<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas : Status Hitam di PeduliLindungi Otomatis Akan Hilang H+10 Pasca Isolasi</title><description>Status hitam di aplikasi PeduliLindungi akan otomatis hilang H+10 pasca isolasi, tanpa tes polymerase chain reaction&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/18/337/2549297/satgas-status-hitam-di-pedulilindungi-otomatis-akan-hilang-h-10-pasca-isolasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/18/337/2549297/satgas-status-hitam-di-pedulilindungi-otomatis-akan-hilang-h-10-pasca-isolasi"/><item><title>Satgas : Status Hitam di PeduliLindungi Otomatis Akan Hilang H+10 Pasca Isolasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/18/337/2549297/satgas-status-hitam-di-pedulilindungi-otomatis-akan-hilang-h-10-pasca-isolasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/18/337/2549297/satgas-status-hitam-di-pedulilindungi-otomatis-akan-hilang-h-10-pasca-isolasi</guid><pubDate>Jum'at 18 Februari 2022 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/18/337/2549297/satgas-status-hitam-di-pedulilindungi-otomatis-akan-hilang-h-10-pasca-isolasi-TrRy54k0H3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita (foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/18/337/2549297/satgas-status-hitam-di-pedulilindungi-otomatis-akan-hilang-h-10-pasca-isolasi-TrRy54k0H3.jpg</image><title>Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita (foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Status hitam di aplikasi PeduliLindungi akan otomatis hilang H+10 pasca isolasi, tanpa tes polymerase chain reaction (PCR), hal itu dikatakan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

&amp;ldquo;Status hitam ini dapat hilang pada kasus positif yang telah melakukan isolasi dan melakukan tes PCR ulang minimal pada H+5 dan H+6 setelah positif berturut-turut dengan hasil negatif atau tanpa tes ulang status hitam otomatis selesai pada H+10,&amp;rdquo; kata Wiku dikutip dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022).
BACA JUGA:BPBD DKI: Hanya 12% Tempat Tidur di Lokasi Isolasi Terpadu yang Terpakai&amp;nbsp;
Wiku pun menegaskan, bahwa pasien terkonfirmasi Covid-19 akan mendapatkan status warna hitam di aplikasi Peduli Lindungi dan dipastikan tidak dapat masuk atau beraktivitas di dalam fasilitas publik.

&amp;ldquo;Selain itu masyarakat perlu mengetahui bahwa pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 kontak eratnya akan mendapatkan status warna hitam pada aplikasi pedulilindungi sehingga tidak dapat masuk atau beraktivitas di dalam fasilitas publik,&amp;rdquo; tegas Wiku.
BACA JUGA:46 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata TMII
Wiku mengaku optimis bahwa tren kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air segera landai. &amp;ldquo;Kita semua berharap kita dapat segera melandaikan tren kenaikan kasus Covid-19 ini khususnya bagi masyarakat yang sehat perlu proteksi lebih ketat dan menyeluruh dari segala aspek.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Kita tidak bisa mengandalkan satu intervensi saja karena penularan Covid-19 semakin masif dan cepat. Upaya ini juga akan mengurangi beban fasilitas Kesehatan maupun kebutuhan pengobatan sehingga semakin terkendali,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Status hitam di aplikasi PeduliLindungi akan otomatis hilang H+10 pasca isolasi, tanpa tes polymerase chain reaction (PCR), hal itu dikatakan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

&amp;ldquo;Status hitam ini dapat hilang pada kasus positif yang telah melakukan isolasi dan melakukan tes PCR ulang minimal pada H+5 dan H+6 setelah positif berturut-turut dengan hasil negatif atau tanpa tes ulang status hitam otomatis selesai pada H+10,&amp;rdquo; kata Wiku dikutip dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022).
BACA JUGA:BPBD DKI: Hanya 12% Tempat Tidur di Lokasi Isolasi Terpadu yang Terpakai&amp;nbsp;
Wiku pun menegaskan, bahwa pasien terkonfirmasi Covid-19 akan mendapatkan status warna hitam di aplikasi Peduli Lindungi dan dipastikan tidak dapat masuk atau beraktivitas di dalam fasilitas publik.

&amp;ldquo;Selain itu masyarakat perlu mengetahui bahwa pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 kontak eratnya akan mendapatkan status warna hitam pada aplikasi pedulilindungi sehingga tidak dapat masuk atau beraktivitas di dalam fasilitas publik,&amp;rdquo; tegas Wiku.
BACA JUGA:46 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata TMII
Wiku mengaku optimis bahwa tren kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air segera landai. &amp;ldquo;Kita semua berharap kita dapat segera melandaikan tren kenaikan kasus Covid-19 ini khususnya bagi masyarakat yang sehat perlu proteksi lebih ketat dan menyeluruh dari segala aspek.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Kita tidak bisa mengandalkan satu intervensi saja karena penularan Covid-19 semakin masif dan cepat. Upaya ini juga akan mengurangi beban fasilitas Kesehatan maupun kebutuhan pengobatan sehingga semakin terkendali,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
