<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Ngundang Gus Dur yang Datang Abdurrahman Wahid</title><description>Suatu hari mahasiswa dari sebuah universitas mengundang Gus Dur untuk ceramah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/04/337/2541875/humor-gus-dur-ngundang-gus-dur-yang-datang-abdurrahman-wahid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/04/337/2541875/humor-gus-dur-ngundang-gus-dur-yang-datang-abdurrahman-wahid"/><item><title>Humor Gus Dur: Ngundang Gus Dur yang Datang Abdurrahman Wahid</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/04/337/2541875/humor-gus-dur-ngundang-gus-dur-yang-datang-abdurrahman-wahid</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/04/337/2541875/humor-gus-dur-ngundang-gus-dur-yang-datang-abdurrahman-wahid</guid><pubDate>Jum'at 04 Februari 2022 05:07 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/03/337/2541875/humor-gus-dur-ngundang-gus-dur-yang-datang-abdurrahman-wahid-ynDlVNpT8B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/03/337/2541875/humor-gus-dur-ngundang-gus-dur-yang-datang-abdurrahman-wahid-ynDlVNpT8B.jpg</image><title>Gus Dur (Foto: Reuters)</title></images><description>BLITAR - Suatu hari mahasiswa dari sebuah universitas mengundang Gus Dur untuk ceramah. Namun, apa yang disampaikan dalam ceramah telah &quot;memerahkan&quot; telinga banyak orang.
Karena ceramah tersebut, panitia pun dipanggil Pembantu Rektor III karena telah dimintai keterangan pihak yang berwajib.
Di depan yang berwajib, Pembantu  Rektor III menjelaskan: &amp;ldquo;Maaf pak, saya ini dijebak oleh mahasiswa. Mereka bilang mengundang Gus Dur, jadi ya saya ijinkan&amp;rdquo;.
&amp;ldquo;Mosok saya keberatan wong yang diundang Gus Dur. Tapi ternyata lha kok yang datang bicara itu KH Abdurrahman Wahid!&amp;rdquo; tambahnya.
Pihak yang berwajib mendengarkan seraya kepala manggut-manggut.
BACA JUGA:3 Tokoh Keturunan Tionghoa Berpengaruh di Indonesia, Gus Dur Salah Satunya
Dikutip dari &amp;ldquo;Folklore Madura&amp;rdquo; tulisan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, setelah menerima penjelasan panjang lebar sang aparat jadi mafhum dan berkata:
&quot;Kalau begitu lain kali yang teliti. Kalau ngundang Gus Dur ya jangan sampai yang hadir Abdurrahman Wahid atau orang lainnya lagi&amp;rdquo;.</description><content:encoded>BLITAR - Suatu hari mahasiswa dari sebuah universitas mengundang Gus Dur untuk ceramah. Namun, apa yang disampaikan dalam ceramah telah &quot;memerahkan&quot; telinga banyak orang.
Karena ceramah tersebut, panitia pun dipanggil Pembantu Rektor III karena telah dimintai keterangan pihak yang berwajib.
Di depan yang berwajib, Pembantu  Rektor III menjelaskan: &amp;ldquo;Maaf pak, saya ini dijebak oleh mahasiswa. Mereka bilang mengundang Gus Dur, jadi ya saya ijinkan&amp;rdquo;.
&amp;ldquo;Mosok saya keberatan wong yang diundang Gus Dur. Tapi ternyata lha kok yang datang bicara itu KH Abdurrahman Wahid!&amp;rdquo; tambahnya.
Pihak yang berwajib mendengarkan seraya kepala manggut-manggut.
BACA JUGA:3 Tokoh Keturunan Tionghoa Berpengaruh di Indonesia, Gus Dur Salah Satunya
Dikutip dari &amp;ldquo;Folklore Madura&amp;rdquo; tulisan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, setelah menerima penjelasan panjang lebar sang aparat jadi mafhum dan berkata:
&quot;Kalau begitu lain kali yang teliti. Kalau ngundang Gus Dur ya jangan sampai yang hadir Abdurrahman Wahid atau orang lainnya lagi&amp;rdquo;.</content:encoded></item></channel></rss>
