<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Menkes Prediksi Kasus Covid-19 Akan Melonjak Terus Akibat Omicron</title><description>Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kasus Covid-19 bakal melonjak terus hingga akhir bulan ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540546/waspada-menkes-prediksi-kasus-covid-19-akan-melonjak-terus-akibat-omicron</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540546/waspada-menkes-prediksi-kasus-covid-19-akan-melonjak-terus-akibat-omicron"/><item><title>Waspada! Menkes Prediksi Kasus Covid-19 Akan Melonjak Terus Akibat Omicron</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540546/waspada-menkes-prediksi-kasus-covid-19-akan-melonjak-terus-akibat-omicron</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540546/waspada-menkes-prediksi-kasus-covid-19-akan-melonjak-terus-akibat-omicron</guid><pubDate>Senin 31 Januari 2022 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540546/waspada-menkes-prediksi-kasus-covid-19-akan-melonjak-terus-akibat-omicron-9PyuNZP0Ot.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540546/waspada-menkes-prediksi-kasus-covid-19-akan-melonjak-terus-akibat-omicron-9PyuNZP0Ot.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kasus Covid-19 bakal melonjak terus hingga akhir bulan ini. Kenaikan itu dipicu varian baru omicron.

Mengingat, kasus Covid-19 dari varian omicron ini penuh ketidakpastian. Apalagi, di sejumlah negara seperti di Afrika Selatan, jumlah yang masuk rumah sakit jauh di bawah Delta, begitu juga di Inggris.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemprov DKI Ingatkan Kantor Terapkan WFH, Perusahaan Membandel Disanksi Tegas
Namun, di Amerika secara persentase kasus aktif juga di bahwa Delta, akan tetapi secara nominal jumlah orang yang masuk rumah sakit lebih tinggi dari Delta.

&amp;ldquo;Di Perancis demikian juga secara persentase di bawah Delta yang masuk rumah sakit tapi secara nominal sudah sama dengan Delta dan kasus yang masih naik,&amp;rdquo; kata Menkes saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (31/1/2022).

Melihat ketidakpastian ini, menkes meminta agar masyarakat tidak boleh jumawa terhadap protokol kesehatan dan harus tetap hati-hati dan waspada. &amp;ldquo;Melihat kasus seperti ini karena banyak ketidakpastiannya, lebih baik kita hati-hati, kita waspada, kita tidak usah jumawa protokol kesehatan, hindari kerumunan dan kalau bisa lakukan secara mobilitasnya di rumah lebih baik dilakukan di sana. Karena kemungkinan kasusnya akan naik sampai akhir bulan,&amp;rdquo; tegas Menkes.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Tercatat 4.013 Pasien Ada di Kota Bekasi</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kasus Covid-19 bakal melonjak terus hingga akhir bulan ini. Kenaikan itu dipicu varian baru omicron.

Mengingat, kasus Covid-19 dari varian omicron ini penuh ketidakpastian. Apalagi, di sejumlah negara seperti di Afrika Selatan, jumlah yang masuk rumah sakit jauh di bawah Delta, begitu juga di Inggris.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemprov DKI Ingatkan Kantor Terapkan WFH, Perusahaan Membandel Disanksi Tegas
Namun, di Amerika secara persentase kasus aktif juga di bahwa Delta, akan tetapi secara nominal jumlah orang yang masuk rumah sakit lebih tinggi dari Delta.

&amp;ldquo;Di Perancis demikian juga secara persentase di bawah Delta yang masuk rumah sakit tapi secara nominal sudah sama dengan Delta dan kasus yang masih naik,&amp;rdquo; kata Menkes saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (31/1/2022).

Melihat ketidakpastian ini, menkes meminta agar masyarakat tidak boleh jumawa terhadap protokol kesehatan dan harus tetap hati-hati dan waspada. &amp;ldquo;Melihat kasus seperti ini karena banyak ketidakpastiannya, lebih baik kita hati-hati, kita waspada, kita tidak usah jumawa protokol kesehatan, hindari kerumunan dan kalau bisa lakukan secara mobilitasnya di rumah lebih baik dilakukan di sana. Karena kemungkinan kasusnya akan naik sampai akhir bulan,&amp;rdquo; tegas Menkes.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Tercatat 4.013 Pasien Ada di Kota Bekasi</content:encoded></item></channel></rss>
