<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenderal Dudung Pernah Nyantri di Ponpes Buntet, Habib Husein Ba'agil Beri Buktinya</title><description>KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman pernah menjadi santri di Ponpes Buntet, Cirebon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545135/jenderal-dudung-pernah-nyantri-di-ponpes-buntet-habib-husein-ba-agil-beri-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545135/jenderal-dudung-pernah-nyantri-di-ponpes-buntet-habib-husein-ba-agil-beri-buktinya"/><item><title>Jenderal Dudung Pernah Nyantri di Ponpes Buntet, Habib Husein Ba'agil Beri Buktinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545135/jenderal-dudung-pernah-nyantri-di-ponpes-buntet-habib-husein-ba-agil-beri-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545135/jenderal-dudung-pernah-nyantri-di-ponpes-buntet-habib-husein-ba-agil-beri-buktinya</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2022 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Malik Mubarok</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/10/337/2545135/jenderal-dudung-pernah-nyantri-di-ponpes-buntet-habib-husein-ba-agil-beri-buktinya-Zrfrk7Rv8Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman bersama Habib Husein Ba'agil. (Foto: Instagram/Husein.Baagil)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/10/337/2545135/jenderal-dudung-pernah-nyantri-di-ponpes-buntet-habib-husein-ba-agil-beri-buktinya-Zrfrk7Rv8Y.jpg</image><title>KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman bersama Habib Husein Ba'agil. (Foto: Instagram/Husein.Baagil)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman adalah sosok yang dekat dengan pendidikan agama Islam sejak usia dini. Mantan Pangkostrad bahkan mengakui bahwa dirinya adalah seorang santri, yang pernah menuntut ilmu agama di pondok pesantren.
Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat dimana Jenderal Dudung pernah menuntut ilmu merupakan salah satu ponpes tertua di Indonesia. Pesantren ini didirikan oleh KH Muqoyyim bin Abdul Hadri, seorang mufti Keraton Cirebon, pada 1750. Santri Bunter menyebut KH. Muqoyyim dengan nama  Mbah Muqoyyim
BACA JUGA:&amp;nbsp;Klarifikasi Pernyataan Tuhan Kita Bukan Orang Arab, Ini Penjelasan Jenderal Dudung

Bukti bahwa Jenderal Dudung pernah menjadi santri di Pondok Buntet terlihat dari unggahan foto Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba'agil, atau yang dikenal sebagai Habib Husein Ba'agil, di akun Instagramnya, Selasa (8/2/2022) malam. Habib Husein Ba'agil mengunggah foto yang berisi sekelompok santri remaja putra dengan posenya masing-masing.

Foto Jenderal Dudung masa kecil di Ponpes Buntet, Cirebon. (Instagram/Husein.Baagil)
&quot;TEBAK GAMBAR.....Ini adalah photo bapak KASAD Jendral Dudung Abdurahman saat menjadi santri di BUNTET...HAYO BAPAK KASAD YANG MANA?!?!?!?,&quot; tulis Habib Husein Ba'agil di keterangan fotonya dikutip, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Dilaporkan soal Penistaan Agama, Ini Biodata dan Agama Jenderal Dudung Abdurachman

