<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>    Kasus Covid-19 Melonjak, Kepala BNPB : Tempat Tidur Isoter Masih Kosong   </title><description>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meminta masyarakat tak panik</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/08/337/2544212/kasus-covid-19-melonjak-kepala-bnpb-tempat-tidur-isoter-masih-kosong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/08/337/2544212/kasus-covid-19-melonjak-kepala-bnpb-tempat-tidur-isoter-masih-kosong"/><item><title>    Kasus Covid-19 Melonjak, Kepala BNPB : Tempat Tidur Isoter Masih Kosong   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/08/337/2544212/kasus-covid-19-melonjak-kepala-bnpb-tempat-tidur-isoter-masih-kosong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/08/337/2544212/kasus-covid-19-melonjak-kepala-bnpb-tempat-tidur-isoter-masih-kosong</guid><pubDate>Selasa 08 Februari 2022 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Nalom</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/08/337/2544212/kasus-covid-19-melonjak-kepala-bnpb-tempat-tidur-isoter-masih-kosong-PMhOKxwDeT.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB, Suharyanto (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/08/337/2544212/kasus-covid-19-melonjak-kepala-bnpb-tempat-tidur-isoter-masih-kosong-PMhOKxwDeT.jfif</image><title>Kepala BNPB, Suharyanto (foto: dok BNPB)</title></images><description>
BEKASI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meminta masyarakat tak panik dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 terkhusus varian omicron. Hal ini mengingat tempat isolasi terpusat (isoter) yang disediakan Pemerintah mayoritas masih kosong.

Suharyanto awalnya menjelaskan bahwa masyarakat yang terpapar virus Covid-19 dapat melakukan isolasi mandiri. Namun, apabila masyarakat bergejala maka tempat isoter bakal siap menampung pasien Covid-19.

&amp;ldquo;Isolasi terpusat yang dikelola oleh Pemerintah Pusat ini ada beberapa titik yang pertama di RSDC Wisma Atlet, kemudian ada di Wisma Atlet Pademangan, ada di Rusun Daan Mogot dan ada di Rusun Penggilingan,&amp;rdquo; kata Suharyanto usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Update Corona 1 Februari 2022: Positif 4.369.391 Orang, 4.143.694 Sembuh &amp;amp; 144.348 Meninggal&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu ada sekitar 16.000 tempat tidur, sekarang rata-rata masih kosong, jadi bapak ibu sekalian enggak usah panik,&amp;rdquo; sambungnya.

Jumlah tersebut, bahkan belum ditambahkan adanya tempat isolasi terpusat di masing-masing daerah. Diketahui, Pemerintah Daerah belakangan ini juga diperintahkan untuk mengaktifkan kembali tempat isolasi terpusat.
BACA JUGA:Tambah 41 Kasus, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 2.903 Pasien Corona&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kemudian Pemerintah Daerah juga menyiapkan isolasi terpusat, seperti Kota Bekasi ini saya yakin pak Wali Kota sudah menyiapkan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMy8xLzE0NDY3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh sebabnya, Suharyanto meminta setiap masyarakat untuk mengetahui kondisi badannya masing-masing. Menurutnya, apabila terdapat gejala, dapat langsung mendatangi lokasi-lokasi isoter tersebut.

&amp;ldquo;Nah apabila ada gejala-gejala yang tadi saya katakan sudah mulai demam batuk, pilek segera saja menuju isolasi terpusat,&amp;rdquo; tuturnya.

&amp;ldquo;Jangan sampai inginnya isolasi mandiri di rumah, tetapi menularkan ke anggota rumah yang lain.&amp;rdquo; pungkas dia.
</description><content:encoded>
BEKASI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meminta masyarakat tak panik dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 terkhusus varian omicron. Hal ini mengingat tempat isolasi terpusat (isoter) yang disediakan Pemerintah mayoritas masih kosong.

Suharyanto awalnya menjelaskan bahwa masyarakat yang terpapar virus Covid-19 dapat melakukan isolasi mandiri. Namun, apabila masyarakat bergejala maka tempat isoter bakal siap menampung pasien Covid-19.

&amp;ldquo;Isolasi terpusat yang dikelola oleh Pemerintah Pusat ini ada beberapa titik yang pertama di RSDC Wisma Atlet, kemudian ada di Wisma Atlet Pademangan, ada di Rusun Daan Mogot dan ada di Rusun Penggilingan,&amp;rdquo; kata Suharyanto usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Selasa (8/2/2022).
BACA JUGA:Update Corona 1 Februari 2022: Positif 4.369.391 Orang, 4.143.694 Sembuh &amp;amp; 144.348 Meninggal&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu ada sekitar 16.000 tempat tidur, sekarang rata-rata masih kosong, jadi bapak ibu sekalian enggak usah panik,&amp;rdquo; sambungnya.

Jumlah tersebut, bahkan belum ditambahkan adanya tempat isolasi terpusat di masing-masing daerah. Diketahui, Pemerintah Daerah belakangan ini juga diperintahkan untuk mengaktifkan kembali tempat isolasi terpusat.
BACA JUGA:Tambah 41 Kasus, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 2.903 Pasien Corona&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kemudian Pemerintah Daerah juga menyiapkan isolasi terpusat, seperti Kota Bekasi ini saya yakin pak Wali Kota sudah menyiapkan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wMy8xLzE0NDY3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Oleh sebabnya, Suharyanto meminta setiap masyarakat untuk mengetahui kondisi badannya masing-masing. Menurutnya, apabila terdapat gejala, dapat langsung mendatangi lokasi-lokasi isoter tersebut.

&amp;ldquo;Nah apabila ada gejala-gejala yang tadi saya katakan sudah mulai demam batuk, pilek segera saja menuju isolasi terpusat,&amp;rdquo; tuturnya.

&amp;ldquo;Jangan sampai inginnya isolasi mandiri di rumah, tetapi menularkan ke anggota rumah yang lain.&amp;rdquo; pungkas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
