<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Bandang di Cimahi, 181 Rumah Rusak dan 509 Warga Mengungsi</title><description>Sebanyak 181 rumah warga rusak imbas banjir bandang di Cimahi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/16/340/2548437/banjir-bandang-di-cimahi-181-rumah-rusak-dan-509-warga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/16/340/2548437/banjir-bandang-di-cimahi-181-rumah-rusak-dan-509-warga-mengungsi"/><item><title>Banjir Bandang di Cimahi, 181 Rumah Rusak dan 509 Warga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/16/340/2548437/banjir-bandang-di-cimahi-181-rumah-rusak-dan-509-warga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/16/340/2548437/banjir-bandang-di-cimahi-181-rumah-rusak-dan-509-warga-mengungsi</guid><pubDate>Rabu 16 Februari 2022 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/16/340/2548437/banjir-bandang-di-cimahi-181-rumah-rusak-dan-509-warga-mengungsi-YAsffvSIKs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir terjang Cimahi. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/16/340/2548437/banjir-bandang-di-cimahi-181-rumah-rusak-dan-509-warga-mengungsi-YAsffvSIKs.jpg</image><title>Banjir terjang Cimahi. (Ist)</title></images><description>CIMAHI - Sebanyak 181 rumah di Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami rusak ringan dan sedang akibat terendam banjir pada Selasa (15/2/2022) sore.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, dari jumlah tersebut, 6 rumah rusak sedang dan 175 lainnya rusak ringan.

&quot;Total rumah yang terdampak akibat banjir pada Selasa sore ada 181 rumah yang didominasi rusak ringan,&quot; kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Asep Bachtiar, Rabu (16/2/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8xNi8xLzE0NTA2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurutnya, rumah-rumah warga yang rusak itu tersebar di berbagai wilayah. Seperti di Kelurahan Padasuka, Kelurahan Citeureup, dan Kelurahan Cipageran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut hanya ada sejumlah warga yang sempat mengungsi.

Tercatat ada sebanyak 167 Kepala Keluarga (KK) dengan 509 jiwa sempat mengungsi akibat kerusakan tersebut, yang disebabkan rumahnya tergenang. Kebanyakan warga mengungsi karena dinding rumahnya ada yang jebol.

BACA JUGA:Banjir Bandang Terjang Sumbawa, Ratusan Rumah Rusak dan 3 Jembatan Putus

&quot;Mereka yang terdampak itu mengungsi ke keluarganya atau saudaranya yang lebih aman, untuk menghindari banjir susulan,&quot; ujarnya.


Ia mengatakan, faktor penyebab banjir tersebut dikarenakan curah hujan yang tinggi di wilayah utara. Kondisi drainase juga tidak mampu untuk menampung air hingga meluber ke jalan hingga permukikan warga.

&quot;Petugas kami sudah langsung terjun ke lapangan mengirimkan bantuan logistik sesuai arahan Pak Plt. Seperti mengirimkan keperluan mendasar, terpal, tikar, air mineral, mi instan untuk rumah yang tidak bisa ditempati,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>CIMAHI - Sebanyak 181 rumah di Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami rusak ringan dan sedang akibat terendam banjir pada Selasa (15/2/2022) sore.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, dari jumlah tersebut, 6 rumah rusak sedang dan 175 lainnya rusak ringan.

&quot;Total rumah yang terdampak akibat banjir pada Selasa sore ada 181 rumah yang didominasi rusak ringan,&quot; kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Asep Bachtiar, Rabu (16/2/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8xNi8xLzE0NTA2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurutnya, rumah-rumah warga yang rusak itu tersebar di berbagai wilayah. Seperti di Kelurahan Padasuka, Kelurahan Citeureup, dan Kelurahan Cipageran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut hanya ada sejumlah warga yang sempat mengungsi.

Tercatat ada sebanyak 167 Kepala Keluarga (KK) dengan 509 jiwa sempat mengungsi akibat kerusakan tersebut, yang disebabkan rumahnya tergenang. Kebanyakan warga mengungsi karena dinding rumahnya ada yang jebol.

BACA JUGA:Banjir Bandang Terjang Sumbawa, Ratusan Rumah Rusak dan 3 Jembatan Putus

&quot;Mereka yang terdampak itu mengungsi ke keluarganya atau saudaranya yang lebih aman, untuk menghindari banjir susulan,&quot; ujarnya.


Ia mengatakan, faktor penyebab banjir tersebut dikarenakan curah hujan yang tinggi di wilayah utara. Kondisi drainase juga tidak mampu untuk menampung air hingga meluber ke jalan hingga permukikan warga.

&quot;Petugas kami sudah langsung terjun ke lapangan mengirimkan bantuan logistik sesuai arahan Pak Plt. Seperti mengirimkan keperluan mendasar, terpal, tikar, air mineral, mi instan untuk rumah yang tidak bisa ditempati,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
