<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Prabu Siliwangi Mengaku dari Kerajaan Sunda untuk Jalin Hubungan dengan Portugis</title><description>Prabu Siliwangi mengaku dari Kerajaan Sunda saat menjalin hubungan dengan Portugis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/337/2551910/ketika-prabu-siliwangi-mengaku-dari-kerajaan-sunda-untuk-jalin-hubungan-dengan-portugis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/24/337/2551910/ketika-prabu-siliwangi-mengaku-dari-kerajaan-sunda-untuk-jalin-hubungan-dengan-portugis"/><item><title>Ketika Prabu Siliwangi Mengaku dari Kerajaan Sunda untuk Jalin Hubungan dengan Portugis</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/337/2551910/ketika-prabu-siliwangi-mengaku-dari-kerajaan-sunda-untuk-jalin-hubungan-dengan-portugis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/24/337/2551910/ketika-prabu-siliwangi-mengaku-dari-kerajaan-sunda-untuk-jalin-hubungan-dengan-portugis</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/23/337/2551910/ketika-prabu-siliwangi-mengaku-dari-kerajaan-sunda-untuk-jalin-hubungan-dengan-portugis-Tmi5s1J7Ip.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Raja Pajajaran Prabu Siliwangi (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/23/337/2551910/ketika-prabu-siliwangi-mengaku-dari-kerajaan-sunda-untuk-jalin-hubungan-dengan-portugis-Tmi5s1J7Ip.jpg</image><title>Raja Pajajaran Prabu Siliwangi (Ist)</title></images><description>KERAJAAN Pajajaran di bawah pimpinan Sri Baduga yang bergelar Prabu Siliwangi memiliki hubungan baik dengan Portugis. Namun, dalam menjalin hubungan dengan Portugis itu, Prabu Siliwangi mengaku dari Kerajaan Sunda.


Hal ini tentu cukup unik dan tidak diketahui banyak orang. Prabu Siliwangi memilih untuk menyebut sebagai orang dari Kerajaan Sunda ketimbang Pajajaran saat saling bertukar menukar utusan dengan Portugis.


Melalui bandar, para pedagang dari mancanegara bersatu menukarkan barang yang dibawa. Sementara pihak kerajaan memfilter segalanya dan membelinya sesuai dengan kebutuhan sehari-hari rakyatnya.

BACA JUGA:Siapakah Prabu Siliwangi?&amp;nbsp;

Hal itu sebagaimana dikisahkan dalam buku &quot;Hitam Putih Pajajaran : dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran&quot; tulisan Fery Taufiq El Jaquene, keduanya kerap bertukar utusan. Portugis saat itu memang tengah menjalin komunikasi intens dengan sejumlah pihak.


Saat itu Portugis menguasai Malaka. Hubungan bilateral antara Portugis dan Pajajaran pada 1513 Masehi cukup intensif dan mesra.

Beberapa partner dalam perdagangan via laut, yaitu China, Keling, Persia, Mesir, Champa, Madinah, Pahang, Kalimantan, Jawa, dan beberapa puluh kerajaan yang ada di Bumi Nusantara lainnya, termasuk Pajajaran.

Bahkan untuk memperlancar hubungan kedua daerah ini, dalam naskah kuno kropak 630 Sanghyang Siksakandang Karesian, telah mempersiapkan sosok &quot;Jurubasa Darmamurcaya&quot; atau juru penerang Bahasa, yang spesialis menguasai ahli bahasa dan penerjemah bahasa.
</description><content:encoded>KERAJAAN Pajajaran di bawah pimpinan Sri Baduga yang bergelar Prabu Siliwangi memiliki hubungan baik dengan Portugis. Namun, dalam menjalin hubungan dengan Portugis itu, Prabu Siliwangi mengaku dari Kerajaan Sunda.


Hal ini tentu cukup unik dan tidak diketahui banyak orang. Prabu Siliwangi memilih untuk menyebut sebagai orang dari Kerajaan Sunda ketimbang Pajajaran saat saling bertukar menukar utusan dengan Portugis.


Melalui bandar, para pedagang dari mancanegara bersatu menukarkan barang yang dibawa. Sementara pihak kerajaan memfilter segalanya dan membelinya sesuai dengan kebutuhan sehari-hari rakyatnya.

BACA JUGA:Siapakah Prabu Siliwangi?&amp;nbsp;

Hal itu sebagaimana dikisahkan dalam buku &quot;Hitam Putih Pajajaran : dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran&quot; tulisan Fery Taufiq El Jaquene, keduanya kerap bertukar utusan. Portugis saat itu memang tengah menjalin komunikasi intens dengan sejumlah pihak.


Saat itu Portugis menguasai Malaka. Hubungan bilateral antara Portugis dan Pajajaran pada 1513 Masehi cukup intensif dan mesra.

Beberapa partner dalam perdagangan via laut, yaitu China, Keling, Persia, Mesir, Champa, Madinah, Pahang, Kalimantan, Jawa, dan beberapa puluh kerajaan yang ada di Bumi Nusantara lainnya, termasuk Pajajaran.

Bahkan untuk memperlancar hubungan kedua daerah ini, dalam naskah kuno kropak 630 Sanghyang Siksakandang Karesian, telah mempersiapkan sosok &quot;Jurubasa Darmamurcaya&quot; atau juru penerang Bahasa, yang spesialis menguasai ahli bahasa dan penerjemah bahasa.
</content:encoded></item></channel></rss>
