<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentagon: Intelijen AS Yakin Rusia Akan Buat Kekejaman untuk Benarkan Invasi ke Ukraina</title><description>Diyakini Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542769/pentagon-intelijen-as-yakin-rusia-akan-buat-kekejaman-untuk-benarkan-invasi-ke-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542769/pentagon-intelijen-as-yakin-rusia-akan-buat-kekejaman-untuk-benarkan-invasi-ke-ukraina"/><item><title>Pentagon: Intelijen AS Yakin Rusia Akan Buat Kekejaman untuk Benarkan Invasi ke Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542769/pentagon-intelijen-as-yakin-rusia-akan-buat-kekejaman-untuk-benarkan-invasi-ke-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/05/18/2542769/pentagon-intelijen-as-yakin-rusia-akan-buat-kekejaman-untuk-benarkan-invasi-ke-ukraina</guid><pubDate>Sabtu 05 Februari 2022 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/05/18/2542769/pentagon-intelijen-as-yakin-rusia-akan-buat-kekejaman-untuk-benarkan-invasi-ke-ukraina-niuy55wpkw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konflik Rusia-Ukraina semakin memanas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/05/18/2542769/pentagon-intelijen-as-yakin-rusia-akan-buat-kekejaman-untuk-benarkan-invasi-ke-ukraina-niuy55wpkw.jpg</image><title>Konflik Rusia-Ukraina semakin memanas (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Juru bicara Pentagon, Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan intelijen AS yakin Rusia berencana untuk &quot;membuat kekejaman&quot; untuk membenarkan invasi ke Ukraina.
Menurut dia, pejabat intelijen percaya Rusia akan membuat kekejaman, peristiwa mengenaskan, pembunuhan, hingga mungkin pembunuhan massal.
&amp;ldquo;Dan mereka akan melakukannya dengan, Anda tahu, video apik yang akan menunjukkan mayat di tanah, mungkin mayat yang mereka ambil dari tempat lain, kamar mayat atau semacamnya,&amp;rdquo; ungkapnya.
Kirby mengatakan Rusia akan menggunakan aktor sebagai pelayat dan mungkin menampilkan peralatan militer yang akan membuatnya tampak seperti benar-benar Ukraina, bukan Rusia.
Diyakini Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;Status Siaga Tinggi, Pangkalan Militer AS Siapkan 8.500 Tentara Bergabung dengan Pasukan NATO
&quot;Jika ada cara untuk melakukan ini dan itu tidak akan mengungkapkan bagaimana kita mengetahuinya, saya pikir, Anda tahu, kami akan bersedia untuk melihat itu. Tapi kami juga tidak selalu ingin orang Rusia tahu bagaimana kami mengetahui banyak hal,&amp;rdquo; terangnya saat disinggung bukti apa yang dimiliki AS bahwa Rusia akan melakukan operasi bendera palsu untuk seolah-olah membenarkan pindah ke Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;Bersiap Perang, Rusia Diduga Pindahkan Pasokan Darah ke Dekat Perbatasan Ukraina
Komentar tersebut menggemakan apa yang dikatakan juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price pada Kamis (3/2) ketika ditekan untuk memberikan bukti bahwa Rusia berpotensi melakukan serangan palsu.

</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Juru bicara Pentagon, Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan intelijen AS yakin Rusia berencana untuk &quot;membuat kekejaman&quot; untuk membenarkan invasi ke Ukraina.
Menurut dia, pejabat intelijen percaya Rusia akan membuat kekejaman, peristiwa mengenaskan, pembunuhan, hingga mungkin pembunuhan massal.
&amp;ldquo;Dan mereka akan melakukannya dengan, Anda tahu, video apik yang akan menunjukkan mayat di tanah, mungkin mayat yang mereka ambil dari tempat lain, kamar mayat atau semacamnya,&amp;rdquo; ungkapnya.
Kirby mengatakan Rusia akan menggunakan aktor sebagai pelayat dan mungkin menampilkan peralatan militer yang akan membuatnya tampak seperti benar-benar Ukraina, bukan Rusia.
Diyakini Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;Status Siaga Tinggi, Pangkalan Militer AS Siapkan 8.500 Tentara Bergabung dengan Pasukan NATO
&quot;Jika ada cara untuk melakukan ini dan itu tidak akan mengungkapkan bagaimana kita mengetahuinya, saya pikir, Anda tahu, kami akan bersedia untuk melihat itu. Tapi kami juga tidak selalu ingin orang Rusia tahu bagaimana kami mengetahui banyak hal,&amp;rdquo; terangnya saat disinggung bukti apa yang dimiliki AS bahwa Rusia akan melakukan operasi bendera palsu untuk seolah-olah membenarkan pindah ke Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;Bersiap Perang, Rusia Diduga Pindahkan Pasokan Darah ke Dekat Perbatasan Ukraina
Komentar tersebut menggemakan apa yang dikatakan juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price pada Kamis (3/2) ketika ditekan untuk memberikan bukti bahwa Rusia berpotensi melakukan serangan palsu.

</content:encoded></item></channel></rss>
