<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Kandung Tega Aniaya 2 Anaknya hingga Babak Belur   </title><description>Seorang ibu kandung menganiayanya dua orang anaknya hingga babak belur, di Kecamatan Lembur situ, Kota Sukabumi</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/07/340/2543380/ibu-kandung-tega-aniaya-2-anaknya-hingga-babak-belur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/07/340/2543380/ibu-kandung-tega-aniaya-2-anaknya-hingga-babak-belur"/><item><title>Ibu Kandung Tega Aniaya 2 Anaknya hingga Babak Belur   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/07/340/2543380/ibu-kandung-tega-aniaya-2-anaknya-hingga-babak-belur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/07/340/2543380/ibu-kandung-tega-aniaya-2-anaknya-hingga-babak-belur</guid><pubDate>Senin 07 Februari 2022 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/07/340/2543380/ibu-kandung-tega-aniaya-2-anaknya-hingga-babak-belur-JJMsLfi2Vy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/07/340/2543380/ibu-kandung-tega-aniaya-2-anaknya-hingga-babak-belur-JJMsLfi2Vy.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
SUKABUMI - Seorang ibu kandung menganiaya dua orang anaknya hingga babak belur, di Kecamatan Lembur situ, Kota Sukabumi, pada Sabtu 5 Februari 2022 sekira pukul 17.00 WIB sore. Kejadian tersebut diunggah oleh salah satu warga yang merupakan tetangga di media sosial.

MNC Portal Indonesia yang menelusuri lokasi kejadian berdasarkan video yang beredar menemukan sebuah warung yang persis seperti yang ada terekam dalam video tersebut. Lalu ketika ditanya kepada pemilik warung, ia membenarkan bahwa kejadiannya di tempat miliknya.
BACA JUGA:Viral! Guru SMP Aniaya Pelajar, Ditampar hingga Kepalanya Dibenturkan ke Papan Tulis&amp;nbsp;
Kemudian ibu pemilik warung menghubungi akun pengunggah video dan tidak lama kemudian remaja putri pengunggah video yang berinisial AT (20) yang didampingi oleh saksi yang sering melihat anak tersebut dianiaya, CB (17) yang merupakan temannya datang dan menceritakan kronologi kejadian kepada wartawan.

&quot;Iya, kejadiannya hari Sabtu sekitar jam 5 sore. Tiba-tiba tiga bocah berlarian ke warung dengan minta pertolongan kepada warga akibat dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri hingga babak belur kepalanya benjol, matanya memar-memar,&quot; ujar CB, Senin (7/2/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lansia Dianiaya Massa hingga Tewas, Keluarga Minta Usut Tuntas
Lalu CB menambahkan bahwa ibu kandung tersebut mempunyai 4 orang anak dan yang tinggal bersama dengannya 3 orang. &quot;Jadi yang dianiaya itu 2 orang, kalo yang ke anak paling kecil tidak pernah dipukul, paling hanya dimarahin pake kata-kata kasar,&quot; ujarnya.

Sementara itu AT yang sering melihat kejadian penganiayaan tersebut, merasa khawatir dengan keadaan anak tersebut lalu merekam dan mengunggah kejadian tersebut ke sosial media miliknya dengan menandai (tag) akun wali kota dan akun media lokal Sukabumi.

&quot;Alhamdulillah dari kejadian tersebut banyak simpati yang datang, ada yang kasih pizza dengan mainan anak bahkan dari pihak kepolisian sudah datang langsung ke keluarga korban untuk menanyakan kebenaran kejadian tersebut,&quot; ujar AT.

Di tempat terpisah, salah satu anggota kepolisian sektor Lembursitu saat didatangi wartawan mengatakan bahwa kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian, namun ketika dimintai keterangan, ibu kandung korban diduga mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

&quot;Jadi orangnya ketika ditanya oleh petugas tidak nyambung, menurut keterangan suaminya memang ODGJ, hal itu diperkuat juga dengan pernyataan para tetangganya, jadi antisipasi kami adalah dengan mengungsikan anak tersebut ke pihak keluarganya agar tidak terjadi lagi penganiayaan seperti itu,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
SUKABUMI - Seorang ibu kandung menganiaya dua orang anaknya hingga babak belur, di Kecamatan Lembur situ, Kota Sukabumi, pada Sabtu 5 Februari 2022 sekira pukul 17.00 WIB sore. Kejadian tersebut diunggah oleh salah satu warga yang merupakan tetangga di media sosial.

MNC Portal Indonesia yang menelusuri lokasi kejadian berdasarkan video yang beredar menemukan sebuah warung yang persis seperti yang ada terekam dalam video tersebut. Lalu ketika ditanya kepada pemilik warung, ia membenarkan bahwa kejadiannya di tempat miliknya.
BACA JUGA:Viral! Guru SMP Aniaya Pelajar, Ditampar hingga Kepalanya Dibenturkan ke Papan Tulis&amp;nbsp;
Kemudian ibu pemilik warung menghubungi akun pengunggah video dan tidak lama kemudian remaja putri pengunggah video yang berinisial AT (20) yang didampingi oleh saksi yang sering melihat anak tersebut dianiaya, CB (17) yang merupakan temannya datang dan menceritakan kronologi kejadian kepada wartawan.

&quot;Iya, kejadiannya hari Sabtu sekitar jam 5 sore. Tiba-tiba tiga bocah berlarian ke warung dengan minta pertolongan kepada warga akibat dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri hingga babak belur kepalanya benjol, matanya memar-memar,&quot; ujar CB, Senin (7/2/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lansia Dianiaya Massa hingga Tewas, Keluarga Minta Usut Tuntas
Lalu CB menambahkan bahwa ibu kandung tersebut mempunyai 4 orang anak dan yang tinggal bersama dengannya 3 orang. &quot;Jadi yang dianiaya itu 2 orang, kalo yang ke anak paling kecil tidak pernah dipukul, paling hanya dimarahin pake kata-kata kasar,&quot; ujarnya.

Sementara itu AT yang sering melihat kejadian penganiayaan tersebut, merasa khawatir dengan keadaan anak tersebut lalu merekam dan mengunggah kejadian tersebut ke sosial media miliknya dengan menandai (tag) akun wali kota dan akun media lokal Sukabumi.

&quot;Alhamdulillah dari kejadian tersebut banyak simpati yang datang, ada yang kasih pizza dengan mainan anak bahkan dari pihak kepolisian sudah datang langsung ke keluarga korban untuk menanyakan kebenaran kejadian tersebut,&quot; ujar AT.

Di tempat terpisah, salah satu anggota kepolisian sektor Lembursitu saat didatangi wartawan mengatakan bahwa kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian, namun ketika dimintai keterangan, ibu kandung korban diduga mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

&quot;Jadi orangnya ketika ditanya oleh petugas tidak nyambung, menurut keterangan suaminya memang ODGJ, hal itu diperkuat juga dengan pernyataan para tetangganya, jadi antisipasi kami adalah dengan mengungsikan anak tersebut ke pihak keluarganya agar tidak terjadi lagi penganiayaan seperti itu,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
