<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Meletus, Semburkan Abu Vulkanik hingga 200 Meter   </title><description>Dia mengimbau masyarakat selalu waspada</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/03/337/2542081/gunung-anak-krakatau-meletus-semburkan-abu-vulkanik-hingga-200-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/03/337/2542081/gunung-anak-krakatau-meletus-semburkan-abu-vulkanik-hingga-200-meter"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Meletus, Semburkan Abu Vulkanik hingga 200 Meter   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/03/337/2542081/gunung-anak-krakatau-meletus-semburkan-abu-vulkanik-hingga-200-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/03/337/2542081/gunung-anak-krakatau-meletus-semburkan-abu-vulkanik-hingga-200-meter</guid><pubDate>Kamis 03 Februari 2022 22:44 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/03/337/2542081/gunung-anak-krakatau-meletus-semburkan-abu-vulkanik-capai-200-meter-4xnizzKZqe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau saat meletus beberapa waktu lalu/ dok Susi Air</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/03/337/2542081/gunung-anak-krakatau-meletus-semburkan-abu-vulkanik-capai-200-meter-4xnizzKZqe.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau saat meletus beberapa waktu lalu/ dok Susi Air</title></images><description>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau kembali meletus.&amp;nbsp; Adapun tinggi kolom abu mencapai hingga kurang lebih 200 meter diatas puncak.
(Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Gunung Anak Krakatau Runtuh hingga Sebabkan Tsunami)
&quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut,&quot; kata Ketua BPBD Lampung Rudi Syawal Sugiarto dalam pesan singkat, Kamis (3/2/022).
Rudi melanjutkan, erupsi gunung yang berada di Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Lampung Selatan ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 mm dan durasi 0 detik.
(Baca juga: Hadapi Bencana Gunung Meletus, Apa Saja yang Sebaiknya Dilakukan?)
Ia memastikan, letusan Gunung Anak Krakatau tersebut tidak berdampak bahaya maupun kerusakan. Namun dia mengimbau masyarakat selalu waspada.
&quot;Tetap kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu tetap waspada dan memantau melalui aplikasi magma indonesia, perkembangan selanjutnya akan dinformasikan kembali,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMy8xLzE0NDY2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau kembali meletus.&amp;nbsp; Adapun tinggi kolom abu mencapai hingga kurang lebih 200 meter diatas puncak.
(Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Gunung Anak Krakatau Runtuh hingga Sebabkan Tsunami)
&quot;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut,&quot; kata Ketua BPBD Lampung Rudi Syawal Sugiarto dalam pesan singkat, Kamis (3/2/022).
Rudi melanjutkan, erupsi gunung yang berada di Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Lampung Selatan ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 mm dan durasi 0 detik.
(Baca juga: Hadapi Bencana Gunung Meletus, Apa Saja yang Sebaiknya Dilakukan?)
Ia memastikan, letusan Gunung Anak Krakatau tersebut tidak berdampak bahaya maupun kerusakan. Namun dia mengimbau masyarakat selalu waspada.
&quot;Tetap kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu tetap waspada dan memantau melalui aplikasi magma indonesia, perkembangan selanjutnya akan dinformasikan kembali,&quot; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMy8xLzE0NDY2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