Dari unggahan foto itu belum diketahui pasti yang mana Jenderal Dudung. Selain karena kualitas foto yang kurang baik, juga cukup banyak santri yang ikut berfoto. Namun memang ada satu santri yang agak mirip Dudung.
Habib Husein Ba'agil dikenal sebagai ulama asal Tuban, Jawa Timur, yang dekat dengan TNI, termasuk Jenderal Dudung. Habib Husein terlihat hadir saat Dudung menerima 3 brevet dari Kopassus pada 12 Desember 2021. Tak hanya hadir, Habib Husein juga menemani Dudung ketika diarak anggota Kopassus hingga ketika diwawancara media.Jenderal Dudung sendiri juga pernah mengakui bahwa dirinya seorang santri. Dia mengklaim tidak pernah meninggalkan salat lima waktu dan puasa. &quot;Saya santri saya tidak pernah lewat (salat) lima waktunya, tidak pernah lewat puasanya. Jadi kalau saya mengatakan menjauhi Islam salah betul,&quot; katanya.
Dudung juga kerap menyampaikan kultum ketika mengunjungi para prajurit. Salah satu yang ia sampaikan saat kultum dan kemudian disalahtafsirkan adalah jangan sampai ada yang mendalami agama tanpa adanya bimbingan ustaz. Namun kalimat itu dipotong sehingga muncul tudingan Dudung ingin menjauhi agama.
&quot;Di kultum itu saya menyampaikan kalau mempelajari agama jangan terlalu mendalam kalau tidak ada ustaznya, tidak ada kiainya, tidak ada guru. Ya tapi kalimat itu dipotong. Makanya kalau saya sampaikan benar sekali pun itu jadi persoalan,&quot; ujar dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman adalah sosok yang dekat dengan pendidikan agama Islam sejak usia dini. Mantan Pangkostrad bahkan mengakui bahwa dirinya adalah seorang santri, yang pernah menuntut ilmu agama di pondok pesantren.
Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat dimana Jenderal Dudung pernah menuntut ilmu merupakan salah satu ponpes tertua di Indonesia. Pesantren ini didirikan oleh KH Muqoyyim bin Abdul Hadri, seorang mufti Keraton Cirebon, pada 1750. Santri Bunter menyebut KH. Muqoyyim dengan nama  Mbah Muqoyyim
BACA JUGA:&amp;nbsp;Klarifikasi Pernyataan Tuhan Kita Bukan Orang Arab, Ini Penjelasan Jenderal Dudung

Bukti bahwa Jenderal Dudung pernah menjadi santri di Pondok Buntet terlihat dari unggahan foto Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba'agil, atau yang dikenal sebagai Habib Husein Ba'agil, di akun Instagramnya, Selasa (8/2/2022) malam. Habib Husein Ba'agil mengunggah foto yang berisi sekelompok santri remaja putra dengan posenya masing-masing.

Foto Jenderal Dudung masa kecil di Ponpes Buntet, Cirebon. (Instagram/Husein.Baagil)
&quot;TEBAK GAMBAR.....Ini adalah photo bapak KASAD Jendral Dudung Abdurahman saat menjadi santri di BUNTET...HAYO BAPAK KASAD YANG MANA?!?!?!?,&quot; tulis Habib Husein Ba'agil di keterangan fotonya dikutip, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Dilaporkan soal Penistaan Agama, Ini Biodata dan Agama Jenderal Dudung Abdurachman

Dari unggahan foto itu belum diketahui pasti yang mana Jenderal Dudung. Selain karena kualitas foto yang kurang baik, juga cukup banyak santri yang ikut berfoto. Namun memang ada satu santri yang agak mirip Dudung.
Habib Husein Ba'agil dikenal sebagai ulama asal Tuban, Jawa Timur, yang dekat dengan TNI, termasuk Jenderal Dudung. Habib Husein terlihat hadir saat Dudung menerima 3 brevet dari Kopassus pada 12 Desember 2021. Tak hanya hadir, Habib Husein juga menemani Dudung ketika diarak anggota Kopassus hingga ketika diwawancara media.Jenderal Dudung sendiri juga pernah mengakui bahwa dirinya seorang santri. Dia mengklaim tidak pernah meninggalkan salat lima waktu dan puasa. &quot;Saya santri saya tidak pernah lewat (salat) lima waktunya, tidak pernah lewat puasanya. Jadi kalau saya mengatakan menjauhi Islam salah betul,&quot; katanya.
Dudung juga kerap menyampaikan kultum ketika mengunjungi para prajurit. Salah satu yang ia sampaikan saat kultum dan kemudian disalahtafsirkan adalah jangan sampai ada yang mendalami agama tanpa adanya bimbingan ustaz. Namun kalimat itu dipotong sehingga muncul tudingan Dudung ingin menjauhi agama.
&quot;Di kultum itu saya menyampaikan kalau mempelajari agama jangan terlalu mendalam kalau tidak ada ustaznya, tidak ada kiainya, tidak ada guru. Ya tapi kalimat itu dipotong. Makanya kalau saya sampaikan benar sekali pun itu jadi persoalan,&quot; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
