<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkatkan Indeks Pertanaman, Kementan Realisasikan Program RJIT untuk Petani Sumba Tengah</title><description>Program RJIT direalisasikan salah satunya bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman petani di Kabupaten Sumba Tengah, NTT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/09/1/2544747/tingkatkan-indeks-pertanaman-kementan-realisasikan-program-rjit-untuk-petani-sumba-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/09/1/2544747/tingkatkan-indeks-pertanaman-kementan-realisasikan-program-rjit-untuk-petani-sumba-tengah"/><item><title>Tingkatkan Indeks Pertanaman, Kementan Realisasikan Program RJIT untuk Petani Sumba Tengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/09/1/2544747/tingkatkan-indeks-pertanaman-kementan-realisasikan-program-rjit-untuk-petani-sumba-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/09/1/2544747/tingkatkan-indeks-pertanaman-kementan-realisasikan-program-rjit-untuk-petani-sumba-tengah</guid><pubDate>Rabu 09 Februari 2022 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/09/1/2544747/tingkatkan-indeks-pertanaman-kementan-realisasikan-program-rjit-untuk-petani-sumba-tengah-sQTDePQ2tj.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kementan realisasikan program RJIT untuk petani Sumba Tengah. (Foto: Dok.Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/09/1/2544747/tingkatkan-indeks-pertanaman-kementan-realisasikan-program-rjit-untuk-petani-sumba-tengah-sQTDePQ2tj.jpeg</image><title>Kementan realisasikan program RJIT untuk petani Sumba Tengah. (Foto: Dok.Kementan)</title></images><description>SUMBA TENGAH - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan program RJIT (Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier) untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Umbu Kawola, Gapoktan Lestari Desa Wairasa, Gapoktan Karya Bersama dan Gapoktan Bina Tana. Program RJIT ini direalisasikan salah satunya bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman petani di Anakalang, Kecamatan Katikutan, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Tengah (NTT).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menerangkan, dalam pertanian, harus selalu ada air. Oleh karena itu, manajemen air menjadi sangat penting. &quot;Program RJIT merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan dari Kementan yang dilaksanakan demi mendukung manajemen air,&quot; katanya.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menuturkan, dalam pengelolaan air perlu di tata airnya, misalnya di mana sekundernya, di mana primernya, di mana tersiernya, di mana kuarternya, sehingga air dapat betul-betul dimanfaatkan untuk mencapai tiga kali panen.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Program JUT dan RJIT Kementan Dinilai Mampu Jaga Kestabilan Ekonomi Daerah

&quot;Pengelolaan air irigasi harus dilakukan dari hulu sampai ke hilir. Kerusakan atau tidak berfungsinya salah satu bangunan irigasi akan mempengaruhi seluruh kinerja sistem irigasi,&quot; tuturnya.
Pada akhirnya, hal tersebut akan menyebabkan efisiensi dan efektivitas irigasi menjadi berkurang. Ali berharap, program RJIT dari Kementan dapat meningkatkan infrastruktur jaringan, sehingga mampu meningkatkan fungsi layanan irigasi untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan Rahmanto menambahkan, kegiatan RJIT ini bisa meningkatkan luas areal tanam dan indeks pertanaman, termasuk meningkatkan partisipasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A, Poktan, atau Gabungan Poktan dalam pengelolaan jaringan irigasi.
&quot;Luasan areal sawah yang mendapat pengairan dari RJIT seluas 102 hektar dengan panjang saluran 250 meter, lebar penampang luar 40 centimeter dan kedalaman penampang dalam: 60 centimeter,&quot; ujarnya.
CM</description><content:encoded>SUMBA TENGAH - Kementerian Pertanian (Kementan) merealisasikan program RJIT (Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier) untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Umbu Kawola, Gapoktan Lestari Desa Wairasa, Gapoktan Karya Bersama dan Gapoktan Bina Tana. Program RJIT ini direalisasikan salah satunya bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman petani di Anakalang, Kecamatan Katikutan, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Tengah (NTT).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menerangkan, dalam pertanian, harus selalu ada air. Oleh karena itu, manajemen air menjadi sangat penting. &quot;Program RJIT merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan dari Kementan yang dilaksanakan demi mendukung manajemen air,&quot; katanya.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menuturkan, dalam pengelolaan air perlu di tata airnya, misalnya di mana sekundernya, di mana primernya, di mana tersiernya, di mana kuarternya, sehingga air dapat betul-betul dimanfaatkan untuk mencapai tiga kali panen.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Program JUT dan RJIT Kementan Dinilai Mampu Jaga Kestabilan Ekonomi Daerah

&quot;Pengelolaan air irigasi harus dilakukan dari hulu sampai ke hilir. Kerusakan atau tidak berfungsinya salah satu bangunan irigasi akan mempengaruhi seluruh kinerja sistem irigasi,&quot; tuturnya.
Pada akhirnya, hal tersebut akan menyebabkan efisiensi dan efektivitas irigasi menjadi berkurang. Ali berharap, program RJIT dari Kementan dapat meningkatkan infrastruktur jaringan, sehingga mampu meningkatkan fungsi layanan irigasi untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan Rahmanto menambahkan, kegiatan RJIT ini bisa meningkatkan luas areal tanam dan indeks pertanaman, termasuk meningkatkan partisipasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A, Poktan, atau Gabungan Poktan dalam pengelolaan jaringan irigasi.
&quot;Luasan areal sawah yang mendapat pengairan dari RJIT seluas 102 hektar dengan panjang saluran 250 meter, lebar penampang luar 40 centimeter dan kedalaman penampang dalam: 60 centimeter,&quot; ujarnya.
CM</content:encoded></item></channel></rss>
