<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Petani Tersambar Petir saat Petik Kopi, 2 Tewas</title><description>Empat petani tersambar petir ketika berteduh saat memetik kopi, 2 di antaranya tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/22/340/2550974/4-petani-tersambar-petir-saat-petik-kopi-2-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/22/340/2550974/4-petani-tersambar-petir-saat-petik-kopi-2-tewas"/><item><title>4 Petani Tersambar Petir saat Petik Kopi, 2 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/22/340/2550974/4-petani-tersambar-petir-saat-petik-kopi-2-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/22/340/2550974/4-petani-tersambar-petir-saat-petik-kopi-2-tewas</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2022 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Febriansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/22/340/2550974/4-petani-tersambar-petir-saat-petik-kopi-2-tewas-dPeJTEzjAr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua petani tewas tersambar petir saat memetik kopi. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/22/340/2550974/4-petani-tersambar-petir-saat-petik-kopi-2-tewas-dPeJTEzjAr.jpg</image><title>Dua petani tewas tersambar petir saat memetik kopi. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>MUARADUA - Empat petani, warga Desa Lubuk Liku Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), tersambar petir saat tengah memetik kopi. Peristiwa itu terjadi pada Senin (21/2) sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Kepala Desa Lubuk Liku, Zul Amri mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, mereka berlima pergi ke perkebunan untuk memetik kopi yang sudah matang. Namun, karena hujan disertai petir, mereka terpaksa berteduh di pondok sekitar kebun.

&quot;Sesudah hujan sekitar pukul 15.30 WIB barulah mereka melanjutkan niatnya untuk memetik kopi. Namun, seorang petani bernama Herman memisahkan diri dari teman temannya karena pergi mencari rumput untuk makanan kambing,&quot; ujar Zul Amri saat dihubungi, Selasa (22/2/2022).

Usai mencari makanan kambing dan kembali ke pondok, Herman dikejutkan dengan keempat rekannya terkapar tak sadarkan diri dan telah melepuh seperti tersambar petir.

BACA JUGA:Cari Ikan saat Hujan Deras, Pria Paruh Baya Tewas Tersambar Petir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Waktu dia (Herman) kembali ke pondok, teman-temannya sudah terkapar, bergeletakan dan langsung berlari memberi kabar ke warga desa,&quot; ucapnya.


Saat warga desa menuju ke lokasi pondok tersebut, Zul Amri melanjutkan, dua dari empat petani telah meninggal dunia di lokasi kejadian dengan tubuh gosong dan melepuh. Sementara dua orang lainnya sekarat dan langsung dievakuasi ke RSUD Muaradua dan Puskesmas terdekat.

&quot;Dua petani yang meninggal dunia akibat tersambar petir yakni Toni (47) dan Hairul Ahmadi (40). Sedangkan dua petani lainnya yakni Endang Syaputra (31) serta Agus Riyadi (33) selamat. Kini sedang mendapat perawatan intensif,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>MUARADUA - Empat petani, warga Desa Lubuk Liku Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), tersambar petir saat tengah memetik kopi. Peristiwa itu terjadi pada Senin (21/2) sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Kepala Desa Lubuk Liku, Zul Amri mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, mereka berlima pergi ke perkebunan untuk memetik kopi yang sudah matang. Namun, karena hujan disertai petir, mereka terpaksa berteduh di pondok sekitar kebun.

&quot;Sesudah hujan sekitar pukul 15.30 WIB barulah mereka melanjutkan niatnya untuk memetik kopi. Namun, seorang petani bernama Herman memisahkan diri dari teman temannya karena pergi mencari rumput untuk makanan kambing,&quot; ujar Zul Amri saat dihubungi, Selasa (22/2/2022).

Usai mencari makanan kambing dan kembali ke pondok, Herman dikejutkan dengan keempat rekannya terkapar tak sadarkan diri dan telah melepuh seperti tersambar petir.

BACA JUGA:Cari Ikan saat Hujan Deras, Pria Paruh Baya Tewas Tersambar Petir&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Waktu dia (Herman) kembali ke pondok, teman-temannya sudah terkapar, bergeletakan dan langsung berlari memberi kabar ke warga desa,&quot; ucapnya.


Saat warga desa menuju ke lokasi pondok tersebut, Zul Amri melanjutkan, dua dari empat petani telah meninggal dunia di lokasi kejadian dengan tubuh gosong dan melepuh. Sementara dua orang lainnya sekarat dan langsung dievakuasi ke RSUD Muaradua dan Puskesmas terdekat.

&quot;Dua petani yang meninggal dunia akibat tersambar petir yakni Toni (47) dan Hairul Ahmadi (40). Sedangkan dua petani lainnya yakni Endang Syaputra (31) serta Agus Riyadi (33) selamat. Kini sedang mendapat perawatan intensif,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
