<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diamuk Puting Beliung, Komplek Pemakaman di Indramayu Hancur Berantakan   </title><description>Akibat amukan angin puting beliung komplek pemakaman umum di Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/340/2552505/diamuk-puting-beliung-komplek-pemakaman-di-indramayu-hancur-berantakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/24/340/2552505/diamuk-puting-beliung-komplek-pemakaman-di-indramayu-hancur-berantakan"/><item><title>Diamuk Puting Beliung, Komplek Pemakaman di Indramayu Hancur Berantakan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/24/340/2552505/diamuk-puting-beliung-komplek-pemakaman-di-indramayu-hancur-berantakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/24/340/2552505/diamuk-puting-beliung-komplek-pemakaman-di-indramayu-hancur-berantakan</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/24/340/2552505/diamuk-puting-beliung-komplek-pemakaman-di-indramayu-hancur-berantakan-KzkYUL9b4I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komplek pemakaman hancur akibat puting beliung (foto: MNC Portal/Andrian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/24/340/2552505/diamuk-puting-beliung-komplek-pemakaman-di-indramayu-hancur-berantakan-KzkYUL9b4I.jpg</image><title>Komplek pemakaman hancur akibat puting beliung (foto: MNC Portal/Andrian)</title></images><description>
INDRAMAYU - Akibat amukan angin puting beliung komplek pemakaman umum di Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, porak poranda. Sedikitnya 5 makam terbongkar karena tercongkel akar pohon yang tumbang dan puluhan lainnya rusak.

Salah satu warga sekitar, Yogi (40) mengatakan, sudah dua hari ini cuaca ekstrim melanda wilayah tersebut. Cuma menurut dia, yang lebih parah terjadi pada hari Rabu 23 Februari 2022 kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB.

&quot;Semalam anginnya terlihat sangat jelas, angin berputar sangat kencang sehingga merobohkan puluhan pohon yang ada termasuk di komplek pemakaman,&quot; kata Yogi, Kamis (24/2/2022).
BACA JUGA:Puting Beliung Terjang Karawang, Belasan Rumah Porak-poranda&amp;nbsp;
Sementara itu, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Kosim menyampaikan, angin puting beliung yang menerjang komplek pemakaman tidak hanya merusak makam milik warga, melainkan makam keramat juga turut rusak.

&quot;Banyak makam yang rusak dan terangkat, terus makam keramat juga rusak, pohon besar didekat makam keramat juga tumbang,&quot; terang Kosim.
BACA JUGA:4 Rumah di Aceh Porak-poranda Diterjang Puting Beliung&amp;nbsp;
Sementara, Kepala Desa Kongsijaya, Sutarjo mengatakan, selain memporak porandakan komplek pemakaman, angin puting beliung juga merusak 17 rumah warga dan 2 diantaranya mengalami rusak berat serta sisanya mengalami rusak ringan dan sedang.

&quot;Untungnya kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa, korban luka-luka pun tidak ada,&quot; kata Dia.
Saat ini, disampaikan Sutarjo, pemerintah desa beserta petugas Tagana, BPBD, serta TNI-Polri telah bergotong-royong membantu warga membereskan pohon-pohon yang tumbang.

Pihaknya mengimbau, agar warga selalu berhati-hati bilamana hujan deras kembali melanda. Mengingat, lanjut Sutarjo, sudah dua hari ini angin menerjang pemukiman warga di Kabupaten Indramayu. Tidak sedikit rumah warga yang hancur tertimpa pohon.

Pihaknya juga meminta kepada instansi terkait untuk bisa melakukan penebangan terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang, baik yang berada di pemukiman warga maupun Jalur Pantura Indramayu.

&quot;Karena ini sudah terjadi secara berturut-turut selama dua hari terakhir, harus ada upaya pencegahan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
INDRAMAYU - Akibat amukan angin puting beliung komplek pemakaman umum di Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, porak poranda. Sedikitnya 5 makam terbongkar karena tercongkel akar pohon yang tumbang dan puluhan lainnya rusak.

Salah satu warga sekitar, Yogi (40) mengatakan, sudah dua hari ini cuaca ekstrim melanda wilayah tersebut. Cuma menurut dia, yang lebih parah terjadi pada hari Rabu 23 Februari 2022 kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB.

&quot;Semalam anginnya terlihat sangat jelas, angin berputar sangat kencang sehingga merobohkan puluhan pohon yang ada termasuk di komplek pemakaman,&quot; kata Yogi, Kamis (24/2/2022).
BACA JUGA:Puting Beliung Terjang Karawang, Belasan Rumah Porak-poranda&amp;nbsp;
Sementara itu, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Kosim menyampaikan, angin puting beliung yang menerjang komplek pemakaman tidak hanya merusak makam milik warga, melainkan makam keramat juga turut rusak.

&quot;Banyak makam yang rusak dan terangkat, terus makam keramat juga rusak, pohon besar didekat makam keramat juga tumbang,&quot; terang Kosim.
BACA JUGA:4 Rumah di Aceh Porak-poranda Diterjang Puting Beliung&amp;nbsp;
Sementara, Kepala Desa Kongsijaya, Sutarjo mengatakan, selain memporak porandakan komplek pemakaman, angin puting beliung juga merusak 17 rumah warga dan 2 diantaranya mengalami rusak berat serta sisanya mengalami rusak ringan dan sedang.

&quot;Untungnya kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa, korban luka-luka pun tidak ada,&quot; kata Dia.
Saat ini, disampaikan Sutarjo, pemerintah desa beserta petugas Tagana, BPBD, serta TNI-Polri telah bergotong-royong membantu warga membereskan pohon-pohon yang tumbang.

Pihaknya mengimbau, agar warga selalu berhati-hati bilamana hujan deras kembali melanda. Mengingat, lanjut Sutarjo, sudah dua hari ini angin menerjang pemukiman warga di Kabupaten Indramayu. Tidak sedikit rumah warga yang hancur tertimpa pohon.

Pihaknya juga meminta kepada instansi terkait untuk bisa melakukan penebangan terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang, baik yang berada di pemukiman warga maupun Jalur Pantura Indramayu.

&quot;Karena ini sudah terjadi secara berturut-turut selama dua hari terakhir, harus ada upaya pencegahan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
