<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Samarinda Surut, Warga Diminta Waspada Potensi Banjir Susulan</title><description>Banjir yang merendam 2 kelurahan di Kecamatan Palaran, Samarinda, telah surut.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/17/340/2548494/banjir-di-samarinda-surut-warga-diminta-waspada-potensi-banjir-susulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/17/340/2548494/banjir-di-samarinda-surut-warga-diminta-waspada-potensi-banjir-susulan"/><item><title>Banjir di Samarinda Surut, Warga Diminta Waspada Potensi Banjir Susulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/17/340/2548494/banjir-di-samarinda-surut-warga-diminta-waspada-potensi-banjir-susulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/17/340/2548494/banjir-di-samarinda-surut-warga-diminta-waspada-potensi-banjir-susulan</guid><pubDate>Kamis 17 Februari 2022 05:41 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/340/2548494/banjir-di-samarinda-surut-warga-diminta-waspada-potensi-banjir-susulan-PTsvTaXBCX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir yang menggenangi Samarinda telah surut. (BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/340/2548494/banjir-di-samarinda-surut-warga-diminta-waspada-potensi-banjir-susulan-PTsvTaXBCX.jpeg</image><title>Banjir yang menggenangi Samarinda telah surut. (BNPB)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua kelurahan di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terdampak banjir sejak Selasa (15/2/2022). Berdasarkan pantauan BPBD setempat, tinggi muka air di wilayah Rawa Makmur sudah menurun yakni berkisar 30100 cm.

&quot;Dua wilayah terdampak banjir sejak pukul 22.30 WIB yaitu Kelurahan Rawa Makmur dan Bukuan. BPBD setempat menyebutkan sebanyak 290 KK di dua kelurahan terdampak peristiwa tersebut,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.

Ia menyebutkan, insiden yang terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Palaran tidak menyebabkan warga mengungsi.

&quot;Meskipun demikian warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan personel BPBD tetap bersiaga untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk,&quot; tuturnya.

Abdul mengatakan, kerugian material teridentifikasi pada perumahan warga 295 unit, fasilitas pendidikan 6 unit, tempat ibadah 2 unit dan puskesmas 1 unit. BPBD Kota Samarinda belum mendeskripsikan tingkat kerusakan akibat banjir tersebut.

BACA JUGA:Hulu Sungai Cileungsi Siaga I, Sejumlah Perumahan Waspada Banjir

&quot;BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk siap siaga dan waspada. Prakiraan cuaca Kecamatan Palaran masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan-hujan petir pada Kamis (17/2). Kesiapsiagaan komunitas sangat penting untuk mengantisipasi dampak banjir, seperti penyiapan tempat evakuasi sementara dengan penerapan protokol kesehatan,&quot; ujarnya.


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua kelurahan di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terdampak banjir sejak Selasa (15/2/2022). Berdasarkan pantauan BPBD setempat, tinggi muka air di wilayah Rawa Makmur sudah menurun yakni berkisar 30100 cm.

&quot;Dua wilayah terdampak banjir sejak pukul 22.30 WIB yaitu Kelurahan Rawa Makmur dan Bukuan. BPBD setempat menyebutkan sebanyak 290 KK di dua kelurahan terdampak peristiwa tersebut,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.

Ia menyebutkan, insiden yang terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Palaran tidak menyebabkan warga mengungsi.

&quot;Meskipun demikian warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan personel BPBD tetap bersiaga untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk,&quot; tuturnya.

Abdul mengatakan, kerugian material teridentifikasi pada perumahan warga 295 unit, fasilitas pendidikan 6 unit, tempat ibadah 2 unit dan puskesmas 1 unit. BPBD Kota Samarinda belum mendeskripsikan tingkat kerusakan akibat banjir tersebut.

BACA JUGA:Hulu Sungai Cileungsi Siaga I, Sejumlah Perumahan Waspada Banjir

&quot;BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk siap siaga dan waspada. Prakiraan cuaca Kecamatan Palaran masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan-hujan petir pada Kamis (17/2). Kesiapsiagaan komunitas sangat penting untuk mengantisipasi dampak banjir, seperti penyiapan tempat evakuasi sementara dengan penerapan protokol kesehatan,&quot; ujarnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
