<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Tewas Tertembak saat Demo di Sulteng, Polri Akan Uji Balistik</title><description>Polri akan melakukan uji balistik terkait tewasnya warga saat demo tolak tambang di Sulteng.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2546960/warga-tewas-tertembak-saat-demo-di-sulteng-polri-akan-uji-balistik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2546960/warga-tewas-tertembak-saat-demo-di-sulteng-polri-akan-uji-balistik"/><item><title>Warga Tewas Tertembak saat Demo di Sulteng, Polri Akan Uji Balistik</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2546960/warga-tewas-tertembak-saat-demo-di-sulteng-polri-akan-uji-balistik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2546960/warga-tewas-tertembak-saat-demo-di-sulteng-polri-akan-uji-balistik</guid><pubDate>Senin 14 Februari 2022 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/14/337/2546960/warga-tewas-tertembak-saat-demo-di-sulteng-polri-akan-uji-balistik-W9vVm2EwrC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/14/337/2546960/warga-tewas-tertembak-saat-demo-di-sulteng-polri-akan-uji-balistik-W9vVm2EwrC.jpg</image><title>Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan pihaknya akan melakukan uji balistik terkait tewasnya satu warga saat demo tolak tambang di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

&quot;Dugaan sementara adalah luka tembak. Ini nanti akan dibuktikan tim labfor, akan diuji balistik beberapa senjata,&quot; kata Dedi di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/2/2022).

Menurut Dedi, dengan dilakukannya uji balistik tersebut nantinya diharapkan dapat diketahui siapa pelaku yang diduga melakukan penembakan tersebut.

&quot;Nanti akan diuji balistik siapa pelakunya pasti akan teridentifikasi,&quot; ujar Dedi.

Di sisi lain, Polri menyatakan akan menindak tegas anggota kepolisian yang terbukti bersalah terkait peristiwa itu.

&quot;Komitmen pimpinan Polri masih sangat jelas, kita akan menindak secara tegas terhadap siapapun anggota yang terbukti bersalah di dalam suatu peristiwa yang terjadi di Parigi Moutong tersebut. Ini komitmen kami,&quot; ucap Dedi.

Ia mengungkapkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan jajarannya untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

&quot;Secepatnya perintah pimpinan Polri untuk kasus itu diungkap setuntas-tuntasnya,&quot; ujar Dedi.

BACA JUGA:Warga Tewas saat Demo di Sulteng, Polri Bakal Tindak Tegas Anggota Bersalah

Dalam hal ini, kata Dedi, proses pembuktian tersebut akan menghadirkan tim Labfor dan juga hasilnya nanti juga akan ditpantau diawasi dan di monitor Propam Polri dan Humas Polri.

&amp;ldquo;Sesuai perintah Bapak Kapolri, memerintahkan 1 tim dari Div Propam juga dibackup dari Div Humas Polri untuk langsung berangkat ke Sulteng dan Parigi Moutong,&quot; ujar Dedi.


Sebagaimana diketahui, massa berunjuk rasa dengan memblokir jalan di Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Aksi demo berakhir ricuh antara warga dan aparat kepolisian. Satu warga pun tewas tertembak.

Awalnya, ratusan warga yang menolak pertambangan turun ke jalan dan menutup ruas jalan Trans Sulawesi. Aparat kepolisian lalu datang ke lokasi untuk membubarkan aksi demo tutup jalan tersebut.

Polisi membubarkan paksa massa aksi yang berjalan selama 12 jam ini. Hal itu agar jalan bisa digunakan kembali oleh pengguna jalan lainnya.

&amp;ldquo;Karena jalan Trans Sulawesi tidak bisa ditutup, sementara untuk korban yang meninggal Kabid Propam akan turun langsung dan menindak tegas anggota bila melanggar,&amp;rdquo; kata Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rudi Sufaryadi, Minggu (13/2/2022).
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan pihaknya akan melakukan uji balistik terkait tewasnya satu warga saat demo tolak tambang di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

&quot;Dugaan sementara adalah luka tembak. Ini nanti akan dibuktikan tim labfor, akan diuji balistik beberapa senjata,&quot; kata Dedi di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/2/2022).

Menurut Dedi, dengan dilakukannya uji balistik tersebut nantinya diharapkan dapat diketahui siapa pelaku yang diduga melakukan penembakan tersebut.

&quot;Nanti akan diuji balistik siapa pelakunya pasti akan teridentifikasi,&quot; ujar Dedi.

Di sisi lain, Polri menyatakan akan menindak tegas anggota kepolisian yang terbukti bersalah terkait peristiwa itu.

&quot;Komitmen pimpinan Polri masih sangat jelas, kita akan menindak secara tegas terhadap siapapun anggota yang terbukti bersalah di dalam suatu peristiwa yang terjadi di Parigi Moutong tersebut. Ini komitmen kami,&quot; ucap Dedi.

Ia mengungkapkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan jajarannya untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

&quot;Secepatnya perintah pimpinan Polri untuk kasus itu diungkap setuntas-tuntasnya,&quot; ujar Dedi.

BACA JUGA:Warga Tewas saat Demo di Sulteng, Polri Bakal Tindak Tegas Anggota Bersalah

Dalam hal ini, kata Dedi, proses pembuktian tersebut akan menghadirkan tim Labfor dan juga hasilnya nanti juga akan ditpantau diawasi dan di monitor Propam Polri dan Humas Polri.

&amp;ldquo;Sesuai perintah Bapak Kapolri, memerintahkan 1 tim dari Div Propam juga dibackup dari Div Humas Polri untuk langsung berangkat ke Sulteng dan Parigi Moutong,&quot; ujar Dedi.


Sebagaimana diketahui, massa berunjuk rasa dengan memblokir jalan di Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Aksi demo berakhir ricuh antara warga dan aparat kepolisian. Satu warga pun tewas tertembak.

Awalnya, ratusan warga yang menolak pertambangan turun ke jalan dan menutup ruas jalan Trans Sulawesi. Aparat kepolisian lalu datang ke lokasi untuk membubarkan aksi demo tutup jalan tersebut.

Polisi membubarkan paksa massa aksi yang berjalan selama 12 jam ini. Hal itu agar jalan bisa digunakan kembali oleh pengguna jalan lainnya.

&amp;ldquo;Karena jalan Trans Sulawesi tidak bisa ditutup, sementara untuk korban yang meninggal Kabid Propam akan turun langsung dan menindak tegas anggota bila melanggar,&amp;rdquo; kata Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rudi Sufaryadi, Minggu (13/2/2022).
</content:encoded></item></channel></rss>
