<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Suami Bacok Istri di Tangerang Diduga karena Sering Dimarahi</title><description>Tak berselang lama, menurut penuturan saksi, korban sempat berteriak meminta pertolongan. Namun, saksi tak berani mendekat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/338/2544902/motif-suami-bacok-istri-di-tangerang-diduga-karena-sering-dimarahi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/10/338/2544902/motif-suami-bacok-istri-di-tangerang-diduga-karena-sering-dimarahi"/><item><title>Motif Suami Bacok Istri di Tangerang Diduga karena Sering Dimarahi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/10/338/2544902/motif-suami-bacok-istri-di-tangerang-diduga-karena-sering-dimarahi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/10/338/2544902/motif-suami-bacok-istri-di-tangerang-diduga-karena-sering-dimarahi</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2022 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nandha Aprilia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/09/338/2544902/motif-suami-bacok-istri-di-tangerang-diduga-karena-sering-dimarahi-Mym2FIbB22.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pembunuhan (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/09/338/2544902/motif-suami-bacok-istri-di-tangerang-diduga-karena-sering-dimarahi-Mym2FIbB22.jpg</image><title>Ilustrasi pembunuhan (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Polisi mengungkap motif kasus seorang wanita berinisial NW (54) tewas di tangan N (56) yang merupakan suaminya lantaran tak terima karena sering dimarahi sang istri.
Sebagaimana diketahui, aksi tersebut sendiri terjadi di daerah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa 8 Februari 2022 pukul 18.30 WIB. &amp;ldquo;Jadi, menurut pengakuan (saksi) karena sering dimarahi (korban),&amp;rdquo; ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Komarudin saat dihubungi, Rabu (9/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mayat Terbungkus Plastik di Bogor Diduga Seorang Wanita
Komarudin menjelaskan awal mula kejadian terjadi ketika kedua pasangan tersebut terlibat cekcok satu sama lain, dengan permasalahan yang masih belum diketahui. &amp;ldquo;Jadi terjadi keributan, di mana turut disaksikan pula sama anak kedua pasangan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Tak berselang lama, menurut penuturan saksi, korban sempat berteriak meminta pertolongan. Namun, saksi tak berani mendekat.
&amp;ldquo;Kebetulan di sebelah (kamar) ada keponakannya, kondisi sudah terjadi pergumulan, sehingga saksi ini tidak berani mendekat dan langsung minta pertolongan warga,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Warga Bogor Digegerkan Penemuan Mayat Terbungkus Plastik
Setelah warga datang menghampiri, terlihat kondisi keduanya sudah saling terkapar di dalam kamar. &amp;ldquo;Begitu warga datang, kondisinya sudah sama-sama terkapar dengan istri sudah tidak bernyawa dan suami (selamat) tergeletak dengan beberapa luka,&amp;rdquo; katanya.

Dijelaskan Komarudin, di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa barang bukti 2 buah senjata tajam yakni pisau dan golok. Dia menerangkan, lebih dulu pisau digunakan oleh suami korban untuk membunuh sang istri.

&amp;ldquo;Setelah mengambil pisau langsung ditusuk ke istrinya. Kemudian, ada upaya perlawanan istri dan merebut (pisau) dari suaminya,&amp;rdquo; ujar Komarudin.

Namun, setelah pisau direbut, sang suami lantas kembali mengambil senjata tajam yakni sebilah golok. &amp;ldquo;Setelah pisau direbut, pelaku mengambil golok di atas lemari kemudian membacok korban,&amp;rdquo; ujarnya.

Alhasil dari kejadian ini, korban mengalami luka di bagian lengan, sedangkan pelaku dikedapatan luka di bagian leher, kepala belakang dan jari-jarinya. Kini, pelaku selamat tengah dalam perawatan dan nantinya akan dimintai keterangan lebih lanjut.
</description><content:encoded>TANGERANG - Polisi mengungkap motif kasus seorang wanita berinisial NW (54) tewas di tangan N (56) yang merupakan suaminya lantaran tak terima karena sering dimarahi sang istri.
Sebagaimana diketahui, aksi tersebut sendiri terjadi di daerah Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa 8 Februari 2022 pukul 18.30 WIB. &amp;ldquo;Jadi, menurut pengakuan (saksi) karena sering dimarahi (korban),&amp;rdquo; ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Komarudin saat dihubungi, Rabu (9/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mayat Terbungkus Plastik di Bogor Diduga Seorang Wanita
Komarudin menjelaskan awal mula kejadian terjadi ketika kedua pasangan tersebut terlibat cekcok satu sama lain, dengan permasalahan yang masih belum diketahui. &amp;ldquo;Jadi terjadi keributan, di mana turut disaksikan pula sama anak kedua pasangan ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Tak berselang lama, menurut penuturan saksi, korban sempat berteriak meminta pertolongan. Namun, saksi tak berani mendekat.
&amp;ldquo;Kebetulan di sebelah (kamar) ada keponakannya, kondisi sudah terjadi pergumulan, sehingga saksi ini tidak berani mendekat dan langsung minta pertolongan warga,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Warga Bogor Digegerkan Penemuan Mayat Terbungkus Plastik
Setelah warga datang menghampiri, terlihat kondisi keduanya sudah saling terkapar di dalam kamar. &amp;ldquo;Begitu warga datang, kondisinya sudah sama-sama terkapar dengan istri sudah tidak bernyawa dan suami (selamat) tergeletak dengan beberapa luka,&amp;rdquo; katanya.

Dijelaskan Komarudin, di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa barang bukti 2 buah senjata tajam yakni pisau dan golok. Dia menerangkan, lebih dulu pisau digunakan oleh suami korban untuk membunuh sang istri.

&amp;ldquo;Setelah mengambil pisau langsung ditusuk ke istrinya. Kemudian, ada upaya perlawanan istri dan merebut (pisau) dari suaminya,&amp;rdquo; ujar Komarudin.

Namun, setelah pisau direbut, sang suami lantas kembali mengambil senjata tajam yakni sebilah golok. &amp;ldquo;Setelah pisau direbut, pelaku mengambil golok di atas lemari kemudian membacok korban,&amp;rdquo; ujarnya.

Alhasil dari kejadian ini, korban mengalami luka di bagian lengan, sedangkan pelaku dikedapatan luka di bagian leher, kepala belakang dan jari-jarinya. Kini, pelaku selamat tengah dalam perawatan dan nantinya akan dimintai keterangan lebih lanjut.
</content:encoded></item></channel></rss>
