<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Naik, Anies: Positivity Rate Jakarta 22,6% Lampaui Standar WHO</title><description>Anies Baswedan menyatakan bahwa dengan testing PCR 30-40 kali lipat dari standar World Health Organization (WHO)</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/09/338/2544583/kasus-covid-19-naik-anies-positivity-rate-jakarta-22-6-lampaui-standar-who</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/09/338/2544583/kasus-covid-19-naik-anies-positivity-rate-jakarta-22-6-lampaui-standar-who"/><item><title>Kasus Covid-19 Naik, Anies: Positivity Rate Jakarta 22,6% Lampaui Standar WHO</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/09/338/2544583/kasus-covid-19-naik-anies-positivity-rate-jakarta-22-6-lampaui-standar-who</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/09/338/2544583/kasus-covid-19-naik-anies-positivity-rate-jakarta-22-6-lampaui-standar-who</guid><pubDate>Rabu 09 Februari 2022 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/09/338/2544583/kasus-covid-19-naik-anies-positivity-rate-jakarta-22-6-lampaui-standar-who-a5AqeOg36i.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Anies Baswedan (Foto: Pemprov DKI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/09/338/2544583/kasus-covid-19-naik-anies-positivity-rate-jakarta-22-6-lampaui-standar-who-a5AqeOg36i.jpeg</image><title>Gubernur Anies Baswedan (Foto: Pemprov DKI)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa dengan testing PCR 30-40 kali lipat dari standar World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia angka positivity rate di Jakarta mencapai 22,6%.
&quot;Terkait jumlah testing saat ini testing di Jakarta testing PCR mencapai kisaran 35-40 kali lipat dari standar WHO. Ini angkanya sangat tinggi,&quot; kata Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:Anies: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Dirawat di Rumah Sakit

&quot;Nah ini pun belum termasuk tes antigen yang juga tidak kalah tinggi di Jakarta tapi dengan tes setinggi itupun angka positivity rate di Jakarta sepekan terakhir ini sudah mencapai angka 22,6% ini jauh diatas rekomendasi WHO yang dikatakan aman yaitu 5%,&quot; tambahnya.
Anies mengatakan jumlah testing yang tinggi masih kalah dengan pertambahan kasus dan juga tracing yang dilakukan.
&quot;Artinya jumlah tes yang tinggi masih kalah cepat dengan pertambahan kasusnya demikian pula dengan tracingnya,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies: Keterisian Tempat Tidur Setengah dari Puncak Delta

Sebelumnya, Anies menyebut keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Jakarta mencapai kisaran 60 persen. Meski demikian, Ia mengklaim bahwa angka tersebut masih  setengah dari puncak kasus gelombang kedua pada Juli 2021 lalu.&quot;Saat ini tingkat keterisian rumah sakit ada pada kisaran 60% yang kapasitas untuk perawatan pasien Covid-19 masih setengah dibandingkan dengan kapasitas pada saat puncak gelombang kedua tahun lalu. Jadi kalau sekarang 60% dari kapasitas separo saat gelombang kedua artinya memang masih amat kecil,&quot; ucap Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan.
Sebagai langkah antisipasi Anies memerintahkan jajaran Pemprov DKI untuk terus meningkatkan kapasitas tempat tidur dan kapasitas ICU.
&quot;Kita terus meningkatkan kapasitas tempat tidur, kapasitas ICU di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa dengan testing PCR 30-40 kali lipat dari standar World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia angka positivity rate di Jakarta mencapai 22,6%.
&quot;Terkait jumlah testing saat ini testing di Jakarta testing PCR mencapai kisaran 35-40 kali lipat dari standar WHO. Ini angkanya sangat tinggi,&quot; kata Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:Anies: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Dirawat di Rumah Sakit

&quot;Nah ini pun belum termasuk tes antigen yang juga tidak kalah tinggi di Jakarta tapi dengan tes setinggi itupun angka positivity rate di Jakarta sepekan terakhir ini sudah mencapai angka 22,6% ini jauh diatas rekomendasi WHO yang dikatakan aman yaitu 5%,&quot; tambahnya.
Anies mengatakan jumlah testing yang tinggi masih kalah dengan pertambahan kasus dan juga tracing yang dilakukan.
&quot;Artinya jumlah tes yang tinggi masih kalah cepat dengan pertambahan kasusnya demikian pula dengan tracingnya,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Covid-19 di Jakarta Melonjak, Anies: Keterisian Tempat Tidur Setengah dari Puncak Delta

Sebelumnya, Anies menyebut keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di Jakarta mencapai kisaran 60 persen. Meski demikian, Ia mengklaim bahwa angka tersebut masih  setengah dari puncak kasus gelombang kedua pada Juli 2021 lalu.&quot;Saat ini tingkat keterisian rumah sakit ada pada kisaran 60% yang kapasitas untuk perawatan pasien Covid-19 masih setengah dibandingkan dengan kapasitas pada saat puncak gelombang kedua tahun lalu. Jadi kalau sekarang 60% dari kapasitas separo saat gelombang kedua artinya memang masih amat kecil,&quot; ucap Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan.
Sebagai langkah antisipasi Anies memerintahkan jajaran Pemprov DKI untuk terus meningkatkan kapasitas tempat tidur dan kapasitas ICU.
&quot;Kita terus meningkatkan kapasitas tempat tidur, kapasitas ICU di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
