<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terdakwa Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Jalani Sidang Pleidoi Hari Ini</title><description>Agenda sidangnya, pembacaan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552788/terdakwa-kasus-unlawful-killing-laskar-fpi-jalani-sidang-pleidoi-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552788/terdakwa-kasus-unlawful-killing-laskar-fpi-jalani-sidang-pleidoi-hari-ini"/><item><title>Terdakwa Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Jalani Sidang Pleidoi Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552788/terdakwa-kasus-unlawful-killing-laskar-fpi-jalani-sidang-pleidoi-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552788/terdakwa-kasus-unlawful-killing-laskar-fpi-jalani-sidang-pleidoi-hari-ini</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2022 07:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2552788/terdakwa-kasus-unlawful-killing-laskar-fpi-jalani-sidang-pleidoi-hari-ini-GIrKujOod9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi sidang kasus unlawful killing (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2552788/terdakwa-kasus-unlawful-killing-laskar-fpi-jalani-sidang-pleidoi-hari-ini-GIrKujOod9.jpg</image><title>Ilustrasi sidang kasus unlawful killing (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang kasus Unlawful Killing Laskar FPI dengan terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella pada hari ini. Agenda sidangnya, pembacaan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

&quot;Hari Jumat, 25 Februari 2022 akan digelar persidangannya sekitar jam 10, dengan agenda sidang pembacaan pledoi dari PH terdakwa,&quot; ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Haruno saat dikonfirmasi, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kesaksian Anggota Resmob soal Tidak Bawa Borgol di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI
Sidang bakal dilakukan secara daring melalui apliksi Zoom sebagaimana sidang sebelumnya. Sidang sebelumnya pembacaan tuntutan dari JPU pada dua terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella.

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan jika Briptu Fikri dan Ipda Yusmin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan yang ada. Maka itu, JPU meminta agar majelis hakim menghukum Fikri dengan hukuman enam tahun penjara.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;GP Ansor Sebut Tindakan Tegas Polisi pada Anggota FPI Jalan Tol Tak Bisa Dikriminalisasi
Adapun hal memberatkan keduanya, sebagai anggota polisi terdakwa tidak memperlihatkan azaz legalitas hingga proporsionalitas kepada masyarakat. Sedang hal meringankan, terdakwa telah menjadi polisi selama belasan tahun dan selama bertugas tak melakukan perbuatan tercela.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang kasus Unlawful Killing Laskar FPI dengan terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella pada hari ini. Agenda sidangnya, pembacaan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

&quot;Hari Jumat, 25 Februari 2022 akan digelar persidangannya sekitar jam 10, dengan agenda sidang pembacaan pledoi dari PH terdakwa,&quot; ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Haruno saat dikonfirmasi, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kesaksian Anggota Resmob soal Tidak Bawa Borgol di Kasus Unlawful Killing Laskar FPI
Sidang bakal dilakukan secara daring melalui apliksi Zoom sebagaimana sidang sebelumnya. Sidang sebelumnya pembacaan tuntutan dari JPU pada dua terdakwa Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M. Yusmin Ohorella.

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan jika Briptu Fikri dan Ipda Yusmin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan yang ada. Maka itu, JPU meminta agar majelis hakim menghukum Fikri dengan hukuman enam tahun penjara.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;GP Ansor Sebut Tindakan Tegas Polisi pada Anggota FPI Jalan Tol Tak Bisa Dikriminalisasi
Adapun hal memberatkan keduanya, sebagai anggota polisi terdakwa tidak memperlihatkan azaz legalitas hingga proporsionalitas kepada masyarakat. Sedang hal meringankan, terdakwa telah menjadi polisi selama belasan tahun dan selama bertugas tak melakukan perbuatan tercela.
</content:encoded></item></channel></rss>
