksin Booster
</description><content:encoded>TANGERANG - Kasus baru Covid-19 di Kota Tangerang, Banten kembali melonjak di bulan Januari 2022. Tercatat adanya tambahan 688 kasus baru penularan Covid-19 pada Sabtu 29 Januari 2022.

&quot;Kemarin tertinggi itu, kasus baru mencapai 688 pada hari Sabtu,&quot; tutur Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Minggu (30/1/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Rusun Daan Mogot Disiapkan untuk Isolasi
Seluruh pasien baru Covid-19 itu memiliki KTP Kota Tangerang, dan dilaporkan oleh rumah sakit baik di dalam kota ataupun di luar kota. Hal itu disebabkan meskipun dirawat di luar Kota Tangerang namun memiliki KTP Kota Tangerang, maka akan masuk data penambahan kasus ke wilayah tersebut.

&quot;Kasus baru dari berbagai lab di luar kota Tangerang pada penduduk dengan KTP Kota Tangerang pasti masuk ke kita. Walaupun diperiksa di lab Jakarta misalnya,&quot; kata dr Dini.

Dinas Kesehatan juga memastikan bila tingkat keterisian pasien di rumah sakit rujukan masih dibawah 30 persen. Meski demikian, dr Dini mengimbau masyarakat tetap berhati-hati agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 lagi.

&quot;Sampai kemarin 28,24 persen, karena memang sebagian besar isolasi mandiri. Tapi tetap kami pantau,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Perangi Corona, 560.227 Warga Jakarta Telah Divaksin Booster
</content:encoded></item></channel></rss>
