<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paus Sebut Perang Adalah Kegilaan, Dukung Dialog untuk Akhiri Konflik Ukraina-Rusia </title><description>Paus berterima kasih kepada umat yang ambil bagian dalam hari doa internasional untuk perdamaian di Ukraina.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/18/2544923/paus-sebut-perang-adalah-kegilaan-dukung-dialog-untuk-akhiri-konflik-ukraina-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/10/18/2544923/paus-sebut-perang-adalah-kegilaan-dukung-dialog-untuk-akhiri-konflik-ukraina-rusia"/><item><title>Paus Sebut Perang Adalah Kegilaan, Dukung Dialog untuk Akhiri Konflik Ukraina-Rusia </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/18/2544923/paus-sebut-perang-adalah-kegilaan-dukung-dialog-untuk-akhiri-konflik-ukraina-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/10/18/2544923/paus-sebut-perang-adalah-kegilaan-dukung-dialog-untuk-akhiri-konflik-ukraina-rusia</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2022 05:37 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/10/18/2544923/paus-sebut-perang-adalah-kegilaan-dukung-dialog-untuk-akhiri-konflik-ukraina-rusia-kcAbBUFuIi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/10/18/2544923/paus-sebut-perang-adalah-kegilaan-dukung-dialog-untuk-akhiri-konflik-ukraina-rusia-kcAbBUFuIi.jpg</image><title>Paus Fransiskus (Foto: Reuters)</title></images><description>VATIKAN - Paus Fransiskus mengatakan bahwa perang di Ukraina akan menjadi &quot;kegilaan&quot; dan berharap ketegangan antara negara itu dan Rusia bisa diselesaikan melalui dialog multilateral.

Berbicara pada audiensi umum pada Rabu (9/2), Paus berterima kasih kepada umat yang ambil bagian dalam hari doa internasional 26 Januari untuk perdamaian di Ukraina.

&amp;ldquo;Mari kita terus memohon kepada Tuhan agar ketegangan dan ancaman perang dapat diatasi melalui dialog yang serius dan agar pembicaraan Normandy Format dapat berkontribusi untuk tujuan ini,&amp;rdquo; kata dia, merujuk pada negosiasi yang melibatkan Rusia dan Ukraina yang difasilitasi oleh Jerman dan Prancis.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Putin: AS Coba Tarik Rusia ke Dalam Perang Ukraina
&quot;Dan jangan lupa. Perang adalah kegilaan,&quot; lanjutnya.
Rusia telah mengumpulkan pasukan di dekat Ukraina tetapi membantah tuduhan Barat bahwa mereka merencanakan serangan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Rusia Kirim Pasukan Bunuh Diri Lengkap dengan Pelacak GPS ke UkrainaSebagian besar warga Ukraina menganut Kristen Ortodoks, tetapi negara itu juga merupakan rumah bagi cabang Gereja Katolik-nya sendiri, yang mempraktikkan ritus timur yang mirip dengan ibadah Ortodoks sambil menyatakan kesetiaan kepada Paus di Roma.



Pada Selasa (8/2), pemimpin umat Katolik ritus Timur Ukraina mengatakan dia telah mengundang Paus Fransiskus untuk berkunjung. Dia mengatakan ini akan menjadi isyarat besar yang akan membantu perdamaian.

</description><content:encoded>VATIKAN - Paus Fransiskus mengatakan bahwa perang di Ukraina akan menjadi &quot;kegilaan&quot; dan berharap ketegangan antara negara itu dan Rusia bisa diselesaikan melalui dialog multilateral.

Berbicara pada audiensi umum pada Rabu (9/2), Paus berterima kasih kepada umat yang ambil bagian dalam hari doa internasional 26 Januari untuk perdamaian di Ukraina.

&amp;ldquo;Mari kita terus memohon kepada Tuhan agar ketegangan dan ancaman perang dapat diatasi melalui dialog yang serius dan agar pembicaraan Normandy Format dapat berkontribusi untuk tujuan ini,&amp;rdquo; kata dia, merujuk pada negosiasi yang melibatkan Rusia dan Ukraina yang difasilitasi oleh Jerman dan Prancis.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Putin: AS Coba Tarik Rusia ke Dalam Perang Ukraina
&quot;Dan jangan lupa. Perang adalah kegilaan,&quot; lanjutnya.
Rusia telah mengumpulkan pasukan di dekat Ukraina tetapi membantah tuduhan Barat bahwa mereka merencanakan serangan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Rusia Kirim Pasukan Bunuh Diri Lengkap dengan Pelacak GPS ke UkrainaSebagian besar warga Ukraina menganut Kristen Ortodoks, tetapi negara itu juga merupakan rumah bagi cabang Gereja Katolik-nya sendiri, yang mempraktikkan ritus timur yang mirip dengan ibadah Ortodoks sambil menyatakan kesetiaan kepada Paus di Roma.



Pada Selasa (8/2), pemimpin umat Katolik ritus Timur Ukraina mengatakan dia telah mengundang Paus Fransiskus untuk berkunjung. Dia mengatakan ini akan menjadi isyarat besar yang akan membantu perdamaian.

</content:encoded></item></channel></rss>
