<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tren Kasus Covid-19 dan Rawat Inap di Jakarta Menurun, Luhut: Tanda-Tanda Mulai Lewati Puncak   </title><description>Kasus aktif maupun rawat inap di wilayah DKI Jakarta mulai menurun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2547028/tren-kasus-covid-19-dan-rawat-inap-di-jakarta-menurun-luhut-tanda-tanda-mulai-lewati-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2547028/tren-kasus-covid-19-dan-rawat-inap-di-jakarta-menurun-luhut-tanda-tanda-mulai-lewati-puncak"/><item><title>Tren Kasus Covid-19 dan Rawat Inap di Jakarta Menurun, Luhut: Tanda-Tanda Mulai Lewati Puncak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2547028/tren-kasus-covid-19-dan-rawat-inap-di-jakarta-menurun-luhut-tanda-tanda-mulai-lewati-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/14/337/2547028/tren-kasus-covid-19-dan-rawat-inap-di-jakarta-menurun-luhut-tanda-tanda-mulai-lewati-puncak</guid><pubDate>Senin 14 Februari 2022 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/14/337/2547028/tren-kasus-covid-19-dan-rawat-inap-di-jakarta-menurun-luhut-tanda-tanda-mulai-lewati-puncak-OOkQFen0he.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/14/337/2547028/tren-kasus-covid-19-dan-rawat-inap-di-jakarta-menurun-luhut-tanda-tanda-mulai-lewati-puncak-OOkQFen0he.jpeg</image><title>Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tren kasus Covid-19 harian, kasus aktif maupun rawat inap di wilayah DKI Jakarta mulai menurun.

Menurut Luhut, tren tersebut adalah tanda-tanda kasus Covid-19 di Ibu Kota mulai melewati puncak. &amp;ldquo;Baik kasus harian, kasus aktif, maupun rawat inap mulai menunjukkan penurunan,&amp;rdquo; kata Luhut saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (14/2/2022).

Namun, Luhut mengatakan peningkatan kasus Covid-19 mulai terjadi di wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Meskipun masih di bawah puncak Delta.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Luhut: Kasus Covid-19 di Banten, Jabar dan Bali Sudah Melewati Puncak Delta
Sementara itu, Luhut mengatakan saat ini jumlah rawat inap di provinsi Jawa-Bali juga lebih rendah dibandingkan saat Delta. Namun yang perlu diwaspadai, kasus Covid-19 mulai meningkat di wilayah luar Jawa-Bali.&amp;ldquo;Pola yang sama juga terlihat di Jawa-Bali, penambahan kasus di Jawa-Bali terlihat melambat, namun terjadi peningkatan kontribusi di luar Jawa Bali,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Dalam 7 hari terakhir, provinsi Banten, Jawa Barat, dan Bali menjadi tiga provinsi yang tren kasusnya lebih tinggi dari puncak Delta,&amp;rdquo; tambah Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tren kasus Covid-19 harian, kasus aktif maupun rawat inap di wilayah DKI Jakarta mulai menurun.

Menurut Luhut, tren tersebut adalah tanda-tanda kasus Covid-19 di Ibu Kota mulai melewati puncak. &amp;ldquo;Baik kasus harian, kasus aktif, maupun rawat inap mulai menunjukkan penurunan,&amp;rdquo; kata Luhut saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (14/2/2022).

Namun, Luhut mengatakan peningkatan kasus Covid-19 mulai terjadi di wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Meskipun masih di bawah puncak Delta.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Luhut: Kasus Covid-19 di Banten, Jabar dan Bali Sudah Melewati Puncak Delta
Sementara itu, Luhut mengatakan saat ini jumlah rawat inap di provinsi Jawa-Bali juga lebih rendah dibandingkan saat Delta. Namun yang perlu diwaspadai, kasus Covid-19 mulai meningkat di wilayah luar Jawa-Bali.&amp;ldquo;Pola yang sama juga terlihat di Jawa-Bali, penambahan kasus di Jawa-Bali terlihat melambat, namun terjadi peningkatan kontribusi di luar Jawa Bali,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Dalam 7 hari terakhir, provinsi Banten, Jawa Barat, dan Bali menjadi tiga provinsi yang tren kasusnya lebih tinggi dari puncak Delta,&amp;rdquo; tambah Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
