<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Jenderal NII Ditangkap Polisi, Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Ada Efek Jera</title><description>Ridwan Kamil mengapresiasi jajaran aparat keamanan yang telah menangkap tiga petinggi organisasi terlarang, Negara Islam Indonesia (NII).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/05/340/2542648/tiga-jenderal-nii-ditangkap-polisi-ridwan-kamil-mudah-mudahan-ada-efek-jera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/05/340/2542648/tiga-jenderal-nii-ditangkap-polisi-ridwan-kamil-mudah-mudahan-ada-efek-jera"/><item><title>Tiga Jenderal NII Ditangkap Polisi, Ridwan Kamil: Mudah-mudahan Ada Efek Jera</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/05/340/2542648/tiga-jenderal-nii-ditangkap-polisi-ridwan-kamil-mudah-mudahan-ada-efek-jera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/05/340/2542648/tiga-jenderal-nii-ditangkap-polisi-ridwan-kamil-mudah-mudahan-ada-efek-jera</guid><pubDate>Sabtu 05 Februari 2022 02:11 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/05/340/2542648/tiga-jenderal-nii-ditangkap-polisi-ridwan-kamil-mudah-mudahan-ada-efek-jera-WowCNQ4Fxk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Pemprov Jabar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/05/340/2542648/tiga-jenderal-nii-ditangkap-polisi-ridwan-kamil-mudah-mudahan-ada-efek-jera-WowCNQ4Fxk.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Pemprov Jabar)</title></images><description>CIREBON&amp;nbsp;- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi jajaran Polres Garut, Polda Jabar, dan BNPT yang telah menangkap tiga petinggi organisasi terlarang, Negara Islam Indonesia (NII).

&quot;Saya apresiasi BNPT dan Polda Jabar serta Polres Garut yang telah menangkap tiga orang petinggi NII,&quot; ujar Ridwan Kamil saat kunjungan kerja ke Kabupaten Cirebon, Jumat (4/2/2022).

Sodikin, Jajang, dan Ujer, warga Kabupaten Garut yang mengaku sebagai jenderal NII itu ditangkap kepolisian dan dihadirkan dalam jumpa pers di Mako Polres Garut, Kamis (3/2/2022). Ketiganya berperan besar dalam menyebarkan paham radikal di media sosial maupun secara langsung.

&quot;Tiga orang ini mengaku jenderal NII. Mereka sudah melakukan banyak baiat di pesantren dan masyarakat awam,&quot; katanya.

BACA JUGA:Ditangkap, 3 Jenderal NII Minta Maaf dan Menyesal Berbuat Makar

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar tidak main-main dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI yang sudah menjadi landasan negara.

&quot;Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran dan memberi efek jera,&quot; tegas Kang Emil.
Menurutnya, Pancasila sudah sangat akomodatif terhadap keberagaman Indonesia, termasuk dalam dakwah Islam. Dengan demikian, tak perlu lagi ada konsep-konsep diluar kepancasilaan.

&quot;Pancasila sudah sangat akomodatif, maka tak perlu lagi ada konsep-konsep lain diluar itu,&quot; tegasnya lagi.

Pihaknya pun mendorong kepolisian untuk terus mencari pihak-pihak yang hendak merongrong kewibawaan Pancasila dan NKRI.

&quot;Saya dukung kepolisian untuk terus mencari seluas-luasnya mereka yang hendak merongrong kewibawaan Pancasila dan NKRI,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>CIREBON&amp;nbsp;- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi jajaran Polres Garut, Polda Jabar, dan BNPT yang telah menangkap tiga petinggi organisasi terlarang, Negara Islam Indonesia (NII).

&quot;Saya apresiasi BNPT dan Polda Jabar serta Polres Garut yang telah menangkap tiga orang petinggi NII,&quot; ujar Ridwan Kamil saat kunjungan kerja ke Kabupaten Cirebon, Jumat (4/2/2022).

Sodikin, Jajang, dan Ujer, warga Kabupaten Garut yang mengaku sebagai jenderal NII itu ditangkap kepolisian dan dihadirkan dalam jumpa pers di Mako Polres Garut, Kamis (3/2/2022). Ketiganya berperan besar dalam menyebarkan paham radikal di media sosial maupun secara langsung.

&quot;Tiga orang ini mengaku jenderal NII. Mereka sudah melakukan banyak baiat di pesantren dan masyarakat awam,&quot; katanya.

BACA JUGA:Ditangkap, 3 Jenderal NII Minta Maaf dan Menyesal Berbuat Makar

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar tidak main-main dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI yang sudah menjadi landasan negara.

&quot;Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran dan memberi efek jera,&quot; tegas Kang Emil.
Menurutnya, Pancasila sudah sangat akomodatif terhadap keberagaman Indonesia, termasuk dalam dakwah Islam. Dengan demikian, tak perlu lagi ada konsep-konsep diluar kepancasilaan.

&quot;Pancasila sudah sangat akomodatif, maka tak perlu lagi ada konsep-konsep lain diluar itu,&quot; tegasnya lagi.

Pihaknya pun mendorong kepolisian untuk terus mencari pihak-pihak yang hendak merongrong kewibawaan Pancasila dan NKRI.

&quot;Saya dukung kepolisian untuk terus mencari seluas-luasnya mereka yang hendak merongrong kewibawaan Pancasila dan NKRI,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
