<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>763 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bogor Positif Covid-19</title><description>Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 763 tenaga kesehatan (nakes) tekonfirmasi positif Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/17/338/2548951/763-tenaga-kesehatan-di-kabupaten-bogor-positif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/17/338/2548951/763-tenaga-kesehatan-di-kabupaten-bogor-positif-covid-19"/><item><title>763 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bogor Positif Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/17/338/2548951/763-tenaga-kesehatan-di-kabupaten-bogor-positif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/17/338/2548951/763-tenaga-kesehatan-di-kabupaten-bogor-positif-covid-19</guid><pubDate>Kamis 17 Februari 2022 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/338/2548951/763-tenaga-kesehatan-di-kabupaten-bogor-positif-covid-19-YiRs8b23pM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/338/2548951/763-tenaga-kesehatan-di-kabupaten-bogor-positif-covid-19-YiRs8b23pM.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>BOGOR - Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 763 tenaga kesehatan (nakes) tekonfirmasi positif Covid-19. Jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa pekan lalu.
&quot;Ditambah minggu-minggu ini karena angkanya juga cukup tinggi. Jadi sekitar 763 tenaga kesehatan terpapar dari 2.800-an,&quot; kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, Kamis (17/2/2022).
Ade Yasin menambahkan, rata-rata para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu tanpa gejala. Mereka hanya butuh istirahat dan isolasi mandiri.
&quot;Rata-rata tak bergejala, tapi mereka harus isolasi. Jadi isoman butuh waktu kira-kira seminggu atau sepuluh hari. (Sudah sembuh) sekitar 150 orang. Baru minggu-minggu ini ya yang pertambahannya. Karena pertambahan ini cukup besar karena hasil tes. Jadi ketika anda kena, istri dites, anak dites, satu rumah dites, lalu teman kerja dites,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:Bertambah 63.956, Ini Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini
Meski menjadi berkurang, tambah Ade Yasin, pihaknya tetap memaksimalkan tenaga kesehatan yang ada. Temasuk bantuan dari instansi lainnya seperti TNI-Polri, perusahaan dan rumah sakit.
&quot;Kita dibantu oleh TNI-Polri ada tenaga kesehatannya dan organisasi profesi seperti ini perusahaan-perusahaan yang punya tenaga kesehatan dan lain-lain kita maksimalkan aja nakes yang ada termasuk klinik dan rumah sakit,&quot; pungkas Ade Yasin.</description><content:encoded>BOGOR - Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 763 tenaga kesehatan (nakes) tekonfirmasi positif Covid-19. Jumlah tersebut mengalami peningkatan cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa pekan lalu.
&quot;Ditambah minggu-minggu ini karena angkanya juga cukup tinggi. Jadi sekitar 763 tenaga kesehatan terpapar dari 2.800-an,&quot; kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, Kamis (17/2/2022).
Ade Yasin menambahkan, rata-rata para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 itu tanpa gejala. Mereka hanya butuh istirahat dan isolasi mandiri.
&quot;Rata-rata tak bergejala, tapi mereka harus isolasi. Jadi isoman butuh waktu kira-kira seminggu atau sepuluh hari. (Sudah sembuh) sekitar 150 orang. Baru minggu-minggu ini ya yang pertambahannya. Karena pertambahan ini cukup besar karena hasil tes. Jadi ketika anda kena, istri dites, anak dites, satu rumah dites, lalu teman kerja dites,&quot; ungkapnya.
BACA JUGA:Bertambah 63.956, Ini Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini
Meski menjadi berkurang, tambah Ade Yasin, pihaknya tetap memaksimalkan tenaga kesehatan yang ada. Temasuk bantuan dari instansi lainnya seperti TNI-Polri, perusahaan dan rumah sakit.
&quot;Kita dibantu oleh TNI-Polri ada tenaga kesehatannya dan organisasi profesi seperti ini perusahaan-perusahaan yang punya tenaga kesehatan dan lain-lain kita maksimalkan aja nakes yang ada termasuk klinik dan rumah sakit,&quot; pungkas Ade Yasin.</content:encoded></item></channel></rss>
