<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut: Tren Kenaikan Kasus Omicron Meningkat Sangat Pesat</title><description>Sebagai contoh kenaikan kasus di DKI Jakarta, hingga Banten meningkat namun angka rumah sakit dan kemarian masih rendah dan lebih kecil di banding gelombang Delta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/07/337/2543465/luhut-tren-kenaikan-kasus-omicron-meningkat-sangat-pesat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/07/337/2543465/luhut-tren-kenaikan-kasus-omicron-meningkat-sangat-pesat"/><item><title>Luhut: Tren Kenaikan Kasus Omicron Meningkat Sangat Pesat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/07/337/2543465/luhut-tren-kenaikan-kasus-omicron-meningkat-sangat-pesat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/07/337/2543465/luhut-tren-kenaikan-kasus-omicron-meningkat-sangat-pesat</guid><pubDate>Senin 07 Februari 2022 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Azfar Muhamamd</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/07/337/2543465/luhut-tren-kenaikan-kasus-omicron-meningkat-sangat-pesat-wXZUAh3JhR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Binsar Pandjaitan (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/07/337/2543465/luhut-tren-kenaikan-kasus-omicron-meningkat-sangat-pesat-wXZUAh3JhR.jpg</image><title>Luhut Binsar Pandjaitan (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penyebaran kasus Omicron jauh lebih cepat.
Bahkan, kata dia, angka kematian pun sudah melewati puncak dari varian Delta di Amerika&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tren Kenaikan Kasus Covid-19 Omicron di Indonesia Meningkat sangat pesat signifikan namun dampak terhadap rumah sakit dan kematian secara keseluruhan secara kumulatif masih jauh lebih kecil di banding varian Delta ,&amp;rdquo; Kata Luhut dalam evaluasi PPKM secara Virtual, Senin (7/2/2022).
Sebagai contoh kenaikan kasus di DKI Jakarta, hingga Banten meningkat namun angka rumah sakit dan kemarian masih rendah dan lebih kecil di banding gelombang Delta.
&amp;ldquo;Segala pengambilan keputusan dilakukan oleh pemerintah secara holistik, Bali menghadapi kenaikan yang lebih tinggi. Perawatan rumah sakit 65 persen yang dirawar memiliki gejala ringan dan tidak bergejala.&amp;rdquo; urainya.
Baca juga:&amp;nbsp;Penerbangan Internasional Bali Dibuka, Menko Luhut: Ekonomi Bangkit
Ia pun mengimbau untuk terus melakukan program vaksinasi karena banyak warga yang meninggal karena Covid-19 yang belum divaksin.
Baca juga:&amp;nbsp;Bali Terima Turis Asing Lagi Mulai 4 Februari, Menko Luhut Ungkap Alasannya
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penyebaran kasus Omicron jauh lebih cepat.
Bahkan, kata dia, angka kematian pun sudah melewati puncak dari varian Delta di Amerika&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tren Kenaikan Kasus Covid-19 Omicron di Indonesia Meningkat sangat pesat signifikan namun dampak terhadap rumah sakit dan kematian secara keseluruhan secara kumulatif masih jauh lebih kecil di banding varian Delta ,&amp;rdquo; Kata Luhut dalam evaluasi PPKM secara Virtual, Senin (7/2/2022).
Sebagai contoh kenaikan kasus di DKI Jakarta, hingga Banten meningkat namun angka rumah sakit dan kemarian masih rendah dan lebih kecil di banding gelombang Delta.
&amp;ldquo;Segala pengambilan keputusan dilakukan oleh pemerintah secara holistik, Bali menghadapi kenaikan yang lebih tinggi. Perawatan rumah sakit 65 persen yang dirawar memiliki gejala ringan dan tidak bergejala.&amp;rdquo; urainya.
Baca juga:&amp;nbsp;Penerbangan Internasional Bali Dibuka, Menko Luhut: Ekonomi Bangkit
Ia pun mengimbau untuk terus melakukan program vaksinasi karena banyak warga yang meninggal karena Covid-19 yang belum divaksin.
Baca juga:&amp;nbsp;Bali Terima Turis Asing Lagi Mulai 4 Februari, Menko Luhut Ungkap Alasannya
</content:encoded></item></channel></rss>
