<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Canangkan Kantor PBNU di Ibu Kota Negara, Ini Kata Gus Yahya</title><description>Selain kantor, PBNU juga akan membangun rumah sakit, perguruan tinggi, serta pesantren di lokasi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540209/canangkan-kantor-pbnu-di-ibu-kota-negara-ini-kata-gus-yahya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540209/canangkan-kantor-pbnu-di-ibu-kota-negara-ini-kata-gus-yahya"/><item><title>Canangkan Kantor PBNU di Ibu Kota Negara, Ini Kata Gus Yahya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540209/canangkan-kantor-pbnu-di-ibu-kota-negara-ini-kata-gus-yahya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540209/canangkan-kantor-pbnu-di-ibu-kota-negara-ini-kata-gus-yahya</guid><pubDate>Senin 31 Januari 2022 03:31 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540209/canangkan-kantor-pbnu-di-ibu-kota-negara-ini-kata-gus-yahya-fJpkxou9lj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PBNU Gus Yahya (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540209/canangkan-kantor-pbnu-di-ibu-kota-negara-ini-kata-gus-yahya-fJpkxou9lj.jpg</image><title>Ketum PBNU Gus Yahya (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mencanangkan pembangunan kantor baru PBNU di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Minggu 30 Januari 2022.
Selain kantor, PBNU juga akan membangun rumah sakit, perguruan tinggi, serta pesantren di lokasi tersebut.
&quot;PBNU mendahului mohon izin untuk ikut menempati Ibu Kota Negara Nusantara,&amp;rdquo; kata Gus Yahya.
Lalu untuk pembangunan kantor baru PBNU, kata Gus Yahya, juga telah dibicarakan baik dengan pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.
&amp;ldquo;Alhamdulillah sudah ada pembicaraan dari kemarin. Dan Pak Bupati (Penajam Paser Utara) siap memfasilitasi. Supaya begitu resmi kantor Ibukota Nusantara (ditempati) di situ segera ada gedung baru kantor PBNU,&amp;rdquo; ucap Gus Yahya.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi: Program Ibu Kota Baru Bukan Sekadar Pindah Gedung Pemerintahan
Nama Nusantara sebagai Ibu Kota Negara, lanjut Gus Yahya, sebenarnya dapat dikaitkan dengan dunia santri. &amp;ldquo;Nusantara itu NU, santri, pemerintah dan rakyat,&amp;rdquo; tutur  Gus Yahya.
Gus Yahya menyampaikan bahwa ketika mulai ada gagasan untuk membangun Ibu Kota Baru Nusantara, saat itu banyak daerah yang mengajukan diri menjadi ibu kota di Indonesia itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Menteri Basuki Minta Insinyur Bangun Infrastruktur di Ibu Kota Baru&amp;ldquo;Saya pikir malah masyarakat di sini tidak kepikiran. Jadi yang jadi ibu kota malah tidak kepikiran. Kalau dulu orang daerah sekarang jadi ibu kota dan orang Jakarta nanti akan jadi orang daerah,&amp;rdquo; ucap Gus Yahya.
Selain mencanangkan kantor baru, Gus Yahya yang didampingi Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pengurus inti PBNU, Bupati Penajam Paser Utara serta beberapa tokoh lantas menuju titik nol pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Pada titik nol Ibu Kota, yang masih berupa hutan, Gus Yahya langsung memimpin doa bersama dan diamini para tokoh yang hadir.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Akan Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU di Balikpapan</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mencanangkan pembangunan kantor baru PBNU di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Minggu 30 Januari 2022.
Selain kantor, PBNU juga akan membangun rumah sakit, perguruan tinggi, serta pesantren di lokasi tersebut.
&quot;PBNU mendahului mohon izin untuk ikut menempati Ibu Kota Negara Nusantara,&amp;rdquo; kata Gus Yahya.
Lalu untuk pembangunan kantor baru PBNU, kata Gus Yahya, juga telah dibicarakan baik dengan pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.
&amp;ldquo;Alhamdulillah sudah ada pembicaraan dari kemarin. Dan Pak Bupati (Penajam Paser Utara) siap memfasilitasi. Supaya begitu resmi kantor Ibukota Nusantara (ditempati) di situ segera ada gedung baru kantor PBNU,&amp;rdquo; ucap Gus Yahya.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi: Program Ibu Kota Baru Bukan Sekadar Pindah Gedung Pemerintahan
Nama Nusantara sebagai Ibu Kota Negara, lanjut Gus Yahya, sebenarnya dapat dikaitkan dengan dunia santri. &amp;ldquo;Nusantara itu NU, santri, pemerintah dan rakyat,&amp;rdquo; tutur  Gus Yahya.
Gus Yahya menyampaikan bahwa ketika mulai ada gagasan untuk membangun Ibu Kota Baru Nusantara, saat itu banyak daerah yang mengajukan diri menjadi ibu kota di Indonesia itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Menteri Basuki Minta Insinyur Bangun Infrastruktur di Ibu Kota Baru&amp;ldquo;Saya pikir malah masyarakat di sini tidak kepikiran. Jadi yang jadi ibu kota malah tidak kepikiran. Kalau dulu orang daerah sekarang jadi ibu kota dan orang Jakarta nanti akan jadi orang daerah,&amp;rdquo; ucap Gus Yahya.
Selain mencanangkan kantor baru, Gus Yahya yang didampingi Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pengurus inti PBNU, Bupati Penajam Paser Utara serta beberapa tokoh lantas menuju titik nol pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Pada titik nol Ibu Kota, yang masih berupa hutan, Gus Yahya langsung memimpin doa bersama dan diamini para tokoh yang hadir.
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Akan Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU di Balikpapan</content:encoded></item></channel></rss>
