<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tercebur Sumur 20 Meter, Bocah 6 Tahun Meninggal</title><description>Ibu korban sedang mencuci piring, lalu korban bermain di dekat sumur dan kemudian tercebur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552536/tercebur-sumur-20-meter-bocah-6-tahun-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552536/tercebur-sumur-20-meter-bocah-6-tahun-meninggal"/><item><title>Tercebur Sumur 20 Meter, Bocah 6 Tahun Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552536/tercebur-sumur-20-meter-bocah-6-tahun-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/24/338/2552536/tercebur-sumur-20-meter-bocah-6-tahun-meninggal</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/24/338/2552536/tercebur-sumur-20-meter-bocah-6-tahun-meninggal-YbMPNlIKgx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah 6 tahun meninggal usai tercebur sumur (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/24/338/2552536/tercebur-sumur-20-meter-bocah-6-tahun-meninggal-YbMPNlIKgx.jpg</image><title>Bocah 6 tahun meninggal usai tercebur sumur (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bocah laki-laki berinisial BP, berusia enam tahun, meninggal usai tercebur ke dalam sumur sedalam 25 meter di Jalan Belly, Gang Mekar IV, RT 4/9 nomor 22, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (24/2/2022) sekitar pukul 14.33 WIB.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, bocah malang tersebut tercebur ke dalam sumur saat sang ibu mencuci piring.

&quot;Ibu korban sedang mencuci piring, lalu korban bermain di dekat sumur dan kemudian tercebur,&quot; ujarnya di Jakarta Timur.

Sang ibu yang sedang mencuci piring baru mengetahui BP tercebur sumur mana kala mendengar suara buah hatinya yang sempat meminta tolong.

&quot;Ketika tercebur sumur korban masih sempat meminta tolong. Tapi lama kelamaan suaranya menghilang,&quot; kata Gatot.

BACA JUGA:Dengar Suara Mendesis, Warga Kaget Ada Kobra Jawa saat Ambil Air di Sumur

Penyebab tewasnya BP, lanjut dia, diduga  karena tenggelam. Bocah laki-laki tersebut tidak bisa berenang ketika tercebur ke dalam sumur sedalam 20 meter.

&quot;Dugaan sementara karena tenggelam. Korban tidak bisa berenang,&quot; ujarnya.Gatot menuturkan, jasad korban berhasil diangkat dari ke dalam 20 meter menggunakan alat penyelamatan milik Damkar Jakarta Timur. Saat ini guna penyelidikan lebih lanjut jasad BP (6) dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo.

&quot;Kita kerahkan lima personel. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.13 WIB dalam kondisi meninggal dunia,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bocah laki-laki berinisial BP, berusia enam tahun, meninggal usai tercebur ke dalam sumur sedalam 25 meter di Jalan Belly, Gang Mekar IV, RT 4/9 nomor 22, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (24/2/2022) sekitar pukul 14.33 WIB.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, bocah malang tersebut tercebur ke dalam sumur saat sang ibu mencuci piring.

&quot;Ibu korban sedang mencuci piring, lalu korban bermain di dekat sumur dan kemudian tercebur,&quot; ujarnya di Jakarta Timur.

Sang ibu yang sedang mencuci piring baru mengetahui BP tercebur sumur mana kala mendengar suara buah hatinya yang sempat meminta tolong.

&quot;Ketika tercebur sumur korban masih sempat meminta tolong. Tapi lama kelamaan suaranya menghilang,&quot; kata Gatot.

BACA JUGA:Dengar Suara Mendesis, Warga Kaget Ada Kobra Jawa saat Ambil Air di Sumur

Penyebab tewasnya BP, lanjut dia, diduga  karena tenggelam. Bocah laki-laki tersebut tidak bisa berenang ketika tercebur ke dalam sumur sedalam 20 meter.

&quot;Dugaan sementara karena tenggelam. Korban tidak bisa berenang,&quot; ujarnya.Gatot menuturkan, jasad korban berhasil diangkat dari ke dalam 20 meter menggunakan alat penyelamatan milik Damkar Jakarta Timur. Saat ini guna penyelidikan lebih lanjut jasad BP (6) dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo.

&quot;Kita kerahkan lima personel. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.13 WIB dalam kondisi meninggal dunia,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
