<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Orang Meninggal Akibat Varian Omicron di Indonesia</title><description>Menkes mengatakan, hal terpenting saat ini adalah mempercepat vaksinasi, terutama untuk lansia dan anak-anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540664/lima-orang-meninggal-akibat-varian-omicron-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540664/lima-orang-meninggal-akibat-varian-omicron-di-indonesia"/><item><title>Lima Orang Meninggal Akibat Varian Omicron di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540664/lima-orang-meninggal-akibat-varian-omicron-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/01/31/337/2540664/lima-orang-meninggal-akibat-varian-omicron-di-indonesia</guid><pubDate>Senin 31 Januari 2022 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540664/lima-orang-meninggal-akibat-varian-omicron-di-indonesia-muJDhAJiOB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lima orang meninggal akibat omicron/ Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/31/337/2540664/lima-orang-meninggal-akibat-varian-omicron-di-indonesia-muJDhAJiOB.jpg</image><title>Lima orang meninggal akibat omicron/ Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air melonjak drastis.  Data terbaru, sebanyak lima orang meninggal karena terpapar Omicron.
(Baca juga: Catat! Syarat Masuk PPKM Level 1 dan 2 Diubah, Luhut: Jadi Dosis Lengkap)
&quot;Sudah ada yang meninggal lima orang positif Omicron, itu 60 persen belum divaksin lengkap,&quot; ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (31/1/2022).
Budi melanjutkan, kasus Omicron di Indonesia dengan gejala sedang, berat dan membutuhkan oksigen, 63 persen diantaranya belum divaksin lengkap.
&amp;ldquo;Kebanyakan dari mereka lansia, dan kita identifikasi cukup mengejutkan jumlahnya yang anak-anak,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Luhut Minta Tes PCR Apabila Ada Gejala Flu dan Batuk)
Berdasarkan fakta itu, Menkes mengatakan, hal terpenting saat ini adalah mempercepat vaksinasi, terutama untuk lansia dan anak-anak.
&quot;Lindungi mereka, kewajiban kita untuk melindungi orang yang belum divaksinasi agar segera divaksinasi terutama lansia dan anak anak-anak. Tolong prioritas berikan vaksinasi ke yang belum menerima vaksinasi terutama lansia dan anak-anak,&quot; ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebanyak 27 pasien Covid-19 varian Omicron yang mengalami gejala berat atau sedang, 63 persen di antaranya belum divaksin lengkap.
&quot;Jadi Anda yang belum divaksin, Anda menjadi sasaran cukup hebat dari Omicron ini. Jadi, kalau ada terjadi sama saudara-saudara yang tidak patuh pada ini saya pikir anda sendiri harus bertanggung jawab terhadap diri sendiri,&quot; kata Luhut dalam jumpa pers secara daring, Senin (31/1/2022).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air melonjak drastis.  Data terbaru, sebanyak lima orang meninggal karena terpapar Omicron.
(Baca juga: Catat! Syarat Masuk PPKM Level 1 dan 2 Diubah, Luhut: Jadi Dosis Lengkap)
&quot;Sudah ada yang meninggal lima orang positif Omicron, itu 60 persen belum divaksin lengkap,&quot; ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (31/1/2022).
Budi melanjutkan, kasus Omicron di Indonesia dengan gejala sedang, berat dan membutuhkan oksigen, 63 persen diantaranya belum divaksin lengkap.
&amp;ldquo;Kebanyakan dari mereka lansia, dan kita identifikasi cukup mengejutkan jumlahnya yang anak-anak,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Luhut Minta Tes PCR Apabila Ada Gejala Flu dan Batuk)
Berdasarkan fakta itu, Menkes mengatakan, hal terpenting saat ini adalah mempercepat vaksinasi, terutama untuk lansia dan anak-anak.
&quot;Lindungi mereka, kewajiban kita untuk melindungi orang yang belum divaksinasi agar segera divaksinasi terutama lansia dan anak anak-anak. Tolong prioritas berikan vaksinasi ke yang belum menerima vaksinasi terutama lansia dan anak-anak,&quot; ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebanyak 27 pasien Covid-19 varian Omicron yang mengalami gejala berat atau sedang, 63 persen di antaranya belum divaksin lengkap.
&quot;Jadi Anda yang belum divaksin, Anda menjadi sasaran cukup hebat dari Omicron ini. Jadi, kalau ada terjadi sama saudara-saudara yang tidak patuh pada ini saya pikir anda sendiri harus bertanggung jawab terhadap diri sendiri,&quot; kata Luhut dalam jumpa pers secara daring, Senin (31/1/2022).</content:encoded></item></channel></rss>
