<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Warga Wadas Diciduk di Rumahnya, Mahfud MD: Itu Semua Framing Buatan</title><description>Dalam kerumunan seperti itu, Mahfud menyebut mungkin saja aparat secara terpaksa melakukan tindakan-tindakan tegas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/09/337/2544879/viral-warga-wadas-diciduk-di-rumahnya-mahfud-md-itu-semua-framing-buatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/09/337/2544879/viral-warga-wadas-diciduk-di-rumahnya-mahfud-md-itu-semua-framing-buatan"/><item><title>Viral Warga Wadas Diciduk di Rumahnya, Mahfud MD: Itu Semua Framing Buatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/09/337/2544879/viral-warga-wadas-diciduk-di-rumahnya-mahfud-md-itu-semua-framing-buatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/09/337/2544879/viral-warga-wadas-diciduk-di-rumahnya-mahfud-md-itu-semua-framing-buatan</guid><pubDate>Rabu 09 Februari 2022 23:00 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/09/337/2544879/viral-warga-wadas-diciduk-di-rumahnya-mahfud-md-itu-semua-framing-buatan-aVT91k3yby.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/09/337/2544879/viral-warga-wadas-diciduk-di-rumahnya-mahfud-md-itu-semua-framing-buatan-aVT91k3yby.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD buka suara soal video penangkapan warga Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Ia menegaskan, pemerintah memiliki alat yang bisa mengetahui bahwa hal tersebut framing buatan.

&quot;Kepada yang suka mem-framing, membuat video-video seperti drama itu, saya kira supa menyadari bahwa Polri, BIN, dan BAIS punya alat untuk tahu bahwa itu semua adalah framing buatan,&quot; kata Mahfud,  Rabu (9/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Prihatin Kasus Wadas, PBNU: Hindari Kekerasan, Kedepankan Cara Humanis!
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menegaskan, tidak benar video yang ramai di media sosial dengan menggambarkan bahwa ada warga Desa Wadas yang diangkut oleh pihak kepolisian dari kediamannya. Hal ini dipastikan setelah dilakukan pengecekan.

&quot;Kenapa ada seperti itu? Ada orang ribut di lapangan ketika mau diamankan agar tidak ribut, lari ke rumah penduduk. Yang diangkut dari rumah penduduk itu bukan dipaksa pergi dari rumahnya, tapi diangkut karena dia lari ke rumah penduduk,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Desa Wadas Kondusif, Mahfud MD: Seluruh Warga yang Ditahan Sudah Dilepas!
Dalam kerumunan seperti itu, Mahfud menyebut mungkin saja aparat secara terpaksa melakukan tindakan-tindakan tegas. Akan tetapi, dia memastikan bahwa tidak ada satu pun letupan senjata dari aparat, bahkan juga tak ada korban jiwa.

&quot;Silakan cek ke kantor polisi, cek ke Desa Wadas, cek rumah sakit, silakan,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wOS8xLzE0NDg3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD buka suara soal video penangkapan warga Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Ia menegaskan, pemerintah memiliki alat yang bisa mengetahui bahwa hal tersebut framing buatan.

&quot;Kepada yang suka mem-framing, membuat video-video seperti drama itu, saya kira supa menyadari bahwa Polri, BIN, dan BAIS punya alat untuk tahu bahwa itu semua adalah framing buatan,&quot; kata Mahfud,  Rabu (9/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Prihatin Kasus Wadas, PBNU: Hindari Kekerasan, Kedepankan Cara Humanis!
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menegaskan, tidak benar video yang ramai di media sosial dengan menggambarkan bahwa ada warga Desa Wadas yang diangkut oleh pihak kepolisian dari kediamannya. Hal ini dipastikan setelah dilakukan pengecekan.

&quot;Kenapa ada seperti itu? Ada orang ribut di lapangan ketika mau diamankan agar tidak ribut, lari ke rumah penduduk. Yang diangkut dari rumah penduduk itu bukan dipaksa pergi dari rumahnya, tapi diangkut karena dia lari ke rumah penduduk,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Desa Wadas Kondusif, Mahfud MD: Seluruh Warga yang Ditahan Sudah Dilepas!
Dalam kerumunan seperti itu, Mahfud menyebut mungkin saja aparat secara terpaksa melakukan tindakan-tindakan tegas. Akan tetapi, dia memastikan bahwa tidak ada satu pun letupan senjata dari aparat, bahkan juga tak ada korban jiwa.

&quot;Silakan cek ke kantor polisi, cek ke Desa Wadas, cek rumah sakit, silakan,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8wOS8xLzE0NDg3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
