<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ungkap Kondisi Kesehatannya, Ratu Elizabeth: Saya Tidak Bisa Bergerak</title><description>Ratu Elizabeth II telah mengurangi beban tugasnya setelah sempat dirawat di rumah sakit tahun lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/17/18/2548858/ungkap-kondisi-kesehatannya-ratu-elizabeth-saya-tidak-bisa-bergerak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/17/18/2548858/ungkap-kondisi-kesehatannya-ratu-elizabeth-saya-tidak-bisa-bergerak"/><item><title>Ungkap Kondisi Kesehatannya, Ratu Elizabeth: Saya Tidak Bisa Bergerak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/17/18/2548858/ungkap-kondisi-kesehatannya-ratu-elizabeth-saya-tidak-bisa-bergerak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/17/18/2548858/ungkap-kondisi-kesehatannya-ratu-elizabeth-saya-tidak-bisa-bergerak</guid><pubDate>Kamis 17 Februari 2022 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/18/2548858/ungkap-kondisi-kesehatannya-ratu-elizabeth-saya-tidak-bisa-bergerak-SXjJn5nOBC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratu Elizabeth II. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/18/2548858/ungkap-kondisi-kesehatannya-ratu-elizabeth-saya-tidak-bisa-bergerak-SXjJn5nOBC.jpg</image><title>Ratu Elizabeth II. </title></images><description>LONDON - Ratu Elizabeth II telah membuat pengakuan langka tentang kondisi kesehatannya selama audiensi dengan sekretaris dinas pertahanan yang meninggalkan jabatan dan penggantinya di Kastil Windsor pada Rabu (16/2/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kerabat Ratu Elizabeth yang Diklaim Miliki Nama Terpanjang di Dunia, Punya 7 Kata

Sebuah video pendek yang dirilis setelah pertemuan monarki berusia 95 tahun dengan Laksamana Muda James Macleod dan Mayor Jenderal Eldon Millar menunjukkan Sang Ratu bersandar pada tongkat dan menyambut tamunya. Menjawab pertanyaan pengunjung tentang bagaimana perasaannya, Elizabeth menjawab: &quot;Seperti yang Anda lihat, saya tidak bisa bergerak,&quot; dan menunjuk ke kaki kirinya.&amp;nbsp;
Menurut media Inggris, pernyataan ratu dipahami berarti dia merasa kaku daripada sakit atau terluka, demikian diwartakan RT.
Pertemuan dengan Macleod dan Millar adalah pertemuan langsung pertama Ratu menyusul digaan infeksi Covid-19 di kalangan keluarga Kerajaan baru-baru ini.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Banyak Tekanan dari Ratu Elizabeth dan Charles, Pangeran Andrew Bayar Rp232 Miliar Selesaikan Kasus Pelecehan Seks

Beberapa hari yang lalu, putranya dan pewaris takhta, Pangeran Charles, dan istrinya Camilla dinyatakan positif mengidap virus corona, tak lama setelah bertemu dengan ratu. Istana Buckingham menolak mengomentari hasil tes Ratu Elizabeth, hanya bahwa mengatakan dia tidak menunjukkan gejala apa pun.
Tahun lalu, sang ratu, yang sempat dirawat di rumah sakit pada Oktober, membatasi beban kerja resminya selama beberapa minggu mengikuti saran dari dokternya. Cedera punggung kemudian memaksanya melewatkan kebaktian Remembrance Sunday pada November.
Tahun ini menandai peringatan 70 tahun aksesi ratu ke takhta Inggris. Namun, sejauh ini peristiwa penting tersebut telah dibayangi oleh serangkaian skandal yang melibatkan berbagai anggota keluarga kerajaan, terutama gugatan pelecehan seksual terhadap putra kedua raja, Pangeran Andrew.
Pada Rabu, hanya sehari setelah Pangeran Andrew menyetujui penyelesaian secara dengan penuduhnya, Virginia Giuffre, Polisi Metropolitan mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan atas laporan bahwa salah satu badan amal Pangeran Charles menawarkan penghargaan dan kewarganegaraan kepada pengusaha Saudi dengan imbalan sumbangan.</description><content:encoded>LONDON - Ratu Elizabeth II telah membuat pengakuan langka tentang kondisi kesehatannya selama audiensi dengan sekretaris dinas pertahanan yang meninggalkan jabatan dan penggantinya di Kastil Windsor pada Rabu (16/2/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kerabat Ratu Elizabeth yang Diklaim Miliki Nama Terpanjang di Dunia, Punya 7 Kata

Sebuah video pendek yang dirilis setelah pertemuan monarki berusia 95 tahun dengan Laksamana Muda James Macleod dan Mayor Jenderal Eldon Millar menunjukkan Sang Ratu bersandar pada tongkat dan menyambut tamunya. Menjawab pertanyaan pengunjung tentang bagaimana perasaannya, Elizabeth menjawab: &quot;Seperti yang Anda lihat, saya tidak bisa bergerak,&quot; dan menunjuk ke kaki kirinya.&amp;nbsp;
Menurut media Inggris, pernyataan ratu dipahami berarti dia merasa kaku daripada sakit atau terluka, demikian diwartakan RT.
Pertemuan dengan Macleod dan Millar adalah pertemuan langsung pertama Ratu menyusul digaan infeksi Covid-19 di kalangan keluarga Kerajaan baru-baru ini.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Banyak Tekanan dari Ratu Elizabeth dan Charles, Pangeran Andrew Bayar Rp232 Miliar Selesaikan Kasus Pelecehan Seks

Beberapa hari yang lalu, putranya dan pewaris takhta, Pangeran Charles, dan istrinya Camilla dinyatakan positif mengidap virus corona, tak lama setelah bertemu dengan ratu. Istana Buckingham menolak mengomentari hasil tes Ratu Elizabeth, hanya bahwa mengatakan dia tidak menunjukkan gejala apa pun.
Tahun lalu, sang ratu, yang sempat dirawat di rumah sakit pada Oktober, membatasi beban kerja resminya selama beberapa minggu mengikuti saran dari dokternya. Cedera punggung kemudian memaksanya melewatkan kebaktian Remembrance Sunday pada November.
Tahun ini menandai peringatan 70 tahun aksesi ratu ke takhta Inggris. Namun, sejauh ini peristiwa penting tersebut telah dibayangi oleh serangkaian skandal yang melibatkan berbagai anggota keluarga kerajaan, terutama gugatan pelecehan seksual terhadap putra kedua raja, Pangeran Andrew.
Pada Rabu, hanya sehari setelah Pangeran Andrew menyetujui penyelesaian secara dengan penuduhnya, Virginia Giuffre, Polisi Metropolitan mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan atas laporan bahwa salah satu badan amal Pangeran Charles menawarkan penghargaan dan kewarganegaraan kepada pengusaha Saudi dengan imbalan sumbangan.</content:encoded></item></channel></rss>
