<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wagub Ariza Imbau Orangtua Murid Pantau Prokes selama PTM   </title><description>&quot;Ya evaluasi PTM sejauh ini berjalan cukup baik ya tidak ada kendala yang berarti,&quot; kata Ariza</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/15/338/2547509/wagub-ariza-imbau-orangtua-murid-pantau-prokes-selama-ptm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/15/338/2547509/wagub-ariza-imbau-orangtua-murid-pantau-prokes-selama-ptm"/><item><title>Wagub Ariza Imbau Orangtua Murid Pantau Prokes selama PTM   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/15/338/2547509/wagub-ariza-imbau-orangtua-murid-pantau-prokes-selama-ptm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/15/338/2547509/wagub-ariza-imbau-orangtua-murid-pantau-prokes-selama-ptm</guid><pubDate>Selasa 15 Februari 2022 13:14 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/15/338/2547509/wagub-ariza-imbau-orangtua-murid-pantau-prokes-selama-ptm-diojR3yf4p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Ariza (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/15/338/2547509/wagub-ariza-imbau-orangtua-murid-pantau-prokes-selama-ptm-diojR3yf4p.jpg</image><title>Wagub DKI Ariza (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah Ibu Kota sudah berjalan baik.
&quot;Ya evaluasi PTM sejauh ini berjalan cukup baik ya tidak ada kendala yang berarti,&quot; kata Ariza kepada wartawan pada Selasa (15/2/2022).
Namun, ia pun mengimbau kepada orangtua murid agar memantau jalannya protokol kesehatan (prokes) di sekolah.
&quot;Kami minta para orangtua anak-anak memastikan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik,&quot; ujar Ariza menambahkan.
Ariza menyoroti sejumlah prokes yang kerap diabaikan pelajar seperti perjalanan menuju sekolah, terutama menggunakan kendaraan umum.
Baca juga:&amp;nbsp;Klaster Perkantoran Sumbang Kenaikan Covid-19, Wagub Minta Satgas Tingkatkan Pengawasan
Dia pun mengimbau orang tuamurid untuk tetap memantau buah hatinya agar segera pulang ke rumah selepas melakukan PTM di sekolah.
&quot;Terutama dalam perjalanan yang menggunakan kendaraan umum begitu juga setelah pulang dari sekolah. Selesai sekolah segera pulang ke rumah masing-masing jangan mampir-mampir,&quot; ujar Ariza.
Baca juga:&amp;nbsp;Wagub Ariza: Kami Terus Kaji dan Evaluasi Ganjil-Genap
Lebih jauh, politisi Partai Gerindra itu menerangkan bahwa varian Omicron tidak terlalu berbahaya, tetapi penularannya lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta.
&quot;Jangan main-main Omicron memang tidak berbahaya cuma penularannya sangat cepat ya dibandingkan varian Delta,&quot; kata Ariza menegaskan.Diberitakan sebelumnya, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, Pemprov menghormati masukan dari sejumlah masyarakat, asosiasi, dan organisasi terkait penghentian sementara PTM selama satu bulan. Namun, Kemendikbud Ristek per tanggal 4 Februari 2022, telah mengeluarkan kebijakan PTM 100% menjadi menjadi 50%.
Ariza melanjutkan, pihaknya akan melakukan analisis dan evaluasi terkait keamanan dari pelaksanaan PTM 50% selama beberapa waktu ke depan.&quot;Kita coba dulu ini, kedepan efektivitasnya, sejauh mana PTM 50% bisa menurunkan kasus di sekolah. Kita lakukan evaluasi, nanti dari evaluasi itu kita sampaikan ke pemerintah pusat,&quot; kata Ariza kepada wartawan Senin (7/2/2022).
Terkait kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi pada pelajar maupun tenaga pendidik, Ariza memastikan hal tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah.
Baca juga:&amp;nbsp;Yogyakarta Hentikan PTM jika Muncul Kasus Covid-19 di Sekolah</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah Ibu Kota sudah berjalan baik.
&quot;Ya evaluasi PTM sejauh ini berjalan cukup baik ya tidak ada kendala yang berarti,&quot; kata Ariza kepada wartawan pada Selasa (15/2/2022).
Namun, ia pun mengimbau kepada orangtua murid agar memantau jalannya protokol kesehatan (prokes) di sekolah.
&quot;Kami minta para orangtua anak-anak memastikan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik,&quot; ujar Ariza menambahkan.
Ariza menyoroti sejumlah prokes yang kerap diabaikan pelajar seperti perjalanan menuju sekolah, terutama menggunakan kendaraan umum.
Baca juga:&amp;nbsp;Klaster Perkantoran Sumbang Kenaikan Covid-19, Wagub Minta Satgas Tingkatkan Pengawasan
Dia pun mengimbau orang tuamurid untuk tetap memantau buah hatinya agar segera pulang ke rumah selepas melakukan PTM di sekolah.
&quot;Terutama dalam perjalanan yang menggunakan kendaraan umum begitu juga setelah pulang dari sekolah. Selesai sekolah segera pulang ke rumah masing-masing jangan mampir-mampir,&quot; ujar Ariza.
Baca juga:&amp;nbsp;Wagub Ariza: Kami Terus Kaji dan Evaluasi Ganjil-Genap
Lebih jauh, politisi Partai Gerindra itu menerangkan bahwa varian Omicron tidak terlalu berbahaya, tetapi penularannya lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta.
&quot;Jangan main-main Omicron memang tidak berbahaya cuma penularannya sangat cepat ya dibandingkan varian Delta,&quot; kata Ariza menegaskan.Diberitakan sebelumnya, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, Pemprov menghormati masukan dari sejumlah masyarakat, asosiasi, dan organisasi terkait penghentian sementara PTM selama satu bulan. Namun, Kemendikbud Ristek per tanggal 4 Februari 2022, telah mengeluarkan kebijakan PTM 100% menjadi menjadi 50%.
Ariza melanjutkan, pihaknya akan melakukan analisis dan evaluasi terkait keamanan dari pelaksanaan PTM 50% selama beberapa waktu ke depan.&quot;Kita coba dulu ini, kedepan efektivitasnya, sejauh mana PTM 50% bisa menurunkan kasus di sekolah. Kita lakukan evaluasi, nanti dari evaluasi itu kita sampaikan ke pemerintah pusat,&quot; kata Ariza kepada wartawan Senin (7/2/2022).
Terkait kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi pada pelajar maupun tenaga pendidik, Ariza memastikan hal tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah.
Baca juga:&amp;nbsp;Yogyakarta Hentikan PTM jika Muncul Kasus Covid-19 di Sekolah</content:encoded></item></channel></rss>
