<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partai Perindo Dorong Konflik di Desa Wadas Diselesaikan Secara Dialog   </title><description>Sehingga nantinya, peranan mediasi dapat dilakukan maksimal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545440/partai-perindo-dorong-konflik-di-desa-wadas-diselesaikan-secara-dialog</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545440/partai-perindo-dorong-konflik-di-desa-wadas-diselesaikan-secara-dialog"/><item><title>Partai Perindo Dorong Konflik di Desa Wadas Diselesaikan Secara Dialog   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545440/partai-perindo-dorong-konflik-di-desa-wadas-diselesaikan-secara-dialog</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/10/337/2545440/partai-perindo-dorong-konflik-di-desa-wadas-diselesaikan-secara-dialog</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2022 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/10/337/2545440/partai-perindo-dorong-konflik-di-desa-wadas-diselesaikan-secara-dialog-55uKFFb90a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru bicara perindo Ike Suharjo/ tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/10/337/2545440/partai-perindo-dorong-konflik-di-desa-wadas-diselesaikan-secara-dialog-55uKFFb90a.jpg</image><title>Juru bicara perindo Ike Suharjo/ tangkapan layar</title></images><description>JAKARTA - Partai Perindo berharap pemerintah setempat membuka ruang dialog sebesar-besarnya dalam upaya menyelesaikan polemik yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Dialog itu bisa ditujukan kepada masyarakat yang melakukan penolakan.

&quot;Konflik agraria dan horizontal harus menggunakan pendekatan sosial-kultural, pendekatan dialog. Harus membuka dialog seluas-luasnya antara masyarakat yang menolak dengan pemerintah setempat,&quot; ujar Juru Bicara Partai Perindo Ike Suharjo, Kamis (10/2/2022).

Lebih jauh dikatakan, dialog tersebut harus difasilitasi oleh lembaga yang dapat bersifat netral. Sehingga nantinya, peranan mediasi dapat dilakukan maksimal.

&quot;Siapa yang melakukan? Ini harus lembaga netral yang bisa memediasi antara pemerintah dengan warga yang melakukan penolakan,&quot; jelasnya.

Dia melanjutkan, proses penyelesaian masalah di Desa Wadas ini tidak boleh dilihat hanya dari kacamata ganti-rugi semata. Namun, harus dipastikan pula para warga mendapat pekerjaan pengganti pasca-pengalihan lahan.

&quot;Harus dipikirkan juga bagaimana selanjutnya mereka mencari pekerjaan, bagaimana mereka mencari makan, dan selanjutnya bagaimana lahan mereka yang selama ini tempat mereka bekerja dialihfungsikan,&quot;pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Perindo berharap pemerintah setempat membuka ruang dialog sebesar-besarnya dalam upaya menyelesaikan polemik yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Dialog itu bisa ditujukan kepada masyarakat yang melakukan penolakan.

&quot;Konflik agraria dan horizontal harus menggunakan pendekatan sosial-kultural, pendekatan dialog. Harus membuka dialog seluas-luasnya antara masyarakat yang menolak dengan pemerintah setempat,&quot; ujar Juru Bicara Partai Perindo Ike Suharjo, Kamis (10/2/2022).

Lebih jauh dikatakan, dialog tersebut harus difasilitasi oleh lembaga yang dapat bersifat netral. Sehingga nantinya, peranan mediasi dapat dilakukan maksimal.

&quot;Siapa yang melakukan? Ini harus lembaga netral yang bisa memediasi antara pemerintah dengan warga yang melakukan penolakan,&quot; jelasnya.

Dia melanjutkan, proses penyelesaian masalah di Desa Wadas ini tidak boleh dilihat hanya dari kacamata ganti-rugi semata. Namun, harus dipastikan pula para warga mendapat pekerjaan pengganti pasca-pengalihan lahan.

&quot;Harus dipikirkan juga bagaimana selanjutnya mereka mencari pekerjaan, bagaimana mereka mencari makan, dan selanjutnya bagaimana lahan mereka yang selama ini tempat mereka bekerja dialihfungsikan,&quot;pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
