<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Naik, Jatim Kekurangan Reagen untuk Pengetesan Omicron</title><description>Di Jawa Timur sendiri saat ini hanya terdapat dua laboratorium yang mampu mengetes keberadaan sampel Covid-19 Omicron.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/06/340/2542971/kasus-covid-19-naik-jatim-kekurangan-reagen-untuk-pengetesan-omicron</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/06/340/2542971/kasus-covid-19-naik-jatim-kekurangan-reagen-untuk-pengetesan-omicron"/><item><title>Kasus Covid-19 Naik, Jatim Kekurangan Reagen untuk Pengetesan Omicron</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/06/340/2542971/kasus-covid-19-naik-jatim-kekurangan-reagen-untuk-pengetesan-omicron</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/06/340/2542971/kasus-covid-19-naik-jatim-kekurangan-reagen-untuk-pengetesan-omicron</guid><pubDate>Minggu 06 Februari 2022 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/06/340/2542971/kasus-covid-19-naik-jatim-kekurangan-reagen-untuk-pengetesan-omicron-ZCTcm1WXQL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/06/340/2542971/kasus-covid-19-naik-jatim-kekurangan-reagen-untuk-pengetesan-omicron-ZCTcm1WXQL.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>MALANG - Di tengah maraknya kasus Covid-19 varian Omicron, Jawa Timur kekurangan stok reagen untuk pengetesan sampel Whole Genome Sequincing (WGS). Di Jawa Timur sendiri saat ini hanya terdapat dua laboratorium yang mampu mengetes keberadaan sampel Covid-19 Omicron.

Dua laboratorium saat ini yang difungsikan adalah di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLP) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD) milik Universitas Airlangga (Unair).

&quot;Prinsipnya reagen untuk pemeriksaan WGS terbatas. Sehingga kita yang punya data tanggal 4, tanggal 22, sama tanggal 28. Berikutnya masih menunggu reagen dari pusat lagi,&quot; ucap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono, ditemui saat meninjau RSL Idjen Boulevard Malang, pada Sabtu sore (5/2/2022).

BACA JUGA:Kasus Omicron di Jatim Melonjak Drastis, Khofifah Minta Warga Perketat Prokes

Keterbatasan reagen diakui Erwin membuat tak semuanya sampel WGS yang sebelumnya dikirimkan ke Laboratorium Institut Tropical of Disaster (ITD) Universitas Airlangga (Unair) dan laboratorium BBTKLP bisa dites.

&quot;Rencananya kebijakannya itu satu apapun bentuk PCRnya anggap saja Omicron, sehingga berikan tata laksana terbaik. Sebab hampir 80 - 90 persen yang ketemu itu 90 persennya Omicron, sehingga pemeriksaan WGS itu dibatasi,&quot; kata dia.
Erwin menambahkan, nantinya prioritas pemeriksaan WGS di laboratorium hanya diperuntukkan untuk yang pasien kritis berat, meninggal dunia, dan klaster penyebaran yang lebih dari 25 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

&quot;Jadi tidak semua diperiksakan WGS. Sehingga nanti Omicron itu sifatnya proporsional. Jadi nggak semuanya diperiksa WGS untuk mendapatkan data Omicron atau bukan,&quot; tuturnya.

Sejauh ini dikatakannya, ada 108 kasus Covid-19 di Jawa Timur dimana Surabaya masih menduduki peringkat pertama kasus Omicron terbanyak, disusul dengan Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Madiun. Dimana kasus Covid-19 delta dan varian baru Omicron disinyalir masih penyumbang kasus Covid-19 di Jawa Timur.

&quot;Sementara mayoritas varian Omicron, kedua Delta meskipun nggak banyak tetap ada. (Total, Omicron 108 kasus) sementara masih itu. Sementara mayoritas varian Omicron, kedua Delta meskipun nggak banyak tetap ada,&quot; tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Covid-19 Jawa Timur, angka kasus Covid-19 melonjak tajam hingga 1.924 kasus pada Sabtu 5 Februari 2022, dimana kasus aktif juga bertambah menjadi 945 kasus, dan kasus Covid-19 meninggal bertambah dua orang.

Secara total hingga Sabtu sebanyak 409.200 kasus Covid-19 ditemukan di Jawa Timur. Rinciannya 4.901 kasus Covid-19 aktif, 374.514 kasus sembuh, dan sisanya 29.785 meninggal dunia.
</description><content:encoded>MALANG - Di tengah maraknya kasus Covid-19 varian Omicron, Jawa Timur kekurangan stok reagen untuk pengetesan sampel Whole Genome Sequincing (WGS). Di Jawa Timur sendiri saat ini hanya terdapat dua laboratorium yang mampu mengetes keberadaan sampel Covid-19 Omicron.

Dua laboratorium saat ini yang difungsikan adalah di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLP) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD) milik Universitas Airlangga (Unair).

&quot;Prinsipnya reagen untuk pemeriksaan WGS terbatas. Sehingga kita yang punya data tanggal 4, tanggal 22, sama tanggal 28. Berikutnya masih menunggu reagen dari pusat lagi,&quot; ucap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono, ditemui saat meninjau RSL Idjen Boulevard Malang, pada Sabtu sore (5/2/2022).

BACA JUGA:Kasus Omicron di Jatim Melonjak Drastis, Khofifah Minta Warga Perketat Prokes

Keterbatasan reagen diakui Erwin membuat tak semuanya sampel WGS yang sebelumnya dikirimkan ke Laboratorium Institut Tropical of Disaster (ITD) Universitas Airlangga (Unair) dan laboratorium BBTKLP bisa dites.

&quot;Rencananya kebijakannya itu satu apapun bentuk PCRnya anggap saja Omicron, sehingga berikan tata laksana terbaik. Sebab hampir 80 - 90 persen yang ketemu itu 90 persennya Omicron, sehingga pemeriksaan WGS itu dibatasi,&quot; kata dia.
Erwin menambahkan, nantinya prioritas pemeriksaan WGS di laboratorium hanya diperuntukkan untuk yang pasien kritis berat, meninggal dunia, dan klaster penyebaran yang lebih dari 25 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

&quot;Jadi tidak semua diperiksakan WGS. Sehingga nanti Omicron itu sifatnya proporsional. Jadi nggak semuanya diperiksa WGS untuk mendapatkan data Omicron atau bukan,&quot; tuturnya.

Sejauh ini dikatakannya, ada 108 kasus Covid-19 di Jawa Timur dimana Surabaya masih menduduki peringkat pertama kasus Omicron terbanyak, disusul dengan Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Madiun. Dimana kasus Covid-19 delta dan varian baru Omicron disinyalir masih penyumbang kasus Covid-19 di Jawa Timur.

&quot;Sementara mayoritas varian Omicron, kedua Delta meskipun nggak banyak tetap ada. (Total, Omicron 108 kasus) sementara masih itu. Sementara mayoritas varian Omicron, kedua Delta meskipun nggak banyak tetap ada,&quot; tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Covid-19 Jawa Timur, angka kasus Covid-19 melonjak tajam hingga 1.924 kasus pada Sabtu 5 Februari 2022, dimana kasus aktif juga bertambah menjadi 945 kasus, dan kasus Covid-19 meninggal bertambah dua orang.

Secara total hingga Sabtu sebanyak 409.200 kasus Covid-19 ditemukan di Jawa Timur. Rinciannya 4.901 kasus Covid-19 aktif, 374.514 kasus sembuh, dan sisanya 29.785 meninggal dunia.
</content:encoded></item></channel></rss>
