<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Topan Batsurai Hantam Madagaskar, Tewaskan Setidaknya 20 Korban </title><description>Madagaskar baru saja diterjang Badai Tropis Ana, yang menewaskan 55 orang pada Akhir Januari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/08/18/2543961/topan-batsurai-hantam-madagaskar-tewaskan-setidaknya-20-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/08/18/2543961/topan-batsurai-hantam-madagaskar-tewaskan-setidaknya-20-korban"/><item><title>Topan Batsurai Hantam Madagaskar, Tewaskan Setidaknya 20 Korban </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/08/18/2543961/topan-batsurai-hantam-madagaskar-tewaskan-setidaknya-20-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/08/18/2543961/topan-batsurai-hantam-madagaskar-tewaskan-setidaknya-20-korban</guid><pubDate>Selasa 08 Februari 2022 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/08/18/2543961/topan-batsurai-hantam-madagaskar-tewaskan-setidaknya-20-korban-bFnmTsAjDY.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Anak-anak berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat terjangan Topan Batsurai di Fiananrantsoa, Madagaskar, 6 Februari 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/08/18/2543961/topan-batsurai-hantam-madagaskar-tewaskan-setidaknya-20-korban-bFnmTsAjDY.JPG</image><title>Anak-anak berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat terjangan Topan Batsurai di Fiananrantsoa, Madagaskar, 6 Februari 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>ANTANANARIVO &amp;ndash; Setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 55.000 lainnya mengungsi setelah Topan Batsirai menghantam pantai timur Madagaskar, kata para pejabat.
Badai tropis itu melemah dengan cepat saat bergerak ke barat daya melintasi pulau itu, tanpa melewati ibu kota Antananarivo dan menimbulkan sedikit risiko ke daerah lain kecuali hujan lebat, demikian dlaporkan departemen meteorologi nasional Madagaskar, Senin (7/2/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Hujan Tak Turun Selama Empat Tahun, Madagaskar Terancam Bencana Kelaparan
Batsirai, topan terbesar kedua di Afrika selatan tahun ini, diperkirakan akan semakin melemah saat keluar dari Madagaskar dan seharusnya tidak menimbulkan risiko serius bagi Mozambik, kata departemen cuaca sebagaiman dilansir Al Jazeera.
Para pejabat di Madagaskar sedang bekerja untuk menangani kerusakan yang disebabkan oleh Topan Batsirai.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Jenderal Militer dan Pejabat Kepolisian Ditangkap Terkait Upaya Pembunuhan Presiden Madagaskar

Presiden Andry Rajoelina pada Senin pergi ke Kota Mananjary untuk melihat kehancuran badai dan upaya bantuan.
Batsirai menghancurkan sekira 3.000 tempat tinggal dan gedung-gedung pemerintah dan membanjiri 5.700 lainnya di Mananjary dan kota-kota terdekat, kata para pejabat.&amp;ldquo;Hal pertama yang dilakukan pemerintah adalah melihat bagaimana memperbaiki dan merehabilitasi gedung administrasi, memprioritaskan pusat kesehatan dan rumah sakit,&amp;rdquo; kata Jenderal Elack Andriankaja, direktur jenderal Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana kepada&amp;nbsp;Associated Press.
&amp;ldquo;Banyak gedung administrasi yang hancur total di wilayah ini, dan khususnya di Mananjary,&amp;rdquo; katanya.
Madagaskar masih dalam pemulihan setelah Badai Tropis Ana mempengaruhi setidaknya 131.000 orang di seluruh pulau itu pada akhir Januari. Badai Ana, yang juga menghantam Malawi, Mozambik dan Zimbabwe, menyebabkan 55 kematian di Madagaskar, sebagian besar tercatat di Ibu Kota Antananarivo.</description><content:encoded>ANTANANARIVO &amp;ndash; Setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 55.000 lainnya mengungsi setelah Topan Batsirai menghantam pantai timur Madagaskar, kata para pejabat.
Badai tropis itu melemah dengan cepat saat bergerak ke barat daya melintasi pulau itu, tanpa melewati ibu kota Antananarivo dan menimbulkan sedikit risiko ke daerah lain kecuali hujan lebat, demikian dlaporkan departemen meteorologi nasional Madagaskar, Senin (7/2/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Hujan Tak Turun Selama Empat Tahun, Madagaskar Terancam Bencana Kelaparan
Batsirai, topan terbesar kedua di Afrika selatan tahun ini, diperkirakan akan semakin melemah saat keluar dari Madagaskar dan seharusnya tidak menimbulkan risiko serius bagi Mozambik, kata departemen cuaca sebagaiman dilansir Al Jazeera.
Para pejabat di Madagaskar sedang bekerja untuk menangani kerusakan yang disebabkan oleh Topan Batsirai.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Jenderal Militer dan Pejabat Kepolisian Ditangkap Terkait Upaya Pembunuhan Presiden Madagaskar

Presiden Andry Rajoelina pada Senin pergi ke Kota Mananjary untuk melihat kehancuran badai dan upaya bantuan.
Batsirai menghancurkan sekira 3.000 tempat tinggal dan gedung-gedung pemerintah dan membanjiri 5.700 lainnya di Mananjary dan kota-kota terdekat, kata para pejabat.&amp;ldquo;Hal pertama yang dilakukan pemerintah adalah melihat bagaimana memperbaiki dan merehabilitasi gedung administrasi, memprioritaskan pusat kesehatan dan rumah sakit,&amp;rdquo; kata Jenderal Elack Andriankaja, direktur jenderal Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana kepada&amp;nbsp;Associated Press.
&amp;ldquo;Banyak gedung administrasi yang hancur total di wilayah ini, dan khususnya di Mananjary,&amp;rdquo; katanya.
Madagaskar masih dalam pemulihan setelah Badai Tropis Ana mempengaruhi setidaknya 131.000 orang di seluruh pulau itu pada akhir Januari. Badai Ana, yang juga menghantam Malawi, Mozambik dan Zimbabwe, menyebabkan 55 kematian di Madagaskar, sebagian besar tercatat di Ibu Kota Antananarivo.</content:encoded></item></channel></rss>
