<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Pasien Omicron Terbanyak dari Lansia dan Anak-Anak</title><description>Per 29 Januari 2022, jumlah konfirmasi Omicron sebanyak 2.613 kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540590/waspada-pasien-omicron-terbanyak-dari-lansia-dan-anak-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540590/waspada-pasien-omicron-terbanyak-dari-lansia-dan-anak-anak"/><item><title>Waspada! Pasien Omicron Terbanyak dari Lansia dan Anak-Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540590/waspada-pasien-omicron-terbanyak-dari-lansia-dan-anak-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540590/waspada-pasien-omicron-terbanyak-dari-lansia-dan-anak-anak</guid><pubDate>Senin 31 Januari 2022 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540590/waspada-pasien-omicron-terbanyak-dari-lansia-dan-anak-anak-N3P2ZBBOMX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto : Satgas Covid-19)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540590/waspada-pasien-omicron-terbanyak-dari-lansia-dan-anak-anak-N3P2ZBBOMX.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto : Satgas Covid-19)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini ada 5 orang yang meninggal dunia akibat varian Omicron. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 29 Januari  2022, jumlah konfirmasi Omicron sebanyak 2.613 kasus.
&amp;ldquo;Saya sampaikan, kita yang sudah meninggal  5 orang positif Omicron. Itu 60% belum divaksin lengkap,&amp;rdquo; kata Menkes saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (31/1/2022).
Menkes mengatakan bahwa warga positif Omicron yang sedang hingga berat dan membutuhkan oksigen sebanyak 63%, keseluruhannya belum divaksinasi lengkap. Sementara itu, kasus terbanyak varian Omicron berasal dari lansia dan anak-anak.
&amp;ldquo;Kita sudah melihat dari kasus yang sedang dan berat yang membutuhkan oksigen, 63% belum divaksin lengkap. Kebanyakan dari mereka lansia. Dan kita identifikasi cukup mengejutkan jumlahnya (banyak) yang anak-anak,&amp;rdquo; kata Menkes.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Ingatkan Kantor Terapkan WFH, Perusahaan Membandel Disanksi Tegas
Oleh karena itu, Menkes minta agar para lansia dan anak-anak segera divaksinasi. &amp;ldquo;Jadi berdasarkan fakta itu, percepat vaksinasi terutama untuk lansia kita dan anak-anak kita, lindungi mereka,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;ldquo;Tolong prioritas berikan vaksinasi yang belum menerima vaksinasi terutama lansia dan anak-anak,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini ada 5 orang yang meninggal dunia akibat varian Omicron. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 29 Januari  2022, jumlah konfirmasi Omicron sebanyak 2.613 kasus.
&amp;ldquo;Saya sampaikan, kita yang sudah meninggal  5 orang positif Omicron. Itu 60% belum divaksin lengkap,&amp;rdquo; kata Menkes saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (31/1/2022).
Menkes mengatakan bahwa warga positif Omicron yang sedang hingga berat dan membutuhkan oksigen sebanyak 63%, keseluruhannya belum divaksinasi lengkap. Sementara itu, kasus terbanyak varian Omicron berasal dari lansia dan anak-anak.
&amp;ldquo;Kita sudah melihat dari kasus yang sedang dan berat yang membutuhkan oksigen, 63% belum divaksin lengkap. Kebanyakan dari mereka lansia. Dan kita identifikasi cukup mengejutkan jumlahnya (banyak) yang anak-anak,&amp;rdquo; kata Menkes.
Baca juga:&amp;nbsp;Pemprov DKI Ingatkan Kantor Terapkan WFH, Perusahaan Membandel Disanksi Tegas
Oleh karena itu, Menkes minta agar para lansia dan anak-anak segera divaksinasi. &amp;ldquo;Jadi berdasarkan fakta itu, percepat vaksinasi terutama untuk lansia kita dan anak-anak kita, lindungi mereka,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;ldquo;Tolong prioritas berikan vaksinasi yang belum menerima vaksinasi terutama lansia dan anak-anak,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
