<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Indonesia, Mantan Direktur WHO: Meningkat 150 Kali Lipat</title><description>Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa kasus Covid-19 telah naik 150 kali lipat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/02/337/2541295/kasus-covid-19-di-indonesia-mantan-direktur-who-meningkat-150-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/02/337/2541295/kasus-covid-19-di-indonesia-mantan-direktur-who-meningkat-150-kali-lipat"/><item><title>Kasus Covid-19 di Indonesia, Mantan Direktur WHO: Meningkat 150 Kali Lipat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/02/337/2541295/kasus-covid-19-di-indonesia-mantan-direktur-who-meningkat-150-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/02/337/2541295/kasus-covid-19-di-indonesia-mantan-direktur-who-meningkat-150-kali-lipat</guid><pubDate>Rabu 02 Februari 2022 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/02/337/2541295/kasus-covid-19-di-indonesia-mantan-direktur-who-meningkat-150-kali-lipat-hrhx447sVc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi swab tes Covid-19 (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/02/337/2541295/kasus-covid-19-di-indonesia-mantan-direktur-who-meningkat-150-kali-lipat-hrhx447sVc.jpg</image><title>Ilustrasi swab tes Covid-19 (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Bahkan, Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa kasus Covid-19 telah naik 150 kali lipat.

Pasalnya, per 1 Februari 2022 kasus harian tembus 16.021 orang. Padahal, kasus Covid-19 di Tanah Air sebelum Natal dan Tahun Baru pernah di bawah angka 100-an kasus per hari.

&amp;ldquo;Jumlah kasus Covid-19 kita terus meningkat. Kasus harian sudah lebih dari enam belas ribu orang padahal sebelumnya pernah di angka sekitar seratus orang saja sehari, jadi sudah naik 150 kali lipat,&amp;rdquo; kata Tjandra dari keterangan resmi yang diterima, Rabu (2/2/2022).

Sementara itu, Tjandra juga mengingatkan bahwa varian Omicron menyebar dengan sangat cepat. Dia mengatakan varian Omicron bermula di Amerika Serikat 1 Desember 2021 dan menyebar secara cepat, dan pada 15 Januari 2022 diumumkan maka 99.5% spesimen sekuen di negara itu adalah Omicron.

&amp;ldquo;Akan baik kalau sekarang juga disampaikan luas ke publik tentang sudah berapa persen dominasi Omicron diantara varian-varian lain yang masih ada di negara kita,&amp;rdquo; katanya.

Bahkan, kata Tjandra, dari hasil publikasi ilmiah Centers for Disease Control (CDC) Amerika Serikat  menunjukkan jumlah kasus yang tertinggi adalah ketika menghadapi Omicron, dibanding ketika mereka diserang varian Delta.

BACA JUGA:6 Pegawai Kantor Kecamatan Jatinegara Positif Covid-19, Layanan Kependudukan Dialihkan Sementara&amp;ldquo;Kasus harian rata-rata tertinggi akibat Omicron di Amerika Serikat adalah 799.000 orang, dan angka ini lima kali lebih tinggi daripada rata-rata kasus harian tertinggi Delta negara itu, yaitu 164.000 orang,&amp;rdquo; kata Tjandra.

Oleh karena itu, Tjandra meminta Indonesia belajar dari Amerika Serikat yang saat ini tingkat perawatan di rumah sakit naik. &amp;ldquo;Beban rumah sakit di Amerika Serikat ini tentu amat perlu kita antisipasi di negara kita, khususnya melihat pengalaman yang cukup tragis pada sekitar Juni dan Juli tahun yang lalu,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Bahkan, Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama mengatakan bahwa kasus Covid-19 telah naik 150 kali lipat.

Pasalnya, per 1 Februari 2022 kasus harian tembus 16.021 orang. Padahal, kasus Covid-19 di Tanah Air sebelum Natal dan Tahun Baru pernah di bawah angka 100-an kasus per hari.

&amp;ldquo;Jumlah kasus Covid-19 kita terus meningkat. Kasus harian sudah lebih dari enam belas ribu orang padahal sebelumnya pernah di angka sekitar seratus orang saja sehari, jadi sudah naik 150 kali lipat,&amp;rdquo; kata Tjandra dari keterangan resmi yang diterima, Rabu (2/2/2022).

Sementara itu, Tjandra juga mengingatkan bahwa varian Omicron menyebar dengan sangat cepat. Dia mengatakan varian Omicron bermula di Amerika Serikat 1 Desember 2021 dan menyebar secara cepat, dan pada 15 Januari 2022 diumumkan maka 99.5% spesimen sekuen di negara itu adalah Omicron.

&amp;ldquo;Akan baik kalau sekarang juga disampaikan luas ke publik tentang sudah berapa persen dominasi Omicron diantara varian-varian lain yang masih ada di negara kita,&amp;rdquo; katanya.

Bahkan, kata Tjandra, dari hasil publikasi ilmiah Centers for Disease Control (CDC) Amerika Serikat  menunjukkan jumlah kasus yang tertinggi adalah ketika menghadapi Omicron, dibanding ketika mereka diserang varian Delta.

BACA JUGA:6 Pegawai Kantor Kecamatan Jatinegara Positif Covid-19, Layanan Kependudukan Dialihkan Sementara&amp;ldquo;Kasus harian rata-rata tertinggi akibat Omicron di Amerika Serikat adalah 799.000 orang, dan angka ini lima kali lebih tinggi daripada rata-rata kasus harian tertinggi Delta negara itu, yaitu 164.000 orang,&amp;rdquo; kata Tjandra.

Oleh karena itu, Tjandra meminta Indonesia belajar dari Amerika Serikat yang saat ini tingkat perawatan di rumah sakit naik. &amp;ldquo;Beban rumah sakit di Amerika Serikat ini tentu amat perlu kita antisipasi di negara kita, khususnya melihat pengalaman yang cukup tragis pada sekitar Juni dan Juli tahun yang lalu,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
