<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentagon: AS Berharap Tangkap Pemimpin ISIS Hidup-Hidup, Operasi Memakan Waktu 2 Jam</title><description>AS yakin bahwa al-Quraishi sudah meninggal berdasarkan bukti forensik.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542759/pentagon-as-berharap-tangkap-pemimpin-isis-hidup-hidup-operasi-memakan-waktu-2-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542759/pentagon-as-berharap-tangkap-pemimpin-isis-hidup-hidup-operasi-memakan-waktu-2-jam"/><item><title>Pentagon: AS Berharap Tangkap Pemimpin ISIS Hidup-Hidup, Operasi Memakan Waktu 2 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542759/pentagon-as-berharap-tangkap-pemimpin-isis-hidup-hidup-operasi-memakan-waktu-2-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542759/pentagon-as-berharap-tangkap-pemimpin-isis-hidup-hidup-operasi-memakan-waktu-2-jam</guid><pubDate>Sabtu 05 Februari 2022 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/05/18/2542759/pentagon-as-berharap-tangkap-pemimpin-isis-hidup-hidup-operasi-memakan-waktu-2-jam-KKJevdmzfi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan AS serang pemimpin ISIS (Foto: Dephan AS via AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/05/18/2542759/pentagon-as-berharap-tangkap-pemimpin-isis-hidup-hidup-operasi-memakan-waktu-2-jam-KKJevdmzfi.jpg</image><title>Pasukan AS serang pemimpin ISIS (Foto: Dephan AS via AP)</title></images><description>WASHINGTON - Sekretaris Pers sekaligus juru bicara Pentagon, Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan serangan sebelum fajar pada Kamis (3/2) dimaksudkan menangkap dan membawa pemimpin ISIS hidup-hidup. Namun serangan ini menyebabkan kematian Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi,&amp;nbsp;yang meledakkan diri dan keluarganya.
Kirby, dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara Morning Edition Steve Inskeep dan Rachel Martin, mengatakan operasi AS di Suriah utara melawan al-Quraishi memakan waktu dua jam, lebih dari dua kali waktu yang dibutuhkan saat pasukan AS untuk menyerang kompleks Osama bin Laden. Itu dilakukan karena ada keluarga tak berdosa di lantai satu gedung yang sama dengan al-Quraishi itu.
&quot;Kami ingin memastikan kami bisa mengeluarkan mereka dengan selamat,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Profil Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi yang Meledakkan Diri dan Keluarganya
&amp;ldquo;AS &quot;berharap dapat menangkap Abdullah hidup-hidup dan kami pikir akan memerlukan beberapa tindakan, termasuk fakta bahwa dia akan melawan,&amp;rdquo; lanjutnya.
AS yakin bahwa al-Quraishi sudah meninggal berdasarkan bukti forensik.
Baca juga:Biden: Pasukan AS Berhasil Bunuh Pemimpin ISIS Abu Ibrahim Al-Hashimi&quot;Mereka bisa mendapatkan sidik jari dari tubuhnya di sana di lokasi dan segera membandingkannya bahkan sebelum mereka meninggalkan lokasi,&quot; ujarnya.
Dia menjelaskan analisis DNA juga telah mengonfirmasi hal itu.
Dia mengatakan para pejabat AS belum menentukan apakah akan merilis bukti video dari serangan itu.
&quot;Kami sedang mengerjakannya. Dan jika kami pikir itu sesuatu yang bisa dilakukan dan harus dilakukan, kami pasti akan mengeksplorasinya,&quot; terangnya.</description><content:encoded>WASHINGTON - Sekretaris Pers sekaligus juru bicara Pentagon, Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan serangan sebelum fajar pada Kamis (3/2) dimaksudkan menangkap dan membawa pemimpin ISIS hidup-hidup. Namun serangan ini menyebabkan kematian Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi,&amp;nbsp;yang meledakkan diri dan keluarganya.
Kirby, dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara Morning Edition Steve Inskeep dan Rachel Martin, mengatakan operasi AS di Suriah utara melawan al-Quraishi memakan waktu dua jam, lebih dari dua kali waktu yang dibutuhkan saat pasukan AS untuk menyerang kompleks Osama bin Laden. Itu dilakukan karena ada keluarga tak berdosa di lantai satu gedung yang sama dengan al-Quraishi itu.
&quot;Kami ingin memastikan kami bisa mengeluarkan mereka dengan selamat,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Profil Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi yang Meledakkan Diri dan Keluarganya
&amp;ldquo;AS &quot;berharap dapat menangkap Abdullah hidup-hidup dan kami pikir akan memerlukan beberapa tindakan, termasuk fakta bahwa dia akan melawan,&amp;rdquo; lanjutnya.
AS yakin bahwa al-Quraishi sudah meninggal berdasarkan bukti forensik.
Baca juga:Biden: Pasukan AS Berhasil Bunuh Pemimpin ISIS Abu Ibrahim Al-Hashimi&quot;Mereka bisa mendapatkan sidik jari dari tubuhnya di sana di lokasi dan segera membandingkannya bahkan sebelum mereka meninggalkan lokasi,&quot; ujarnya.
Dia menjelaskan analisis DNA juga telah mengonfirmasi hal itu.
Dia mengatakan para pejabat AS belum menentukan apakah akan merilis bukti video dari serangan itu.
&quot;Kami sedang mengerjakannya. Dan jika kami pikir itu sesuatu yang bisa dilakukan dan harus dilakukan, kami pasti akan mengeksplorasinya,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
