<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadinkes DKI Sebut Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 Baru 3.000</title><description>Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengimbau warga di Jakarta tak perlu panik meski angka Covid-19 mengalami kenaikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552174/kadinkes-dki-sebut-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-baru-3-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552174/kadinkes-dki-sebut-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-baru-3-000"/><item><title>Kadinkes DKI Sebut Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 Baru 3.000</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552174/kadinkes-dki-sebut-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-baru-3-000</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552174/kadinkes-dki-sebut-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-baru-3-000</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/24/338/2552174/kadinkes-dki-sebut-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-baru-3-000-hnC6fzlbDD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rumah sakit Covid-19 (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/24/338/2552174/kadinkes-dki-sebut-keterisian-tempat-tidur-pasien-covid-19-baru-3-000-hnC6fzlbDD.jpg</image><title>Ilustrasi rumah sakit Covid-19 (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengimbau warga di Jakarta tak perlu panik meski angka Covid-19 mengalami kenaikan. Sebab, ketersediaan bed occupancy ratio (BOR) masih baru terisi di angka 3.000.
&quot;Keterpakaian tempat tidur yang disiapkan terpakai di bawah 30 persen atau 3.000, beda tahun lalu saya siapkan 12 ribu (BOR) terpakai 95 persen. Jadi, ini pesan terus digemakan warga tidak perlu panik, tapi perlu waspada, tetap prokes,&quot; ujarnya pda wartawan, Rabu (23/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kebut Vaksinasi Booster, DKI Siapkan Skema Lansia dan Komorbid Disuntik Tanpa Tunggu 6 Bulan
Dia mengatakan, Covid-19 merupakan penyakit yang relatif baru dan dari data Dinkes DKI tahun 2021 lalu angka kasus Covid-19 tertinggi pernah mencapai 14.600 per hari. Lalu, di 2022 ini angka kasus Covid-19 tertinggi pernah mencapai 15.800 per hari pada 6 Februari 2022 kemarin, yang mana melampaui angka tertinggi di tahun lalu.
&quot;Namun, saat ini semakin turun sehari sekitar 5.000 dan yang penting bahwa meski 15 ribu lebih tetapi tingkat keterpakaian tempat tidur di rumah sakit baru terpakai 3.000,&quot; ujarnya.
Dia menambahkan, penurunan angka BOR itu terjadi lantaran warga di Jakarta sudah memiliki antibodi yang tinggi pasca divaksinasi dosis pertama, kedua, hingga vaksin booster yang tengah digencarkan itu. Dengan begitu, meski ada warga yang terinfeksi Covid-19 lantaran telah tervaksin dengan baik, implementasi dan manisfestasi klinisnya pun lebih ringan. (Ari)
Baca Juga:&amp;nbsp;Bertambah 462, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 62.008</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengimbau warga di Jakarta tak perlu panik meski angka Covid-19 mengalami kenaikan. Sebab, ketersediaan bed occupancy ratio (BOR) masih baru terisi di angka 3.000.
&quot;Keterpakaian tempat tidur yang disiapkan terpakai di bawah 30 persen atau 3.000, beda tahun lalu saya siapkan 12 ribu (BOR) terpakai 95 persen. Jadi, ini pesan terus digemakan warga tidak perlu panik, tapi perlu waspada, tetap prokes,&quot; ujarnya pda wartawan, Rabu (23/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kebut Vaksinasi Booster, DKI Siapkan Skema Lansia dan Komorbid Disuntik Tanpa Tunggu 6 Bulan
Dia mengatakan, Covid-19 merupakan penyakit yang relatif baru dan dari data Dinkes DKI tahun 2021 lalu angka kasus Covid-19 tertinggi pernah mencapai 14.600 per hari. Lalu, di 2022 ini angka kasus Covid-19 tertinggi pernah mencapai 15.800 per hari pada 6 Februari 2022 kemarin, yang mana melampaui angka tertinggi di tahun lalu.
&quot;Namun, saat ini semakin turun sehari sekitar 5.000 dan yang penting bahwa meski 15 ribu lebih tetapi tingkat keterpakaian tempat tidur di rumah sakit baru terpakai 3.000,&quot; ujarnya.
Dia menambahkan, penurunan angka BOR itu terjadi lantaran warga di Jakarta sudah memiliki antibodi yang tinggi pasca divaksinasi dosis pertama, kedua, hingga vaksin booster yang tengah digencarkan itu. Dengan begitu, meski ada warga yang terinfeksi Covid-19 lantaran telah tervaksin dengan baik, implementasi dan manisfestasi klinisnya pun lebih ringan. (Ari)
Baca Juga:&amp;nbsp;Bertambah 462, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 62.008</content:encoded></item></channel></rss>
